Wilihandarwo dot Com

≡ Menu

Opini

Selalu Ada Hikmah di Balik Musibah, Selalu !

Kemarin (Rabu, 17 Juni 2009) sekitar jam 12 siang, aku mengalami musibah kehilangan tas ku di Musholla kampus. Isi tasku “lumayan” lengkap. Di dalamnya ada Apple MacBook White (my lovely laptop), HP Nokia 7610 kesayanganku, Hard Disk Portable Transcend Store Jet 320 GB (yang hingga terakhir sebelum hilang sudah terisi sekitar 270GB), 3 Buah Flash Disk, 20 CD kosong, Buku Praktikum, STNK Motor, Kunci Kost, Kunci Motor, Jaket kesayanganku, Jas Almamater, dan barang-barang pribadi lainnya.

Ceritanya gini, ketika aku datang ke mushalla untuk sholat, ternyata jamaah udah mencapai rakaat pertama. Otomatis aku ga bisa ke depan untuk menaruh tas biar lebih aman.

Nah, makanya aku naruh di bagian tengah masjid. Di sekitar tas ku itu ada juga beberapa tas lainnya. Tanpa menaruh curiga ataupun kekhawatiran aku pun meletakkan tas ku disana. Kemudian aku pergi ke kamar mandi sebentar untuk buar air kecil.

Sekembalinya dari kamar kecil, aku ngambil air wudhu untuk sholat. Dan ketika aku mau ngecek tasku, eh udah ga ada. Langsung deh, manggil temn-temenku yang ada di sekitar musholla itu untuk bantu nyariin dan menghubungi satpam kampus (btw, mereka teman-teman yang luar biasa! Langsung bergerak cepat, thanks banget).

Setelah dicari sana-sini, tas dan isinya itu pun belum tampak batang hidungnya. Setelah aku berusaha mencari dan pada akhirnya mengakui bahwa tas ku benar-benar hilang, semuanya aku kembalikan kepada Allah.

Aku yakin Allah mempunyai rencana yang sangat indah ketika aku di cobakan pada ujian ini. Dan ketika itu banyak temen-temen yang menasehatiku, bahwa yakinlah setelah ini Allah akan mengganti nya dengan hal yang lebih baik.

dan Terbukti !

Setelah kehilangan laptop itu, aku akhirnya menyadari beberapa hal yang menurutku adalah hikmah dari kehilangan tas dan isinya itu. Antara lain : [click to continue…]

Apa Arti sebuah Uang ?

Setiap dari kita pasti punya uang. Entah itu dalam jumlah yang sedikit ataupun dalam jumlah yang berlimpah. Nah, tentu saja kita harus menggunakan uang itu dengan bijak. Nah, di postingan kali ini saya ingin ngebahas tentang arti sebuah uang.

With money you can …
buy a house
but not a home

With money you can …
buy a clock
but not time

With money you can …
buy a bed
but not sleep

With money you can …
buy a book
but not knowledge

With money you can …
get a doctor
but not good health

With money you can …
buy a position
but not respect

With money you can …
buy blood
but not life

With money you can …
buy sex
but not love

“Kamu sekali-kali tidak sampai pada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai” (QS. Ali Imran : 92)

Jangan Jadi Mahasiswa yang Manja

Student in Class
Creative Commons License photo credit: foundphotoslj

“Ma, kirimin duit donk.. Uang bulanan dah habis nih. Soalnya kemarin habis belanja baju di Mall. Trus tadi pas jalan-jalan di Mall ada handphone model terbaru, pengen banget beli. Kirimin ya.. Satu juta aja..”

Weitss mungkin beberapa dari kita (termasuk saya dulu, hehehe) suka banget minta duit orang tua. Apalagi bagi mahasiswa yang hidupnya jauh dari orang tua. Dengan segudang alasan, bisa saja kita minta orang tua kita untuk mengirimkan duit lagi kepada kita. Padahal, baru 2 minggu yang lalu kiriman dari orang tua itu datang.

