Ditulis tanggal 29 February 2008 pukul 12:02 oleh Fadli Wilihandarwo

Saatnya Mendinginkan Kepala : Perang Maya Malaysia - Indonesia

Malam ini aku lagi chatting dengan seorang teman lamaku yang sekarang sedang kuliah di Malaysia. Yah, pertama sih ngobrol ngalor ngidul aja. Dan pas akhir-akhir, dia ngasih aku info :

Li udah pernah lihat blog : ihateindon.blogspot.com ?

Wah, dari namanya aja udah bisa ditebak kan ? Kalau penasaran, silahkan aja kunjungi blog itu. Blog ini mengangkat berbagai hal yang menjelek-jelekkan Indonesia. Pertama baca pasti akan sakit hati. Masa bangsa kita dihina oleh negara tetangga ?

Dan ternyata, Indonesia juga membalasnya dengan situs serupa. Yakni Malingsia. Isinya, tentu aja tentang pembelaan diri bangsa Indonesia sekaligus juga menjelek-jelekkan Malaysia. Yah, nampaknya genderang perang di dunia maya telah ditabuh. Lantas sikap kita gimana ?

Sebuah pertanyaan yang harus kita jawab dulu. Menurut teman-teman siapa yang salah dalam perang maya ini ? Malaysia kah ? Atau Indonesia ? Mungkin yang berjiwa nasionalisme tinggi (atau hanya sekedar solidaritas tanpa landasan yang kuat) akan menjawab “Indonesia ga salah ! Yang salah tuh Malaysia ! Mereka yang mulai lebih dulu”. Namun, menurut saya yang salah adalah kedua negara. Ya Indonesia dan Malaysia sama-sama salah. Kok gitu ?

Ya iya donk. Mana bisa kita melerai sebuah perkelahian dengan perkelahian juga. Malah akan makin menjadi kan. Coba lah kita lihat bagaimana baginda Rasullullah menghadapi hinaan kaum kafir yang tidak senang dengan nabi. Ketika Nabi dilempar dengan kotoran, apakah nabi membalas ? Ketika nabi dilempar dengan batu hingga berdarah, apakah nabi membalas ? Ga kan ?

Yah, sama lah dengan masalah ini. Ga perlu lah mencari siapa yang mulai duluan menghina. Ga penting. Yang paling penting, seberapa lapang kita menerima  semua hinaan itu. Siapa tahu Allah sedang menguji bangsa kita. Apakah bangsa kita termasuk bangsa yang sabar. Biarlah orang menghina kita. Toh itu malah akan menambah pahala kita jika kita tetap sabar.

Kalau kita membalasnya dengan hal yang sama, kita akan sama aja dengan mereka yang menghina kita. Sama-sama rendah di mata Allah.

Jadi udah saatnya mengakhiri perang maya ini. Hadapi dengan kepala dingin dan sabar..

Kalian punya pendapat yang berbeda tentang masalah ini ?



Tagged: 

One Response to “Saatnya Mendinginkan Kepala : Perang Maya Malaysia - Indonesia”

  1. arif Says:

    Setuju bangetz.kebetulan saya barusan masuk di blog itu,emang bener pertama baca rasanya dah pengen teriak2 gitu,tapi ya lama2 ngerasa konyol juga.ngapain orang edan diladenin.peace n love

Leave a Reply