Dididik Internet Kecepatan Lambat
Tak terasa sudah 7 tahun lebih aku mengenal internet. Aku ingat waktu itu saat masih duduk di kelas 2 SMP (sekitar tahun 2001) internet masih merupakan barang mewah bagiku. Saat itu tarif di warnet masih 10 ribu per jam *kalo sekarang masih 10ribu, siapa yang mau kesitu* . Kadang saat pulang sekolahpun aku menyempatkan diri ke kantor pos untuk menyewa komputer. Kadang tak hanya berinternet, ngetik juga. Bayangkan aja, untuk ngetik tarifnya tetep sama. 10 ribu perjam. Wah, mahal amat ya…
Dan taulah sendiri, kalau di kota sekecil ini, perusahaan mana yang mau invest mahal-mahal untuk membangun jalur akses internet kecepatan tinggi. Jadinya ya waktu itu saya udah ‘bangga’ dengan kecepatan internet yang berkutat di 56 kbps aja.. Fuih… lambat banget. Tapi karena rata-rata koneksi internet waktu itu emang segitu, ya penggunaan internet juga disesuaikan.. Download program bukan hal yang sering ku lakukan. Palingan hanya surfing internet aja.
Dampak lainnya adalah dalam hal pendesainan web. Sejak kelas 2 SMA aku udah mulai mengenal sekaligus belajar tentang pendesainan web. Karena koneksi internet di sini lambat, jadinya web nya sebisa mungkin ringan banget. Kalau bisa, satu halaman web besarnya ga lebih dari 50 KB. Pokoknya harus serba minimal.
Dan sekarang, internet di kotaku udah lebih baik. Udah banyak warnet yang menyediakan koneksi internet lebih baik. Ada beberapa warnet yang kecepatannya 384 kbps. Juga beberapa tempat yang menyediakan akses WiFi gratis. Rata-rata sekolah di Tarakan juga terhubung dengan internet. Ya, Tarakan udah berubah.
Tapi satu hal yang ga berubah. Saat ini aku masih menggunakan internet dengan kecepatan 56 kbps. Soalnya untuk kecepatan yang lebih tinggi belum tersedia untuk masyarakat umum. Speedy belum masuk ke sini. Untuk desain web pun aku tetep memegang asas “ukuran tiap halaman web ga boleh lebih dari 50 KB”. Yah, itulah hasil didikan dari internet kecepatan lambat.
Tagged:






January 14th, 2008 at 10:26 pm
buset..mahal amat ia,, dijogja jah 3ribu sejam udah keitung mahal banged…. biasa hepi hawer cuman 1500 sejam,. koneksi 512kbps… kapan ia,, indonesia bisa internet gratis.. dimana2 ada hotspt..
[mimpi kale ye]
January 16th, 2008 at 9:03 am
Hmmm..klo Indonesia bisa internet gratis dimana aja ntar penduduknya pada ketagihan dan overdosis lagi..hehehe..
Trus kasian juga pengusaha warnetnya,
jadi banyak yang bangkrut…
Sepertinya hanya mimpi, (mimpi aja belom pernah kan):D
January 20th, 2008 at 2:46 pm
fad, caranya supaya ukuran sebuah halaman web lebih kecil dari 40KB gimana ya? masa punyaku selalu di atas 40KB sih.. padahal ukuran gambar yang diload cuma 2KB..
January 20th, 2008 at 7:16 pm
Wah, nyaman banget cuma 1500 perjam… jadi kepengen neh…
@berli
Warnet bangkrut.. Ehm, seperti itulah negara yang udah maju. Akan jarang ngeliat warnet… Tapi sepertinya itu masih lama. Jadi penguasaha warnet masih bisa ‘bernapas’ dulu.. Aku juga pengguna setia warnet nih…
@ilman
Kalau aku sih biasanya meminimalisasi halaman web dengan menghilangkan (atau meminimalisasi) penggunaan spasi dalam kode-kode CSS ataupun PHPnya. Biasanya kita dapat mengurangi sekitar 10% dari ukuran file total bila kita bisa menghilangkan spasi dan enter yang ga berguna.
Untuk kode CSS, sebaiknya kita membuat kode CSS yang sependek mungkin. Istilahnya, Shorthand Code. Caranya dengan menyatukan kode-kode yang sejenis agar lebih cepat di load…
Entar deh aku bahas di blog ini lebih jelas lagi.. Tunggu aja ya artikelnya…
Thanks ya man dah berkunjung kesini…
January 21st, 2008 at 9:49 pm
kalo di Joomla! ada yang nama gZip, sebuah aplikasi untuk mengkompres setiap halaman website yang kita buat. jadi kalo kita pake gZip halaman bisa terkompres sampai 90%. keren khan?
May 5th, 2008 at 8:49 am
[...] termasuk satu dari jutaan orang di Indonesia yang kesulitan akses internet. Koneksi yang saya andalkan hanya GPRS yang super lemot itu. Tetapi tetap bisa produktif menulis [...]
July 2nd, 2008 at 8:18 pm
wuih ceritanya mas nyentuh juga y kl aku baru bisa belajar bikin web baru sekitar 1 tahun ni y mungkin kebanyakan masuk dunia supranatural jadinya dunia maya g tau blas
yah lumayan lah mas kl kecepatan dial up yg penting tetep bisa jalan
May 31st, 2009 at 8:59 pm
Buka usaha warnet ah…
November 7th, 2009 at 10:06 pm
ada artikel yang cukup menarik nih tentang kecepatan akses internet di blog k-4-s.info
Kenali Kecepatan Internet
siapa tahu bermanfaat