Bisa dibilang ini masalah yang klasik sekaligus memprihatinkan. Karena seharusnya, seorang mahasiswa adalah orang yang sedang bersiap untuk menjadi manusia dewasa yang mandiri. Dan saat menjadi mahasiswa lah, kita melatih kedewasaan dan kemandirian kita. Kapan lagi coba ? Tunggu mau wisuda ? Wah kelamaan donk. Masa udah tua masih minta duit orang tua terus.

Agar jangan minta duit terus

Banya cara yang bisa kita lakukan untuk mengatur keuangan bagi seorang mahasiswa. Dan tentunya agar nanti ga perlu sering-sering minta duit ortu lagi. Berikut adalah tips yang aku dapatkan dan terapkan selama beberapa tahun belakangan. Mudahan berguna, jika ada yang kurang, silahkan ditambah ya. [click to continue…]

Untuk Seseorang yang Belum Tergambar Wajahnya di Benakku


Creative Commons License photo credit: Zeyneeep!
Ah, entah kenapa tiba-tiba muncul tulisan ini. Tak perlu alasan kan untuk hal ini. Sudah menjadi fitrahnya. :) Ya, tulisan ini buat seseorang yang belum tergambar wajahnya di benak dan pikiranku. Orangnya seperti apapun aku tak tahu. Tapi aku berharap Ia sekarang sedang rajin-rajinnya memperbaiki diri. Shalat tak pernah lepas, puasa menjadi penahan nafsunya, zikir menjadi pengisi kesehariannya, dan sedekah selalu menjadi pembersih hartanya.

Jodoh itu Allah yang mengaturnya, jadi semuanya aku serahkan kepada Allah. Dia lah yang menentukan jodoh setiap hambanya. Kita selalu berharap yang terbaik kan ? Jadi baik dulu bagi diri sendiri. Insya Allah akan datang seorang bidadari (atau pangeran) yang terbaik untuk kita. Dan biarkan bidadari atau pangeran lain cemburu kepada kita. Insya Allah :)

Surat Cinta untuk Saudariku

Sebuah artikel yang sangat menyentuh sekaligus Insya Allah mampu membawa semangat perubahan bagi yang membacanya. Saya sarankan awali membaca artikel ini dengan niatan Lillahita’ala. Insya Allah, kalau Allah memberikan kemudahan bagi hambanya, semua pasti akan terjadi. [click to continue…]

Tema Buku yang Aku Suka : Kesehatan

Healthy cocktail
Creative Commons License photo credit: Cronfeld
Sebenarnya aku suka berbagai jenis buku. Mulai dari buku agama (wajib nih…), buku dan majalah tentang komputer, buku-buku pengembangan diri, buku-buku pertanian, buku tentang kepenulisan, buku-buku bisnis, dan terakhir novel. Jadi jangan kaget kalau kalian berkunjung ke kamar ku dan melihat rak buku ku, sangat bervariasi temanya.

Mengapa begitu ? Aku beranggapan dengan semakin bervariasinya buku yang kita baca, kita bisa menyelesaikan sebuah masalah dengan cara yang berbeda dari biasanya. Dan alhamdulillah hal ini pernah aku buktikan. Karena, dengan semakin banyaknya ilmu dan kata yang kita dapatkan dari cabang ilmu yang berbeda akan memperkaya pandangan dan perspektif kita. Coba deh.

Tapi tentu aja tiap orang mempunyai buku-buku favorit. Secara pribadi aku sangat menyukai buku-buku tentang kesehatan. Kenapa ? Sudah sangat jelas nampaknya kalau aku ingin membawa masa depanku ke bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Dan karena sekarang masih mahasiswa, makanya harus banyak baca buku tentang kesehatan. Biar entar ga asal jadi dokter aja. [click to continue…]