Andai Aku Dokter Indonesia

by Fadli Wilihandarwo · 11 comments

Pasti ku kan malu melihat banyak warga miskin
yang ga bisa berobat hanya gara-gara masalah duit.
Sedangkan di sana-sini masih banyak orang kaya yang rela
menghamburkan duitnya berobat ke negeri singa di seberang sana..

Andai aku dokter Indonesia,
mungkin ku kan begitu sulit memberikan diagnosis dan
treatment yg tepat tuk semua pasienku kelak, karena terbatasnya peralatan yg kupunya di klinik.
Tak seperti dokter2 diluar sana yg punya seabrek alat2 canggih nan mahal untuk pasiennya.

Andai aku dokter Indonesia,
barangkali aku akan sering menghela nafas “huff..”
melihat kekacauan sistem kesehatan di negara ini.
Bukan seperti di luar sana yang sistem kesehatannya lebih baik,
sehingga tak perlu idealisme seorang dokter itu dipertaruhkan..

tapi..

Aku tetap ingin jadi dokter Indonesia
dokter yang bangga dengan tanah air ini.
dokter yang tak melulu memikirkan apakah
pasien ini punya duit atau ga.
Hingga aku bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk mereka.

Ya, aku masih tetap ingin menjadi dokter Indonesia
yang bisa selalu memberikan diagnosis dan treatment yang tepat
kepada pasienku kelak, walaupun tanpa peralatan canggih sekalipun.
Karna kutahu, penyakit itu bukan melulu soal virus dan bakteri,
tapi lebih dari itu.
Jiwa.
Memperlakukan pasien sebagai seorang manusia,
bukan benda yg berpenyakit.

Dan mulai saat ini aku begitu bersemangat untuk jadi Dokter Indonesia
dimana aku bisa sedikit membantu kesehatan orang-orang di negeri ini.
Negeri yang luar biasa hebatnya..
Negeri yang luar biasa kayanya..
Tak ada yg perlu disalahkan atas kekacauan yg kau rasakan sekarang pada bangsa ini.
Ya, tak perlu.

Kitalah yang salah. Aku dan kamu.
yang tak bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Hanya berharap orang lainlah yang melakukan hal baik buat kita.

21 mei 2009
kostan – pogung dalangan – jogja.

About Fadli Wilihandarwo
Seorang mahasiswa profesi kedokteran (koas) FK UGM - Yogyakarta | Blogger | Young Entrepreneur | Web Designer | Graphic Designer | Writer

Follow me on Twitter · Visit my website →

{ 8 comments… read them below or add one }

vana May 24, 2009 at 13:20

apalagi klo bisa jadi dokter muslim untuk Indonesia??
mau?

Reply

will July 19, 2009 at 12:08

Masa seh, nanti klo dh jd dokter malahan minta bayaran tinggi juga ujung2nya (UUD)…peace..

Reply

Desy Putri R October 4, 2009 at 14:49

Assalammualaikum..
Afwan, ka, aku pelajar 9 SMP. Aku juga seneng sekali nulis puisi, apalagi saat suka&duka..rasanya aku ingin curhat dengan puisi. Tapi menurut ku, puisi ku jelek..mungkin karena aku kurang dg kosa kata&wawasan luas. Apa kk bisa membantuku, agar puisi ku bisa sebagus puisi kk..??
Terimakasih banyak ya k..
Wassalam.. ;-)

Reply

Richardi November 27, 2009 at 13:10

bagus seh……. tapi ada beberapa part yg aku cari2 ga dimuat…

Andai aku dokter Indonesia……….
1. bisa kasih obat low-cost /malahan gratis dan tepat sasaran (don’t ask me from where).
2.a. mantap diagnosis, BERANI MELAKUKAN APA YANG BENAR dan bukan hanya apa yg terdengar baik sama pasien.
2.b. Tahu dan sadar apa yg bisa dibantu dan menerima apa yang tidak bisa dibantu, (hanya Tuhan yang menentukan), dan tahu juga bedanya !!! – Serenity Prayer.
3. berjanji tidak pusing walau praktek pinggiran, pasien kurang dari 10, gaji pas buat nafas (dan rokok :P ), istri nyap2 dan anak minta makan.
—————————————————————————————————————

Pernyataan Will emang terdengar keras, tapi cukup realistis. Sekolah mahal, biaya kesehatan sendiri sangat2 meroket dengan adanya kehancuran ekonomi global, peraturan pemerintah yang tidak menentu, tuntutan hukum yang mengada2……… serta pandangan miring bahwa semua dokter pinter dan kaya (padahal….).
Dari sisi lain karena kita masih manusia, tentu ada rasa iba, ingin memberikan sumbangsih bagi anak bangsa, tetapi sangat-sangat terkurung dengan kondisi yang ada.

Aku dorong semangatmu, asal kau jangan lari begitu sampai dipuncak!.

Reply

agus May 28, 2010 at 10:16

huuuu….semua juga tau itu…kikikikikikikik

Reply

mail May 28, 2010 at 10:17

cuma ngomong doang percuma…..saya juga bisa

Reply

rei October 11, 2011 at 13:10

that’s way kek nya mas Will ini kekeh bgt pengen jadi dokter. my question is answered then.
agree bgt dgn pernyataan mas Richard.
4 thumb up.
buat Desy Putri R, kmu dah SMA skrg ya?menurut puisi Fadli g sebagus itu tapi pesannya dapat.

Reply

M*E*R January 17, 2012 at 05:04

Maaf Mas Fadli, Saya baru buka di internet profil Prof. Francis Seow-Choen dokter ahli kolonoskopi di Singapura, saya awam ingin bertanya berkenaan dengan dokter ahli kolonoskopi di Indonesia (Jakarta). Tks

Reply

Leave a Comment

{ 3 trackbacks }

Previous post:

Next post: