<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wilihandarwo dot Com</title>
	<atom:link href="http://www.wilihandarwo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wilihandarwo.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Apr 2011 16:27:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Ketika Allah ingin Menghibur Kita Melalui UjianNya&#8230;</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2011/04/23/ketika-allah-ingin-menghibur-kita-melalui-ujiannya/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2011/04/23/ketika-allah-ingin-menghibur-kita-melalui-ujiannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 16:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah.. Sungguh beruntung seorang Muslim itu, jika diberi ujian ia bersabar dan jika diberi nikmat ia bersyukur. Pernyataan ini bisa menjadi obat pelipur lara dikala kita sedang dirundung musibah dan kenikmatan. Beberapa hari terakhir ini pun aku mengalami apa yang sudah menjadi ketetapan Allah, sebuah ujian. Ujian mengenai seberapa besar rasa cintaku padaNya, sebuah ujian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft size-medium wp-image-78" style="margin-bottom: 10px; margin-right: 10px;" title="tanganberdoa" src="http://www.calonabi.com/wp-content/uploads/2011/04/tanganberdoa-274x300.jpg" alt="" width="274" height="300" align="left" />Bismillah..</p>
<p>Sungguh beruntung seorang Muslim itu, jika diberi ujian ia bersabar dan jika diberi nikmat ia bersyukur. Pernyataan ini bisa menjadi obat pelipur lara dikala kita sedang dirundung musibah dan kenikmatan.</p>
<p>Beberapa hari terakhir ini pun aku mengalami apa yang sudah menjadi ketetapan Allah, sebuah ujian. Ujian mengenai seberapa besar rasa cintaku padaNya, sebuah ujian tentang tawakal dan kesabaran, sebuah ujian mengenai selalu berhusnudzon padaNya.</p>
<p>Ya Allah, aku yakin, engkaulah pengatur hidup hamba. Karena itu, hamba percaya bahwa apapun yang menimpa hamba saat ini adalah bagian dari rencanaMu yang pasti berbuah kebaikan bagi hamba. Aamiin.<span id="more-375"></span></p>
<p><strong>Memberi Semangat, Menghilangkan Kegundahan</strong></p>
<p>Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengatasi kegundahan hatinya. Secara pribadi, saya lebih menyenangi cara mengatasi kesedihan itu dengan mencoba menjadi lebih berguna bagi orang lain. Salah satunya adalah dengan menyemangati orang lain.</p>
<p>Entahlah, ketika akhirnya bisa membuat orang tersenyum dan bersemangat, bisa menjadikan diri ini semangat pula. Dan itu yang coba aku lakukan beberapa hari belakangan ini, saat ujian kehidupan satu-persatu datang di saat yang hampir bersamaan.</p>
<p>Ingin rasanya mengeluhkan semuanya. Ingin lari dari semuanya. Namun aku yakin, dibalik segala ujian ini, selalu ada hikmah dan kebaikan yang bisa kita ambil.</p>
<p>Untuk membagi semangat itu, nih saya bagi beberapa nasehat dari ayat al Qur’an, hadits dan perkataan ulama yang semoga bisa menghibur setiap orang yang sedang mengalami musibah.</p>
<p><strong>Semakin Kuat Iman, Memang Akan Semakin Terus Diuji</strong></p>
<p>Dari Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata,</p>
<p><em>“Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,</em></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><em>“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.”[3]</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;"><em> </em></span>Musibah Terasa Ringan dengan Mengingat Penderitaan yang Dialami Orang Sholih</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p><em>“Musibah yang menimpaku sungguh akan menghibur kaum muslimin.”[1]</em></p>
<p>Dalam lafazh yang lain disebutkan.</p>
<p><em>“Siapa saja yang terasa berat ketika menghapi musibah, maka ingatlah musibah yang menimpaku. Ia akan merasa ringan menghadapi musibah tersebut.”[2]</em> Ternyata, musibah orang yang lebih sholih dari kita memang lebih berat dari yang kita alami. Sudah seharusnya kita tidak terus larut dalam kesedihan.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Di Balik Musibah, Pasti Ada Jalan Keluar</strong></p>
<p>Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p><em>“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)</em></p>
<p>Ayat ini pun diulang setelah itu,</p>
<p><em>“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)</em></p>
<p><em>Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Kata al ‘usr (kesulitan) menggunakan alif-lam dan menunjukkan umum (istigroq) yaitu segala macam kesulitan. Hal ini menunjukkan bahwa bagaimana pun sulitnya, akhir dari setiap kesulitan adalah kemudahan.”[4]</em></p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p><em>“Bersama kesulitan, ada kemudahan.”[5]</em></p>
<p><strong>Merealisasikan Iman adalah dengan Bersabar</strong></p>
<p>‘Ali bin Abi Tholib mengatakan,</p>
<p><em>“Sabar dan iman adalah bagaikan kepala pada jasad manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna), jika seseorang tidak memiliki kesabaran.”[6]</em></p>
<p><strong>Musibah Awalnya Saja Terasa Sulit, Namun Jika Bersabar akan Semakin Mudah</strong></p>
<p>Hudzaifah ibnul Yaman mengatakan,</p>
