Ditulis tanggal 1 August 2010 pukul 09:08 oleh Fadli Wilihandarwo

Aku Sukses, Karena Aku Sering Gagal

Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman yang luar biasa –yang dari mereka aku bisa mempelajari banyak hal –, nikmat semuanya.

Kalau melihat ke belakang, beberapa tahun lalu, secara pribadi aku termasuk orang yang sering gagal. Kuliah pernah gagal, secara finansial pernah gagal, secara pertemanan juga pernah gagal. Namun, aku menyadari bahwa walaupun itu disebut kegagalan, aku tak ingin menganggapnya seperti itu.

Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya.

Kalau manusia diberi kegagalan, jangan anggap itu benar-benar sebuah kegagalan. Ada cerita menarik dari Mario Teguh yang tayangannya sempat aku tonton. Beliau mengambil contoh hewan lumba-lumba. Ketika seekor lumba-lumba betina berenang di lautan bebas, ada anak lumba-lumba yang turut berada di samping lumba-lumba tersebut. Anak lumba-lumba ini terbiasa berjalan lurus saja tanpa melihat apa yang ada didepannya. Akibatnya, jika ada karang yang besar didepan, ia akan menabrak karang tersebut, dan bisa saja luka.

Nah, karena sang ibu sangat sayang kepada anaknya, maka si Ibu biasany akan berbelok, memasang badan untuk ditabrak anaknya. Ya, si ibu menggagalkan si anak untuk menabrak karang. Hey, bukankah itu sebuah hal yang bagus. Menggagalkan upaya si anak, agar tidak mendapat hal yang lebih buruk. Lebih baik kan ia hanya menabrak tubuh ibunya.

Begitu juga dengan manusia. Allah begitu sayang dengan kita, Maha Penyayang. Karena itu jika kita merasa digagalkan oleh Allah terhadap sesuatu, yakinlah bahwa itu karena Allah sayang sama kita. Allah mencegah agar kita mendapat hal yang lebih buruk lagi.

Jangan pernah suuzhon dengan Allah. Allah tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Karena itu, kita harus menghadapi sebuah kegagalan dengan senyuman yang mengembang. Menatap ke depan, melihat lagi jalan lurus menanjak di depan.

Jangan pernah mengeluh, karena mengeluh bisa menjadi pelemah semangat kita.  Namun, jika kegagalan-kegalan itu terus berulang, mari lihat lagi atas apa yang telah kita lakukan. Barangkali cara kita salah. Kalau itu penyebabnya, coba cari cara lainnya.

Semoga berguna.



Tagged: 

13 Responses to “Aku Sukses, Karena Aku Sering Gagal”

  1. Nafis Says:

    Subhanallah….Artikel yang luarbiasa. mengingatkan pada masa lalu yg juga banyak ‘kegagalan’. Sungguh gak ada hal yang sia-sia. ada hikmah dalam setiap kejadian.

  2. daengrompa Says:

    subhanallaahh..

  3. Izul Jo Says:

    nice….:-)

    lnjut bang fad^_^

  4. moh. agung setiawan Says:

    Subhanallah… waah !! artikelnya mantaap.. bisa memotivasi.. thx

  5. Mufid Says:

    Subhanallah.. super sekali mas..

    fyi. saya ketemu post ini nyasar dari gugel, dikiarin blog junky, ternyata bermanfaat. :)

  6. dani Says:

    ya sih kita sering gala sih harsu yayay lebih bersemanaagt terus belajar dari kegagalan kali yayayayayay sih yayaya

  7. obat herbal Says:

    pantang menyerah ya mas…

  8. Lirik lagu barat Says:

    Makasi..setelah baca artikel ini saya benar2 bersemangat lagi..

  9. Kiki Says:

    Saya terbiasa dengan keberhasilan.. dan kini ketika saya merasakan kegagalan saya merasa itu sangat menyakitkan… Terimakasih telah mengingatkankan bahwa “Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya”. Bismillah!!!

  10. Kiki Says:

    Saya terbiasa dengan keberhasilan.. dan kini ketika saya merasakan kegagalan saya merasa itu sangat menyakitkan… Terima kasih telah mengingatkan bahwa “Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya”. Bismillah!!!

  11. Lirik Lagu Barat Says:

    Pengalaman adalah guru yang sangat berharga..Maka jangan pernah diremehkan pernyataan ini!

  12. ranomi Says:

    nice post :) …man jadda wa jada
    templatenya juga keren, simple dan pas..hehe..beda banget sama blog pemula sepertiq yang suka tergoda untuk gonta-ganti. Semoga bisa jadi blogger yg istiqomah kayak punya anda.

  13. faridjepangs Says:

    subhanallah… Bermanfaat skali artikel diatas,sy trmasuk orng yg gagal dlm kuliah krn kbodohan sy sndr.sy sempat putus asa,cz udh mnghabiskan uang ortu tp ga dpt ap2.skrg sy mngikuti kuliah D1 di sebuah lembaga pndidikan yg ad di malang!sy harap sy dpt ilmu dr situ,sblm sy bnr2 terjun ke dunia bisnis.cz cita2 sy emg jd pengusaha sukses… Sy coment ne emg lum jadi siapa2,tp stlh baca artikel diatas sy jd lbh bersemangat untk mencapai cita2 sy.maka tunggu sy akn kembali ksh coment dcni stlh sy wujudkan cita2 sy nanti!mkch bgt…

Leave a Reply