Aku Sukses, Karena Aku Sering Gagal
Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman yang luar biasa –yang dari mereka aku bisa mempelajari banyak hal –, nikmat semuanya.
Kalau melihat ke belakang, beberapa tahun lalu, secara pribadi aku termasuk orang yang sering gagal. Kuliah pernah gagal, secara finansial pernah gagal, secara pertemanan juga pernah gagal. Namun, aku menyadari bahwa walaupun itu disebut kegagalan, aku tak ingin menganggapnya seperti itu.
Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya.
Kalau manusia diberi kegagalan, jangan anggap itu benar-benar sebuah kegagalan. Ada cerita menarik dari Mario Teguh yang tayangannya sempat aku tonton. Beliau mengambil contoh hewan lumba-lumba. Ketika seekor lumba-lumba betina berenang di lautan bebas, ada anak lumba-lumba yang turut berada di samping lumba-lumba tersebut. Anak lumba-lumba ini terbiasa berjalan lurus saja tanpa melihat apa yang ada didepannya. Akibatnya, jika ada karang yang besar didepan, ia akan menabrak karang tersebut, dan bisa saja luka.
Nah, karena sang ibu sangat sayang kepada anaknya, maka si Ibu biasany akan berbelok, memasang badan untuk ditabrak anaknya. Ya, si ibu menggagalkan si anak untuk menabrak karang. Hey, bukankah itu sebuah hal yang bagus. Menggagalkan upaya si anak, agar tidak mendapat hal yang lebih buruk. Lebih baik kan ia hanya menabrak tubuh ibunya.
Begitu juga dengan manusia. Allah begitu sayang dengan kita, Maha Penyayang. Karena itu jika kita merasa digagalkan oleh Allah terhadap sesuatu, yakinlah bahwa itu karena Allah sayang sama kita. Allah mencegah agar kita mendapat hal yang lebih buruk lagi.
Jangan pernah suuzhon dengan Allah. Allah tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Karena itu, kita harus menghadapi sebuah kegagalan dengan senyuman yang mengembang. Menatap ke depan, melihat lagi jalan lurus menanjak di depan.
Jangan pernah mengeluh, karena mengeluh bisa menjadi pelemah semangat kita. Namun, jika kegagalan-kegalan itu terus berulang, mari lihat lagi atas apa yang telah kita lakukan. Barangkali cara kita salah. Kalau itu penyebabnya, coba cari cara lainnya.
Semoga berguna.
Tagged:






August 6th, 2010 at 20:55
Subhanallah….Artikel yang luarbiasa. mengingatkan pada masa lalu yg juga banyak ‘kegagalan’. Sungguh gak ada hal yang sia-sia. ada hikmah dalam setiap kejadian.
August 7th, 2010 at 14:32
subhanallaahh..
August 24th, 2010 at 19:29
nice….:-)
lnjut bang fad^_^
December 6th, 2010 at 14:24
Subhanallah… waah !! artikelnya mantaap.. bisa memotivasi.. thx
December 29th, 2010 at 06:48
Subhanallah.. super sekali mas..
fyi. saya ketemu post ini nyasar dari gugel, dikiarin blog junky, ternyata bermanfaat.
January 6th, 2011 at 21:59
ya sih kita sering gala sih harsu yayay lebih bersemanaagt terus belajar dari kegagalan kali yayayayayay sih yayaya
January 9th, 2011 at 21:56
pantang menyerah ya mas…
March 30th, 2011 at 12:44
Makasi..setelah baca artikel ini saya benar2 bersemangat lagi..
April 6th, 2011 at 16:11
Saya terbiasa dengan keberhasilan.. dan kini ketika saya merasakan kegagalan saya merasa itu sangat menyakitkan… Terimakasih telah mengingatkankan bahwa “Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya”. Bismillah!!!
April 6th, 2011 at 16:11
Saya terbiasa dengan keberhasilan.. dan kini ketika saya merasakan kegagalan saya merasa itu sangat menyakitkan… Terima kasih telah mengingatkan bahwa “Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya”. Bismillah!!!
April 13th, 2011 at 22:10
Pengalaman adalah guru yang sangat berharga..Maka jangan pernah diremehkan pernyataan ini!
April 20th, 2011 at 08:50
nice post
…man jadda wa jada
templatenya juga keren, simple dan pas..hehe..beda banget sama blog pemula sepertiq yang suka tergoda untuk gonta-ganti. Semoga bisa jadi blogger yg istiqomah kayak punya anda.
June 7th, 2011 at 14:53
subhanallah… Bermanfaat skali artikel diatas,sy trmasuk orng yg gagal dlm kuliah krn kbodohan sy sndr.sy sempat putus asa,cz udh mnghabiskan uang ortu tp ga dpt ap2.skrg sy mngikuti kuliah D1 di sebuah lembaga pndidikan yg ad di malang!sy harap sy dpt ilmu dr situ,sblm sy bnr2 terjun ke dunia bisnis.cz cita2 sy emg jd pengusaha sukses… Sy coment ne emg lum jadi siapa2,tp stlh baca artikel diatas sy jd lbh bersemangat untk mencapai cita2 sy.maka tunggu sy akn kembali ksh coment dcni stlh sy wujudkan cita2 sy nanti!mkch bgt…