August 2010

Posting Blog dari BlackBerry

by Fadli Wilihandarwo · 4 comments

Sekitar seminggu yang lalu baru aja saya memperpanjang domain blog ini setahun kedepan lagi. Tak terasa udah 4 tahun blog ini hadir di dunia maya. Tak terlalu penting-penting sih isinya, hanya tautan opiniku yang mudahan masih dapat berguna dan dapat diambil pelajaran di dalamnya.
Sempat juga pasang surut kemauan menulis di blog ini, kadang rajin, kadang malas. Total udah 156 postingan yang aku buat. Masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan waktu yang tersedia selama ini.

Udah beberapa kali juga blog ini berganti baju. Yah, ketika ada mood baik untuk ngedesain, aku akan ngerubah lagi desainnya.

Berbagai peralatan juga udah aku coba untuk nulis di blog ini. Mulai dari PC, Mac, hingga ponsel. Nah sekarang aku nyoba untuk pertama kali ngepost tulisan dari Blackberry ku. Lebih enak sih ngepost dari BB dibandingkan pake ponsel biasa. Karena selain ada keyboard QWERTYnya, juga ada aplikasi khusus di BB untuk nulis di blog wordpress.

Harapanku, mudahan dengan adanya BB ini bisa makin produktif lagi ngeblognya. Ok, ditunggu ya postingan-postingan selanjutnya.

Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman yang luar biasa –yang dari mereka aku bisa mempelajari banyak hal –, nikmat semuanya.

Kalau melihat ke belakang, beberapa tahun lalu, secara pribadi aku termasuk orang yang sering gagal. Kuliah pernah gagal, secara finansial pernah gagal, secara pertemanan juga pernah gagal. Namun, aku menyadari bahwa walaupun itu disebut kegagalan, aku tak ingin menganggapnya seperti itu.

Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya.

Kalau manusia diberi kegagalan, jangan anggap itu benar-benar sebuah kegagalan. Ada cerita menarik dari Mario Teguh yang tayangannya sempat aku tonton. Beliau mengambil contoh hewan lumba-lumba. Ketika seekor lumba-lumba betina berenang di lautan bebas, ada anak lumba-lumba yang turut berada di samping lumba-lumba tersebut. Anak lumba-lumba ini terbiasa berjalan lurus saja tanpa melihat apa yang ada didepannya. Akibatnya, jika ada karang yang besar didepan, ia akan menabrak karang tersebut, dan bisa saja luka.

Nah, karena sang ibu sangat sayang kepada anaknya, maka si Ibu biasany akan berbelok, memasang badan untuk ditabrak anaknya. Ya, si ibu menggagalkan si anak untuk menabrak karang. Hey, bukankah itu sebuah hal yang bagus. Menggagalkan upaya si anak, agar tidak mendapat hal yang lebih buruk. Lebih baik kan ia hanya menabrak tubuh ibunya.

Begitu juga dengan manusia. Allah begitu sayang dengan kita, Maha Penyayang. Karena itu jika kita merasa digagalkan oleh Allah terhadap sesuatu, yakinlah bahwa itu karena Allah sayang sama kita. Allah mencegah agar kita mendapat hal yang lebih buruk lagi.

Jangan pernah suuzhon dengan Allah. Allah tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Karena itu, kita harus menghadapi sebuah kegagalan dengan senyuman yang mengembang. Menatap ke depan, melihat lagi jalan lurus menanjak di depan.

Jangan pernah mengeluh, karena mengeluh bisa menjadi pelemah semangat kita.  Namun, jika kegagalan-kegalan itu terus berulang, mari lihat lagi atas apa yang telah kita lakukan. Barangkali cara kita salah. Kalau itu penyebabnya, coba cari cara lainnya.

Semoga berguna.

Baru ngeblog lagi

by Fadli Wilihandarwo · 3 comments

Wah ga terasa udah lama ga ngeblog. Hmm.. manajemen waktu yang buruk, jadinya ga bisa membagi waktu untuk ngerjain beberapa hal, sehingga ada hal-hal yang harus dikesampingkan, termasuk salah satunya blog ini.

Ok, sekedar merangkum apa yang terjadi sejak aku tidak menulis blog dulu hingga sekarang.

Pertama, sekarang aku sudah menginjak tahun ke tiga di FK UGM. Alhamdulillah, waktu terasa begitu cepat berlalu. Tinggal satu setengah tahun lagi di FK, sebelum akhirnya di wisuda dan masuk ke Rumah Sakit menjadi koass.

Namun secara pribadi, ilmu 2 tahun ke belakang ini masih pada belum nyantol semua. Masih banyak konsep-konsep kedokteran yang belum tertanam. Tidak hanya sekedar menghafalnya, namun benar-benar paham. Sehingga jika nanti diberikan kasus penyakit yang ribet-ribet, aku bisa menyelesaikannya dengan mudah. Click to continue…