Salah satu amalan bagi sesama muslim adalah mendoakan sesamanya. Namun apakah kita masih rela mendoakan kebaikan bagi orang yang telah menzalimi kita ? Mungkin tak semua mau.
Dizalimi dan dianiaya, pasti setiap orang tidak suka. Sehingga saat terzalimi ia akan berbuat apa saja agar terhindar dari kezaliman itu. Jika mampu, ia akan menghentikan kezaliman atas dirinya dengan tenaganya atau lisannya. Namun bagaimana jika ia tidak memiliki kemampuan?
Boleh jadi doa menjadi senjata terakhir baginya. Ia menghaturkan kepada penguasa alam semesta (AllahSubhanahu wa Ta’ala) atas kezaliman yang dialaminya dan meminta kebinasaat untuk orang yang terlah berbuat zalim kepadanya. Dan berdasarkan sabda Rasul-Nya, Allah akan mengabulkan doa orang yang terzalimi.
Terus terang saya baru-baru ini mulai tertarik mendalami mengenai ekonomi syari’ah. Selain lebih nyaman di hati, juga karena prinsip keadilannya yang bagus. Tak hanya untuk muslim tapi juga bagi non muslim. Nah mulai hari ini, di blog ini akan hadir tulisan-tulisan mengenai ekonomi syariah (jadi bagian dari kategori Islam).
Nah di pembahasan pertama ini, saya ingin mengkaji mengenai mudharabah. Apa dan bagaimana mudharabah itu ? Yuk lanjut bacanya. Click to continue…
Subhanallah.. subhanallah.. tak henti-hentinya kalimat memuji ke-AgunganMu ya Rabb.. Semalam menyaksikan acara chatting bareng YM di ANTV, dan disana dihadirkan sebuah keluarga yang kesemuanya penghafal Al-Qur’an. Ada juga narasumber yang walaupun tubuhnya cacat, duduk di kursi roda, namun beliau mampu menghafal Qur’an dalam waktu 9 bulan. Subhanallah.
Ya Allah, semoga hamba bisa membentuk keluarga seperti ini bersama istri hamba kelak. Aamiin..
Sungguh beruntung seorang Muslim itu, jika diberi ujian ia bersabar dan jika diberi nikmat ia bersyukur. Pernyataan ini bisa menjadi obat pelipur lara dikala kita sedang dirundung musibah dan kenikmatan.
Beberapa hari terakhir ini pun aku mengalami apa yang sudah menjadi ketetapan Allah, sebuah ujian. Ujian mengenai seberapa besar rasa cintaku padaNya, sebuah ujian tentang tawakal dan kesabaran, sebuah ujian mengenai selalu berhusnudzon padaNya.
Ya Allah, aku yakin, engkaulah pengatur hidup hamba. Karena itu, hamba percaya bahwa apapun yang menimpa hamba saat ini adalah bagian dari rencanaMu yang pasti berbuah kebaikan bagi hamba. Aamiin.
Sebuah renungan untuk para ikhwan, agar ketika ingin menuju pernikahan dengan proses taaruf yang benar, dapat memperhatikan adab-adabnya. Salah satunya adalah tidak menggantungkan harapan kepada si calon.
Cukuplah dengan terus memperbaiki diri dan lebih menjaga hati. Untuk penjagaan hati ini pun harus dari kedua belah pihak. Mudah-mudahan dengan proses yang benar, hasil akhirnya pun akan benar.
Nampaknya tulisan ini ditulis oleh seorang akhwat yang sedang berada dalam kegelisahan dan merasa digantung. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari sini. Maaf ga bisa nyebutin dari mana tulisan ini saya dapat, yang jelas, cukup banyak beredar di beberapa blog. Sudahlah, tak apa. Yang penting nilainya bisa kita dapatkan.
Kemarin malam (25/08) aku shalat tarawih di Masjid Kampus UGM. Alhamdulillah tahun ini aku masih mendapatkan kesempatan memasuki bulan Ramadhan kembali. Kerinduan setahun ini akhirnya tiba juga. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini membawa sesuatu yang ‘beda’ dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sambil menunggu azan Shalat Isya, aku menyempatkan melihat-lihat buku yang dijual di pelataran masjid kampus ini. Memang setiap hari Jum’at dan pada bulan Ramadhan, pelataran masjid kampus yang megah ini dihiasi oleh penjual-penjual buku, parfum, hingga baju koko. Cukup membantulah bagi saya yang mencari barang-barang murah nan berkualitas.
