Ditulis tanggal 23 February 2008 pukul 04:02 oleh Fadli Wilihandarwo

Awas Ada Lubang !

Beberapa waktu yang lalu, saya menonton sebuah film berjudul “Die Hard 4″. Sebuah film tentang bagaimana perang melalui perangkat teknologi informasi mampu melumpuhkan sebuah negara. Kalau belum nonton, sebaiknya nonton dulu deh film itu. Apalagi bagi orang-orang yang bergelut di dunia IT. Wajib Nonton !

Dari film itu, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa secanggih apapun suatu teknologi, pasti akan ada sisi lemahnya. Begitu juga dalam dunia maya, tidak ada sebuah sistem / situs yang bebas sama sekali dari sentuhan para hacker.

Saat ini pun kita tidak bisa selalu merasa aman terhadap berbagai account-account digital kita. Mulai dari email-email pribadi kita yang takut dibaca dan dicuri orang, account Friendster (FS) kita yang takut dibajak orang dan mengganti foto-foto narsis kita (kalau yang ini saya pernah mengalaminya), juga dengan semakin maraknya penggunaan internet banking yang dikeluarkan oleh beberapa bank semakin menambah kekhawatiran kita kalau-kalau pin yang seharusnya menjadi konsumsi pribadi itu dimiliki juga oleh orang lain.

Sebenarnya cara yang cukup efektif dan manjur adalah dari diri kita sendiri. Caranya ? Nih saya berbagi sedikit tips untuk mengamankan data-data digital kita.

# 1. Gunakan password yang unik

Password bisa diibaratkan sebagai pintu gerbang. Kalau pintu gerbangnya mudah ditembus, tentu aja para pencuri akan dengan mudah menerobos masuk ke dalam istana kita. Kebanyakan dari kita (orang-orang awam) menggunakan password yang mudah ditebak. Misalnya tanggal lahir, hari jadian (jadian dengan seseorang misalnya ;)), no telepon rumah, nama kucing kesayangan, dll. Pokoknya mudah ditebak banget.

Dulu, password saya hanya berupa no telepon saya dan kakek saya yang saya gabungkan. Yakni 2357823579. Hehehe mudah banget kan dibobol orang. Karena itu sejak kelas 2 SMP hingga sekarang ini, saya telah menggunakan password yang ga mudah ditebak. Karena saya menggunakan kombinasi huruf, angka dan simbol. Lagipula, karena sudah hafal di luar kepala, kadang kalo temen-temen saya yang mencoba melihat ketikan password saya lewat keyboard akan kesulitan, sangking cepatnya. ;)

Jadi saran saya, gunakanlah password yang unik. Jangan yang mudah ditebak.

# 2. Jangan lupa logout

Sering saya jumpai di warnet-warnet Tarakan, ketika baru masuk (login) saya menemukan halaman-halaman web yang belum di logout ataupun account YM yang belum juga di logout (sign out). Kalau saya usil, bisa saja saya langsung mengganti foto di account FS itu. Tapi saya kan orang baik, jadinya ga tegaan gitu. Hehehe *sok narsis.

Jadi usahakan selalu melogout setiap halaman-halaman web yang membutuhkan login kita ketika sudah selesai. Kalau misalnya banyak halaman web yang dibuka, trus semuanya sudah kita login, dan waktu nya mepet, gimana caranya biar bisa logout dengan cepat ?

Nah, ini yang biasa saya lakukan. Saya jarang banget untuk mengklik tulisan logout / signout. Males banget mau signout setiap halaman. Ada cara yang mudah, yakni dengan mendelete semua file history kita (termasuk didalamnya cookies dan password yang tersimpan). Seperti namanya, history merupakan fasilitas browser internet yang menyimpan segala jejak kita ketika surfing di internet. Kalau ini tidak dihapus, orang akan dengan mudah kembali ke halaman login kita.

Bagi pengguna browser Mozilla Firefox (ini browser favorit saya), bisa langsung klik Tools > Clear Private Data. Centangi semua kotak yang muncul. Dan akhiri dengan mengklik Create Private Data Now. Selesai. Bagi pengguna Internet Explorer silahkan aja klik Tools > Internet Options. Nah nanti akan muncul sebuah kotak dialog. Di dalam tab General, klik aja Delete Cookies, Delete Files, dan Clear History. Akhiri dengan OK. Mudahkan ? Jadi jangan alasan lagi lupa men sign out sesuatu.
# 3. Hati-hati musuh dalam selimut.

Ini bisa jadi karena kecerobohan kita sendiri. Kadang kita percaya saja kepada teman kita untuk memberikan password kita. Belum tentu kan temen kita itu baik ? Jadi waspadalah ! Karena kejahatan itu bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tapi karena ada kesempatan. Waspadalah ! Waspadalah ! *ikut-ikut ngomongnya Bang Napi ;)

Kadang kita juga biasa menerima email dari seseorang yang tidak kita kenal. Di email itu biasa meminta kita mereply (membalas) email tersebut. Hati-hati aja. Entar akan jadi spam (email sampah tuh). Apalagi isi emailnya ngaku-ngaku sebagai bos Anda yang membutuhkan password anda untuk alasan update sistem. Wah, bahaya deh data-data Anda.

Jadi, 3 tips di atas bisa menjadi sedikit solusi bagi Anda untuk mengamankan diri para pencuri-pencuri maya. Dan ingat, tidak ada sistem yang aman !. Waspadalah !



Tagged: 

Leave a Reply