Ssstt… Untuk 17 Tahun ke Atas
Posting kali ini bukan berisi postingan porno. Walaupun judulnya bernada untuk 17 tahun ke atas, siapa aja boleh baca kok. Silahkan…
Seringkan kita mendengar peringatan di atas entah itu di majalah, buku, film ataupun di situs-situs internet. Dan biasanya sajian-sajian yang ditawarkan dengan label “17 Tahun Ke Atas” adalah sajian-sajian yang tak senonoh. Dan -menurut tulisan peringatan itu- yang boleh melihatnya adalah yang udah berusia 17 tahun ke atas.
Menurut saya itu adalah peringatan yang sangat tidak masuk akal buat saya sebagai seorang muslim. Kenapa hal-hal seperti ‘itu’ akan menjadi boleh dilihat saat usia seseorang sudah mencapai 17 tahun ke atas. Apakah dengan umur kita menjadi 17 tahun, sesuatu yang diharamkan akan menjadi halal ? Ga kan ?
Lantas apa kira-kira alasan orang yang membolehkan kita melihat sesuatu yang seharusnya tidak boleh kita lihat itu dengan alasan 17 tahun ke atas ? Mungkin salah satu alasan yang banyak dikemukakan adalah karena umur 17 tahun ke atas itu udah dewasa untuk menentukan langkahnya sendiri. Ia bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.
Benarkah seorang remaja yang telah berumur 17 tahun ke atas mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan tidak akan melihat hal-hal seperti itu ? Saya kok agak ragu. Masa’ sih hanya bermodalkan umur, seseorang bisa dianggap dewasa. Memang umur menggambarkan kedewasaan seseorang ? Kayaknya ga deh.
Bahkan, orang-orang yang telah menganggap dirinya dewasa pun belum tentu mampu mengendalikan hawa nafsunya dengan baik. Apalagi bagi yang belum “merasa” dewasa. Mereka akan lebih mudah dibentuk oleh orang-orang yang ga bertanggung jawab. Semua itu tergantung dari apa yang mereka baca dan lihat tiap hari.
Alhamdulillah saya sempat “mencuri” ilmu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas. Dulu dekan saya pernah menyampaikan kalau salah satu dari bagian otak manusia itu fungsinya adalah merekam aktifitas kita sehari-hari yang biasa kita lakukan dan nantinya akan menjadi “kebiasaan” kita di masa depan.
Misalnya, dulu sewaktu kita baru belajar naik sepeda, kita awalnya masih mikir-mikir dulu untuk genjot sepeda. Trus kita juga masih mikir untuk menyeimbangkan sepeda itu. Dan walaupun udah berkonsentrasi penuh, kita masih juga jatuh. Hal ini dikarenakan kegiatan bersepeda kita itu belum terekam dengan baik di otak bawah sadar kita.
Nah, setelah beberapa hari belajar, kita akan semakin mahir. Dan akhirnya kita ga perlu lagi mikir untuk mengendarai sepeda. Bahkan dengan tutup mata pun kita bisa mengendarai sepeda. Iya kan ? Hal ini dikarenakan otak sudah merekam dengan baik genjotan kaki kita dan merekam dengan baik pula pusat keseimbangan kita saat mengendarai sepeda.
Akan sama penerapannya jika kita sering melihat hal-hal yang berbau porno setiap harinya. Nanti, otak kita akan merekam itu sebagai sebuah kebiasaan. Dan itu tentu saja akan mempengaruhi pikiran kita setiap hari. Kerja dan belajar ga akan bisa jadi konsentrasi.
Ga mau kan kita mati dalam keadaan seperti itu ?
Karena itu, menurut saya tak ada lagi yang namanya “17 Tahun ke Atas” lagi. Mau 10 tahun kek, 17 tahun, 25 tahun, 40 tahun, atau bahkan 60 tahun sekalipun, kalau agama telah menetapkan keharamannya, maka akan terus haram.
Betul ga ?
Tagged:






April 2nd, 2008 at 19:03
judulnya menakutkan :p
April 2nd, 2008 at 20:56
Tapi isinya ga menakutkan kan ?
April 5th, 2008 at 21:45
hmmm…. bagoes2… menarik kok… hehehehe… numpang lewat nii yapp..
April 9th, 2008 at 19:18
anda cukup kreatif insya Allah Tuhan memberkati karya anda karena orang yang otaknya ngeres pasti beruntung
July 11th, 2008 at 16:40
hehehheehhheee bagus juga tuch pazti orang akan berpikiran ngerez ngeliat judulna…top decwh
July 11th, 2008 at 16:42
hehehheehhhe bakalan banyak yang ketipu nech liat judulnya
July 12th, 2008 at 20:46
@ Tasha
Monggo mbak.. Entar mampir lagi yap…
@ Muhammad Zamroni
Alhamdulillah. Nampaknya tujuan saya tercapai kok. Memang sebagian besar (paling banyak) yang masuk ke tulisan ini memakai keyword “17 tahun”. Dan Alhamdulillah mereka bisa mendapat tulisan ini. Kalau mereka masih setitik iman, Insya Allah akan berdampak.
Terima kasih.
@ Yanti ‘yako’
Sip. Itu emang yang aku inginkan.
July 17th, 2008 at 12:00
Hebat neeh anaK….
saLuuuttt deH….
BanYak buat topiK menaRik laGi yaH….
