Jul
1
2008

Resensi Buku : Jangan ke Dokter Lagi ! Rahasia Sistem Imun dan Kiat Menghalau Penyakit

Dari judulnya, mungkin sebagian dokter (atau calon dokter seperti saya) akan berkeringat dingin. Bagaimana tidak, sudah menjadi pandangan umum bahwa pasien merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian dokter. Kalau pasien tidak ke dokter, berarti dokter itu tidak memiliki penghasilan lagi.

Tapi saya mendukung itu, setelah membaca buku Patch Adams, saya merancang ulang lagi masa depanku. Kelak jika telah lulus dari pendidikan dokter (Insya Allah 6 tahun lagi), aku akan menjadi dokter yang menyarankan pasien agar jangan datang ke tempat praktek ku lagi. Sambil memasang tulisan besar-besar di ruang praktek, “Mohon Jangan Sakit Lagi, Ilmu Kedokteran itu Tidak Sempurna dan Mahal.”

Memang stigma masyarakat kita kebanyakan adalah jika sakit, langsung pergi ke dokter. Dan dokter berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk menyembuhkan penyakit pasiennya itu. Hanya sampai disitu.

Jarang sekali seorang pasien menganalisa sumber utama penyebab penyakitnya. Dan tidak berusaha menyembuhkan sumber utama itu. Misalnya stress, gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan yang kotor, tidak dekat dengan Yang Maha Mengobati, tidak bersyukur dengan apa yang telah didapatnya, tidak berbagi dengan orang lain, dan segudang masalah pokok lainnya.

Nah, salah satu poin yang membuat orang terus menerus ke dokter adalah karena lemahnya sistem imun seseorang. Ketika sistem imun seseorang lemah, maka berbagai virus dan bakteripun akan mudah sakit.

Tubuh Ini Punya Pasukan yang Luar Biasa Hebatnya

Percaya tidak kalau air liur kita mampu menahan serangan virus AIDS ? Yah, di dalam buku ini dijelaskan berbagai manfaat organ dan kelenjar dalam tubuh untuk mendukung sebuah sistem pertahanan yang sangat kompleks dan canggih.

Ibarat sebuah negara, sistem imun merupakan TNI-nya tubuh. Ia siap berperang kapan saja dan dimana saja. Ketika para musuh kuman, bakteri dan virus mulai menyerang, dengan segenap tenaga, kemampuan, ilmu, dan persenjataan yang lengkap, sistem imun siap melindungi negara yang sangat dicintainya ini –tubuh kita-.

Mungkin dari kita tidak banyak yang tahu, kadang kita tidak bisa adil terhadap sistem imun tubuh kita. Mereka yang sudah berperang mati-matian menjaga tubuh kita, eh kita tidak memperdulikan mereka. Malah sebaliknya kita melemahkan sistem pertahanan tubuh kita sendiri melalui makanan-makanan yang tidak sehat (junk food), mengabaikan jam biologis tubuh dengan tidur tak teratur, stress, merokok, dan ratusan kebiasaan tak sehat kita.

Mari Memberi Makan Sistem Imun Kita

FOODS 008.jpg
Creative Commons License photo credit: Amy Nguyen

Subhanallah… Mungkin hanya itu yang bisa aku ucapkan ketika membaca buku ini. Begitu banyak hal yang kulakukan terhadap tubuh ini yang membuatnya makin tersiksa. Misalnya suka tidur larut, terlalu banyak makan gula, dll.

Banyak hal-hal baru yang kuketahui tentang tubuhku sendiri. Dan aku tidak menyadarinya. Sungguh Allah menciptakan segala sesuatunya dengan manfaat yang luar biasa.

Benarlah sebuah pepatah mengatakan, kita adalah apa yang kita makan. Makanan menjadi sangat penting dalam membangun tubuh kita. Kita sehat karena makanan kita yang sehat, kita sakit juga karena kita sering memakan makanan yang tidak sehat.

