Berbisnis Ala Rasulullah

by Fadli Wilihandarwo · 22 comments

Kemarin malam (25/08) aku shalat tarawih di Masjid Kampus UGM. Alhamdulillah tahun ini aku masih mendapatkan kesempatan memasuki bulan Ramadhan kembali. Kerinduan setahun ini akhirnya tiba juga. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini membawa sesuatu yang ‘beda’ dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sambil menunggu azan Shalat Isya, aku menyempatkan melihat-lihat buku yang dijual di pelataran masjid kampus ini. Memang setiap hari Jum’at dan pada bulan Ramadhan, pelataran masjid kampus yang megah ini dihiasi oleh penjual-penjual buku, parfum, hingga baju koko. Cukup membantulah bagi saya yang mencari barang-barang murah nan berkualitas.

Pandanganku terhenti pada sebuah buku yang berjudul “Rahasia Bisnis Rasulullah” karangan Prof. Laode Kamaludin, Ph.D. Rasanya tepat aku membeli buku ini, mengingat mulai saat ini aku kembali menekuni dunia bisnis lagi di sela-sela kuliah. Setelah membaca buku ini, aku kembali bersemangat menjalankan bisnis lagi. Tapi kali ini berbeda. Semangat kali ini lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.

Kenapa ?

Di awal buku ini digambarkan dengan jelas bagaimana kondisi masa kecil Rasulullah. Beliau terlahir miskin dan yatim piatu. Ayah beliau meninggal ketika Muhammad masih dalam kandungan ibundanya. Setelah berumur 6 tahun, Ibu beliaupun menyusul menghadap Allah. Karena itulah akhirnya beliau dirawat oleh pamannya.

Karena mengetahui keadaannya yang serba terbatas itulah, Muhammad kecil berusaha mendobrak belenggu itu (miskin dan yatim-piatu). Beliau tak ingin berdiam diri dan berpasrah atas kondisi yang beliau dapatkan itu. Akhirnya beliau pun menekuni pekerjaan sebagai penggembala kambing. Mungkin kedengarannya mudah. Namun sebenarnya hal ini sungguh sulit. Mengingat waktu itu beliau menggembalakannya di tengah padang pasir, dimana banyak hewan-hewan buas. Lagipula jumlah kambing yang beliau gembalai itu tidak sedikit, mencapai ratusan.

Kambing yang beliau gembalakan itu selalu pulang dengan keadaan kenyang, sehat dan lengkap. Karena itulah orang-orang arab banyak yang mempercayai beliau. Kiprah jiwa bisnis beliau tak hanya berkutat di masalah menggembalai kambing saja, melainkan pernah menjadi utusan dagang dari Khadijah, istri beliau kelak.

Waktu itu, misi bisnis yang beliau emban itu sangat sukses. Mampu meraup keuntungan yang sangat besar. Karena itu tak heran, ketika beliau melamar Khadijah dengan mahar 100 unta merah, yang kalau dikonversikan dalam rupiah sekitar 6 Milyar rupiah. Sebuah angka yang sangat fantastis di umur beliau yang masih sangat muda belia.

Banyak konsep bisnis beliau yang masih relevan dengan zaman sekarang ini. Diantaranya adalah kejujuran. Yah, dalam berbisnis, hal ini sangat penting, karena akan meningkatkan trust para pelanggan kita. Beliau juga menanamkan konsep kreatif dalam berbisnis, tak hanya jadi follower saja.

Begitulah, setelah membaca buku itu, aku menjadi bersemangat lagi untuk berbisnis ala Rasulullah. Dunia dapet, akhirat dapet… Insya Allah.

About Fadli Wilihandarwo
Seorang mahasiswa profesi kedokteran (koas) FK UGM - Yogyakarta | Blogger | Young Entrepreneur | Web Designer | Graphic Designer | Writer

Follow me on Twitter · Visit my website →

{ 22 comments… read them below or add one }

Gandhi Anwar August 27, 2009 at 13:16

Yups! Kejujuran adalah modal utamanya…

Reply

pradini September 17, 2009 at 22:04

aku suka blog mu.. kutaro di blogroll ku ya fadli

Reply

andry sianipar September 24, 2009 at 19:01

Memang begitulah, Rasulullah adalah sebaik baiknya contoh,,,,,,
samapai samapai ketika berjalan saja awan-awan dilangit menaunginya !!
saya suka blognya !! langsung saya bookmark.
Main ke blog saya jg bos !!