Pandanganku terhenti pada sebuah buku yang berjudul “Rahasia Bisnis Rasulullah” karangan Prof. Laode Kamaludin, Ph.D. Rasanya tepat aku membeli buku ini, mengingat mulai saat ini aku kembali menekuni dunia bisnis lagi di sela-sela kuliah. Setelah membaca buku ini, aku kembali bersemangat menjalankan bisnis lagi. Tapi kali ini berbeda. Semangat kali ini lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.
photo credit: Zeyneeep!Ah, entah kenapa tiba-tiba muncul tulisan ini. Tak perlu alasan kan untuk hal ini. Sudah menjadi fitrahnya. Ya, tulisan ini buat seseorang yang belum tergambar wajahnya di benak dan pikiranku. Orangnya seperti apapun aku tak tahu. Tapi aku berharap Ia sekarang sedang rajin-rajinnya memperbaiki diri. Shalat tak pernah lepas, puasa menjadi penahan nafsunya, zikir menjadi pengisi kesehariannya, dan sedekah selalu menjadi pembersih hartanya.
Jodoh itu Allah yang mengaturnya, jadi semuanya aku serahkan kepada Allah. Dia lah yang menentukan jodoh setiap hambanya. Kita selalu berharap yang terbaik kan ? Jadi baik dulu bagi diri sendiri. Insya Allah akan datang seorang bidadari (atau pangeran) yang terbaik untuk kita. Dan biarkan bidadari atau pangeran lain cemburu kepada kita. Insya Allah
Surat Cinta untuk Saudariku
Sebuah artikel yang sangat menyentuh sekaligus Insya Allah mampu membawa semangat perubahan bagi yang membacanya. Saya sarankan awali membaca artikel ini dengan niatan Lillahita’ala. Insya Allah, kalau Allah memberikan kemudahan bagi hambanya, semua pasti akan terjadi. Click to continue…
Sebuah surat untuk seorang wanita yang pernah singgah dihatiku. Yang mudahan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.
Assalammulaikum warahmatullahi wa barakaatuh
Ba’da tahmid dan shalawat
Syukur pada Alah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.
Ukhti, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.
Maaf ukhti, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di hadapanNya. Walaupun kau begitu rupawan lagi cantik, Ia lebih indah dan bercahaya dari dirimu. Ia berbuat apa saja sekehendakNya kepadamu. Dan ukhti, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya cemburu. Aku takut, hubungan kita selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.
Hari kamis kemarin (20/03/2008) aku pulang jalan kaki sehabis daftar ulang di gedung Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta. Ya, kali ini aku ikut ujian masuk UGM langsung di Yogyakarta. 2 tahun yang lalu aku ikut UM UGM dari Balikpapan, trus setahun yang lalu aku ikut tes di Makassar.
Nah, dalam perjalanan pulang ke kost-nya Fauzan (kost-an nya temenku waktu SMA dulu, tempat aku tinggal sementara di Jogja), aku berpapasan dengan sepasang suami istri yang sedang berboncengan dengan sepeda motor.
Aku duga sih, sepertinya mereka masih mahasiswa. Soalnya aku ngeliat suaminya masih muda. Istrinya yang mengenakan cadar itu memeluk suaminya dengan satu tangan erat banget. Entah apa karena takut jatuh atau sebagai wujud rasa sayang sang istri kepada suaminya. Sepertinya yang terakhir deh. Karena rasa sayang. Wujud dari kemesraan sepasang suami istri. Click to continue…
Bersyukurlah karena kita saat ini masih berpegang pada Agama Islam. Agama yang Insya Allah akan kita anut terus hingga nafas ini berhenti. Sebuah agama yang harus kita yakini kebenarannya.
Jangan biarkan diri kita seperti putik, yang mudah diterbangkan angin kemana-mana. Kita harus kuat. Kita harus punya akar yang kuat agar bisa terus menancap dengan tegak di bumi Allah ini. Kuatkanlah akar itu dengan terus belajar dan memperbaiki diri.
Perkenalkan, saya Fadli Wilihandarwo, panggil saja Fadli. Saat ini berstatus sebagai mahasiswa profesi kedokteran (Koas) di Fakultas Kedokteran UGM - Yogyakarta.
Mahasiswa yang bandel dalam artian positif. Tak bisa hanya berdiam diri pada ilmu kedokteran saja, tapi saya punya minat yang cukup tinggi juga di bidang teknologi, desain, bisnis dan memasak !
Karena prinsip hidup saya, profesi itu salah satu jalan hidup kita untuk membantu orang lain, tapi bukan menjadi satu-satunya keahlian kita.
Hire Me !
Saya siap bekerja sama dengan Anda dengan berbagai bidang yang saya geluti.
Seorang Calon Dokter (Coass) | Designer Web & Grafis | Video Shooter, Editor, Animator | Konsultan Bisnis Online | Trainer Motivasi & Team Building | Penulis |