Berbagai daftar makanan yang sebaiknya kita hindari tersaji lengkap di buku ini. Termasuk gula yang paling aku senangi. Dan berkat buku ini, perlahan-lahan aku ingin menghilangkan secara perlahan konsumsi gula dalam menuku sehari-hari. Ternyata banyak penyakit yang ditimbulkan dari konsumsi gula ini. Lagipula gula pula yang membuat tubuhku semakin malas melakukan kegiatan.

Berikut makanan-makanan yang sebaiknya kita konsumsi sebagai cara untuk meminimalkan (atau menghilangkan sama sekali) kunjungan kita ke dokter.

#1. Tomat. Mengkonsumsi tomat mentah minimal satu buah perhari akan mengurangi resiko terhadap berbagai kanker. Apalagi kalau kita sering memakan makanan yang dibakar (misalnya sate, ayam bakar, ikan bakar, dan bakar-bakaran lainnya), wajib hukumnya memakan tomat di akhir hidangan. Karena makanan yang dibakar banyak mengandung bahan karsinogen, salah satu penyebab kanker.

#2. Bawang Putih. Seiris bawang putih setiap hari saja mampu mengurangi kadar kolesterol sebesar sembilan persen. Selain itu, manfaat lain dari mengkonsumsi bawang putih adalah merangsang pertumbuhan sel darang putih untuk melawan penyakit, memicu aktifitas sel pembunuh bakteri dan virus, serta meningkatkan produksi antibodi.

#3. Anggur. Buah ini mampu menghalangi pertumbuhan tumor. Hal ini dikarenakan dalam anggur terdapat komponen yang disebut sebagai resveratrol.

#4. Kedelai. Banyak mengandung isoflavones yang berguna untuk melindungi kita dari kanker. Kedelai juga merupakan sumber protein yang baik.

Masih banyak lagi makanan yang dianjurkan oleh buku ini agar kita bisa menghindarkan diri dari sakit. Segera baca, dan Anda akan banyak berucap Alhamdulillah akan apa yang Anda punya saat ini.

Related Posts:

  • No Related Posts

About the Author:

15 Comments + Add Comment

  • Umm… Nice banget design-nya. Nyaman di mata. Content-nya juga bagus. Aku link ya

  • @ Hanara
    Thanks ya dah berkunjung… Lam kenal…

  • Buku bagus yah? Adikku yang ambil kuliah Gizi bakalan tertarik nih..

  • Keren abis nih… mau dong dibikinin design buat blog saya… he he he

  • Kenalkan Nama Saya Yonsi, pendatang baru,bagus juga bukunya. Apa sudah ada di gramedia?

  • @ dktrooper

    Yups. Bukunya bagus banget kok. Saya yakin dia pasti tertarik.

    @ Johan

    Thanks mas Johan.. Mau dibikinin ? kontak aja via email saya…

    @ Yonsi

    Lam kenal juga ya. Iya, bukunya dah ada kok di Gramedia. Termasuk buku lama sih. Cari aja.

  • oia,, minta dunks nama pengarang plus penerbitnya

    soalnya rncana mw beli nih.. solnya susah klo mw cri cm tw judulnya doank..

    thanks b4…

  • Dok. Ini blog review ya? Info kesehatan dari resensinya cukup menarik dan sangat bermanfaat.

  • @ rezkhy

    Penerbitnya MataBuku writer. Cari aja di Gramedia ato toko buku lainnya. Ada kok.

    @ Summase Sanjaya
    Wah, jangan manggil dok donk. Kan lum jadi dokter, masih mahasiswa kedokteran.. 5 tahun lagi (Insya Allah) baru jadi dokter..

    Thanks ya dah berkunjung kesini…

  • wah mz.gimana nasib qt yg calon dokter ni klo g ad pasiennya??
    hehe.bcanda dink.

    stuju bgt!!qt emang hrs mjaga ksehatan qt..
    sehat itu nikmat yg amat sangat harus qt syukuri.. tapi yg bs myadarinya hanya orang2 yg sakit..

    punya bukunya?? aq mw minjem…
    jadi pengen baca..