Reply

danangsetya September 25, 2009 at 00:25

cahyo,semangat li

kalo ada ide kreatif lagi gw pasti dukung selalu
sebagai kawan lama,he….

Reply

lenny putri September 28, 2009 at 17:22

hai fadli, boleh ikutan nimbrung kn?
baru pertama lihat blogmu by twitter..
keren juga!

sesama teman yg berbisnis kita bs berbagi pengalaman kn??
suksez ya buat bisnis n kulnya..
:roll:

Reply

adek October 2, 2009 at 16:43

tulisan yang meninspirasi. muda dan religius. salam kenal bro.

Reply

soulharmony October 9, 2009 at 19:35

berkunjung

Reply

erna October 30, 2009 at 16:29

bagus banget li tulisannya. oya, gmana sih biar twitter kita bisa nampil di blog? q uda sering nyoba tapi gagal.

Reply

haris November 8, 2009 at 07:12

berdagang sekaligus beribadah! perpaduan pas yang menguntungkan.

Reply

omdimas November 25, 2009 at 16:37

betul pakhde .. kejujuran membuka sebuah peluang yg besar !

Reply

tya December 2, 2009 at 12:48

hm,, suka bagi2 pls yg sring kmu lkukan itu jg dari bisnis bkn?
ksh tips dong bang biar qt bs menghemat pengeluaran ng-net tanpa hrs mningglkan kbutuhn internet. atau bgaimana biar qt bs mndptkn profit dr FB / blog?? bku2 tutorial yg byk dijual gak efisien. uang dan waktu qt byk hbs tanpa membuahkan hasil… :roll:

Reply

pernikahan adat January 7, 2010 at 14:39

Hallo salam kenal.. blogie walking neh sambil memperkenalkan pernikahan adat yang ada di Indonesia, jangan pernah dilupakan ya, agar budaya kita tetap terjaga.

Reply

agung January 16, 2010 at 23:26

Rasulullah waktu nglamar Khadija itu di biayai ma khadija…
waktu itu beliau blm pnya uang untuk nglmar khadija…mknya dbntu

Reply

Fadli Wilihandarwo January 17, 2010 at 08:06

@agung bisa sebutkan sumber penyataan kamu ?

Reply

Syariah bisnis January 18, 2010 at 20:14

Alhamdulillah, dengan adanya artikel ini smoga para pelaku bisnis indonesia mulai paham dengan tuntunan syariah

Reply

doLara February 11, 2010 at 18:57

Did you utilize the samples of a essay writing service for your superior release? I guess that you really have great essay topic creating technique. Thanks for your release!

Reply

orin February 22, 2010 at 11:29

knp blognya malah ga seru ya? yang lama lbh baik =)

Reply

Apriansyah February 27, 2010 at 17:34

wow,,,blognya keren juga neh li,,,,lama dah ga jumpa,,,,kunjungan balik yah

Reply

Yohan Wibisono June 22, 2010 at 16:34

Artikel yang sangat menarik untuk berbisnis ke depan,bagus juga untuk digunakan..thx

Reply

ghiyats November 2, 2010 at 07:17

Aslkm wr wb
Saya senang dg judul yg Anda kutipkan. Tp. hanya sekedar berbagi, mengenai mahar Rasulullah SAW untuk Ummul Mukminin Khodijah itu menurut buku yg saya baca “Khodijah The True Love Story of Muhammad” pada hlmn 19 dg penulis Abdul Mun’im Muhammad Umar Penerbit Pena, disitu dalam pidato pernikahan yg disampaikan oleh Abu Thalib disebutkan dengan gamblang bahwa mahar Rasulullah SAW yaitu 20 ekor unta, yg semuanya itu ditanggung oleh Abu Thalib. Namun, untuk pernyataan yg Anda berikan mengenai mahar 100 ekor unta merah, saaya juga pernah mendengarnya, namun maaf saya lupa sumbernya. Klu berkenan, mhn disebutkan sumber yg Anda kutip.
Syukron

Reply

raihan April 4, 2011 at 01:12

bisa dapat dimana ya mas bukunya, aku ingin membaca lebih lengkap…….

Reply

phrairin September 26, 2011 at 23:35

ada kiat cara milih jenis bisnis yg cocok gk?

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: