Ditulis tanggal 30 June 2008 pukul 02:06 oleh Fadli Wilihandarwo

Aku Mau Usul nih Panitia PBJ 2008

Dysfunctional family
Creative Commons License photo credit: FotoDawg
Sebuah event apapun tanpa ada feedback dari para pengunjung ataupun peserta, bagai sayur tanpa garam. Karena kurang sedap rasanya kalau acara kita tidak di apresiasi oleh pengunjung ataupun peserta.

Karena itu penting sekali mendengarkan feedback dari targeted audience kita. Seburuk dan sebagus apapun itu, sebagai panitia harus menerimanya dengan tangan terbuka. Toh ini demi kepuasan kedua belah pihak (panitia dan peserta).

Karena aku ga pernah ke Pesta Buku Jakarta 2008, makanya usul dan saranku kali ini tidak berhubungan dengan venue (tempatnya). Melainkan hal-hal yang kudapat dengan membaca website PBJ 2008. Berikut beberapa usul dan saranku.

Webnya Lebih Informatif Lagi Donk

Sebagai orang yang hanya mengetahui perkembangan kegiatan ini lewat jalur maya, informasi dari website panitia menjadi sangat berarti. Namun kekecewaan sempat aku rasakan ketika sampai di situs resmi Panita Pesta Buku Jakarta 2008.

Informasi yang bisa kudapatkan disana sangatlah minim. Tidak banyak info yang bisa di gali dari sana. Ada banyak sisi yang harus dibenahi. Misalnya dari sisi jadwal kegiatan. Dengan format tabel yang seperti itu, para pengunjung sangat kesulitan untuk melihat jadwalnya dengan baik. Alangkah baiknya jarak antar kolom itu tidak terlalu jauh, sehingga para pengunjung tidak harus menscroll atau mengklik tombol next untuk melihat jadwal sambungannya.

Bahasanya di Perjelas

Bahasa memainkan peranan penting untuk menyampaikan sesuatu kepada pembaca. Karena itu, seharusnya hal ini menjadi fokus bagi panitia. Pada beberapa artikel terlihat penggunaan bahasa yang rancu. Paling terlihat pada halaman mengenai lomba blog. Bisa dilihat pada kolom komentar, banyaknya kebingungan dari para peserta lomba blog untuk memahami berbagai peraturan seputar lomba ini.

Diharapkan panitia bisa memperbaiki hal tersebut, agar tidak ada lagi kebingungan-kebingungan dari para peserta.

Selebihnya, bagus kok. Kalian punya pendapat lain ?



Tagged: 

Leave a Reply