  • oia. mw kasi tw.

    dah pnah nyoba baca buku “super health” terbitan pro-u??

    bagus lo.. itu ttg islam dan ksehatan.. kayak wudlu dan manfaatnya dlm kesehatan, dll.

  • hahaha…dokter

  • masih mahasiswa kedokteran? begitu banyak cara pandang yang anda harus pertimbangkan..

    pernah lihat orang yang kecelakaan kepalanya pecah? atau diabetes yg kakinya sudah busuk? anak kecil kejang sampai meninggal?
    sudahkah anda melihat hal itu semua?

    cm dokter yg mengerti dgn pasti cara menyembuhkannya. itu fungsi mengobati.(CURATIVE)

    ada lagi satu fungsi yg sangat jarang dilakukan dokter di Indonesia dan menurut saya itu yg anda pikiran sekarang, yaitu fungsi memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien. (HEALTH PROMOTION).

    kalau anda ingin menjadi doker yg baik, jalankan dgn baik fungsi ini setelah anda lulus nanti. tp menyarankan org buat tidak ke dokter u/ berobat adalah hal salah karena hanya dokter yg mempunyai ilmu kesehatan. Menurut anda org bisa mengobati dirinya sendiri berdasarkan sebuah buku? lalu buat apa pendidikan dokter selama belasan tahun???

    selain itu, sekolah apa yg anda jalani sekarang? kenapa masih anda jalani? :)

    percaya sama saya, setelah selesai jadi dokter pikiran anda akan berubah..

    anda belum melihat gambaran besarnya menjadi seorang dokter, saran saya jgn cuma melihat sudut pandang dari sebuah buku.. :)

    salam

  • Ronggo keras…….. tapi benar juga.
    Content jgn pergi ke dokter sama dengan menyerahkan masalah berat pada orang yang salah dan tidak tahu sama sekali. Kita tidak bisa berharap masyarakat selalu dan tetap belajar. Kecenderungan manusia untuk mengulang permasalahan yang sama selalu 100% tepat dan akurat.

    Gampangnya…. jangan minta orang buta menuntun orang buta. Bisa kejeblos.

    Contoh: banyak pasien minum paracetamol untuk sakit kepala dan demam ringan. Eh mereka minum juga untuk sakit gigi. Masih bisa seh.
    Tapi ada juga gw temukan minum PCT untuk maag dan nyeri lambung…. apa ya ga tambah nyeri itu? Nah tanya sama siapa itu? apakah dibuku tsb dijelaskan? Disitu dokter berperan, konsultan kesehatan dan BUKAN penjamin kesembuhan.

    Patch Adams sesuai dengan kontroversinya mempunyai jalan tersendiri yang harus ia bayar dengan nyawa teman baiknya. Patch pun adalah orang yang secara finansial didukung oleh seorang milyader ex-gila (browse WIKI sana) dan tidak kasusnya dengan anda.
    Tapi PASTIKAN kalau niat baik anda adalah benar dan didukung oleh YME !!!

    —————————————————————————————————————-
    content: tanya gw ne.

    mencegah tumor dengan tomat, anggur isoflavone …. wow………
    Patofisiologi Kanker aja masih lom 100% jelas, obat dng efisiensi /efikasi >50% aja belum ketemu…. jgn2 jualan tomat ne :P

    Akan SANGAT SUSAH dijelaskan kalau seseorang makan tomat seumur hidup, tetapi masih kena kanker juga.
    AKAN LEBIH SANGAT SUSAH bagi pemakan tomat tersebut melihat tetangganya yang merokok 2 bungkus 1 hari tapi masih tidak juga kena kanker.

    (you flick it, I throw gasoline on it:P)
    Tuhan emang adil, tapi bukan keadilan yang anda harapkan !
    —————————————————-
    Penulisan referensi anda sudah bagus, tapi penulisan secara kedokteran (refrat dsb) masih perlu dicermati. Penggunaan kata2 melindungi, mengurangi resiko dsb TETAP akan dicerca oleh konsulen.
    Tapi tetap membaca, that’s ONE GOOD POINT.

Leave a comment