__adhy__
July 26th, 2008 at 10:41
keren yah blog nya… mirip2 pake safarinya mac
July 27th, 2008 at 21:07
@ adhy
Ah, biasa aja…
Ok, aku usahain akan menyajikan tulisan-tulisan yang menarik.
Datang terus ya…
@ robert
Safari ? hm… karena icon2nya mirip yang ada di mac kali ya…
hehehe
August 29th, 2008 at 21:31
emang semua porno haram ya? Mau 10 tahun kek, 17 tahun, 25 tahun, 40 tahun, atau bahkan 60 tahun kalo porno2an sama istri sama suami sendiri bukan haram lagi namanya… hahaha!
menarik tulisannya
thx udah add fsku ya.. salam kenal!
August 30th, 2008 at 07:39
Yup lam kenal juga mbak…
Tul, kalau ama suami istri mah ga porno namanya. Kecuali itu istri atau suami orang.. hehehe
September 13th, 2008 at 17:47
assalamu’alaikum akhi…
October 17th, 2008 at 14:09
memang usia tidak menjamin kedewasaan sesorang…..
setuju banget..
October 20th, 2008 at 16:03
ad g yng mgndung antara agama dgn prgaulan bebas
October 20th, 2008 at 16:09
syukurlah di usia ini aku mndpt bnyk brkah and aku ingnn skali terbebas dr pergaulan yang tdk baik,dgn bku2 yng q bc mgndung islami aku bs mwjudkannya dlm khdpnku
October 20th, 2008 at 16:10
okkkkkkkkkkkkkkk bwt smw
seeeeeeeee u
November 11th, 2008 at 16:35
Tuk sdr Wili sbgai wrga ngra yg berPENDIDIKAN dan ber agama sudah spatutnya menggalkan budaya2 yg tdk sesuai dg budaya
INDONESIA!!! carilah informasi yg baik terima kasih..
November 12th, 2008 at 17:40
@ricky
informasi yang baik ? maksudnya ?
November 15th, 2008 at 18:19
bener ngak sih kedewasaan seseorang dipengaruhi oleh tingkatan umur dan urutan keluarga, anak bungsu misalnya, ngak lebih dewasa dari pada si anak sulung.
December 12th, 2008 at 12:45
pendapat yang bagus, gua dukung dech, blognya juga bagus
January 9th, 2009 at 13:35
blogny bgus bgt
tmplin terus crmahny biar jiwa2 yg glap jdi trcrahkan hehehhehe………
January 11th, 2009 at 16:21
subhanallah, anak pinter nih yg nulis blog,
barokallah… (^-^)
January 30th, 2009 at 20:56
aku setuju dgn cita2 fadli,ttg hospital murah
January 30th, 2009 at 21:05
orang sakit,sudah susah,sdh mau mati malah disuruh cari dana yg menjerit utk nyelamati nyawanya,siapa yg paling tdk bermoral dalam kasus ini? sadarlah wahai para dokter,biar Tuhan tidak murka dengan kamu sekalian….dan mana subsidi kemanusiaan wahai para pemegang aset negara?
February 13th, 2009 at 20:17
salu….t dech
March 11th, 2009 at 19:19
Bagus banget ni Mas Artikelnya
Orang2 harus banyak yang baca ni…
June 7th, 2009 at 16:34
bang…. aku pngen buat blog, kayak gini gmn caranya
June 24th, 2009 at 17:50
JUDULNYA KEREN, dan sangat persuasif. dalam pandangan psikologi, kemampuan kita dalam menyimpan kemampuan bersepada adlah kemampuan prosedural
July 23rd, 2009 at 23:38
Salut deh ma isiny.jrg lo ank muda yg bpkran spt ini.biasany mah pd jrok2,t’utm bwt cwo,dr yg ku knal pkirany byk yg ngtiv.isiny dh bgus,da pbljran moral ny.trim dh add FB.moga sukses.amin
July 26th, 2009 at 00:22
Kayaknya mereka semua buka hal. ini gara-gara nama judulnya yach…?????
wa….ckckckc…
July 28th, 2009 at 14:40
kirain apaaaan geeetooooooooooooo………….. gak taunya giniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii………
ok juga sih….. LANJUTTTTTTTTTT
October 13th, 2009 at 05:47
bagus bgt critanya . menarik . pas bgt buat remaja remaja skarang ni . tambahin lg yaa kl bs .
.
November 5th, 2009 at 22:36
hehehe….yayaya….keren jg…
November 23rd, 2009 at 03:54
(baca pakai suara versi asiz gagap) aduh …….kesa._sa_.sa…sar ke …ke……ke sini mau ca…ca…..cari pa….pa…..kai keyword sa……..sa…….ya tu……….tu………..lis oraaaaaang gi………..giigii……….la tujuh 7 bebebelas masuk kesini maaf ya ,habis tanya mbah go..goo…gole suruh kesini .TTP MANTAP BIAR ORANG_2X PD BERTOBAT jangan spt SY blm…..!>!>!>!>!>!>!>
December 2nd, 2009 at 06:53
at all like to play golf but live to see all technical and everything is not only video
December 5th, 2009 at 14:48
btul btul btul
January 8th, 2010 at 08:30
bener banget. begitu juga facebook. kalo tiap hari make facebook otak akan merekam menjadi kebiasaan. dan selanjutnya tiada hari tanpa facebook. akhirnya segala aktivitas kita yg kebayang2 adalah menulis status di facebook. bahaya banget… satu2nya jalan adalah dengan memaksakan diri untuk berubah… hhaha. nice info, keep posting