<p><em>“Sesungguhnya Allah tidaklah menciptakan sesuatu melainkan dari yang kecil hingga yang besar kecuali musibah. Adapun musibah, Allah menciptakannya dari keadaan besar kemudian akan menjadi kecil.”[7]</em> Allah menciptakan segala sesuatu, misalkan dalam penciptaan manusia melalui tahapan dari kecil hingga beranjak dewasa (besar) semacam dalam firman Allah,</p>
<p>“Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua.” (QS. Ghofir: 67)</p>
<p>Namun untuk musibah tidaklah demikian. Musibah datang dalam keadaan besar, yakni terasa berat. Akan tetapi, lambat laut akan menjadi ringan jika seseorang mau bersabar.</p>
<p><strong>Bersabarlah Di Awal Musibah</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p><em>“Yang namanya sabar seharusnya dimulai ketika awal ditimpa musibah.”[8]</em> Itulah sabar yang sebenarnya. Sabar yang sebenarnya bukanlah ketika telah mengeluh lebih dulu di awal musibah.</p>
<p><strong>Pahala Orang yang Mau Bersabar Tanpa Batas</strong></p>
<p>Ingatlah janji Allah,</p>
<p><em>“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, ganjaran bagi mereka adalah tanpa hisab (tak terhingga).” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan bahwa ganjarannya tidak bisa ditakar dan ditimbang. Ibnu Juraij mengatakan bahwa pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa dihitung sama sekali, akan tetapi ia akan diberi tambahan dari itu. Maksudnya, pahala mereka tak terhingga. Sedangkan As Sudi mengatakan bahwa balasan bagi orang yang bersabar adalah surga.[9]</em></p>
<p><strong>Akan Mendapatkan Ganti yang Lebih Baik</strong></p>
<p>Ummu Salamah -salah satu istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkata bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p><em>“Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un. Allahumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa [Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah ang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik]”, maka Allah akan memberinya ganjaran dalam musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik.” Ketika, Abu Salamah (suamiku) wafat, aku pun menyebut do’a sebagaimana yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perintahkan padaku. Allah pun memberiku suami yang lebih baik dari suamiku yang dulu yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”[10]</em></p>
<p>Do’a yang disebutkan dalam hadits ini semestinya diucapkan oleh seorang muslim ketika ia ditimpa musibah dan sudah seharusnya ia pahami. Insya Allah, dengan ini ia akan mendapatkan ganti yang lebih baik.</p>
<p>Semoga yang mendapati musibah semakin ringan menghadapinya dengan sedikit hiburan ini. Semoga kita selalu dianugerahi kesabaran dari Allah Ta’ala.</p>
<p>Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Dan atas izinNya pulalah, segala kesedihan akan terhapuskan dengan mudah.</p>
<p>Teringat perkataan seorang teman, sehabis mendung dan hujan yang lebat, selalu ada pelangi yang indah menanti. So, tetap ceria ya bagi siapapun yg sedang sedih. Insya Allah, Allah pasti bantu. Allah sangat sayang sama hambaNya.</p>
<p>Semangat !!!</p>
<p><strong>Referensi :</strong></p>
[1] Shahih Al Jami’, 5459, dari Al Qosim bin Muhammad. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.</p>
[2] Disebutkan dalam Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, Ibnu ‘Abdil Barr, hal. 249, Mawqi’ Al Waroq.</p>
[3] HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185). Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 3402 mengatakan bahwa hadits ini shahih.</p>
[4] Taisir Karimir Rahman, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 929, Muassasah Ar Risalah, cetakan pertama, tahun 1423 H</p>
[5] HR. Ahmad no. 2804. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih.</p>
[6] Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, hal. 250.</p>
[7] Idem.</p>
[8] HR. Bukhari no. 1283, dari Anas bin Malik.</p>
[9] Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 7/89, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H.</p>
[10] HR. Muslim no. 918.</p>
<p>Sumber : www.muslim.or.id, dengan beberapa penambahan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2011/04/23/ketika-allah-ingin-menghibur-kita-melalui-ujiannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sangat Yakin Jika Tulang Rusuk Ku Tak Akan Pernah Tertukar</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2011/01/19/sangat-yakin-jika-tulang-rusuk-ku-tak-akan-pernah-tertukar/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2011/01/19/sangat-yakin-jika-tulang-rusuk-ku-tak-akan-pernah-tertukar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 03:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah renungan untuk para ikhwan, agar ketika ingin menuju pernikahan dengan proses taaruf yang benar, dapat memperhatikan adab-adabnya. Salah satunya adalah tidak menggantungkan harapan kepada si calon. Cukuplah dengan terus memperbaiki diri dan lebih menjaga hati. Untuk penjagaan hati ini pun harus dari kedua belah pihak. Mudah-mudahan dengan proses yang benar, hasil akhirnya pun akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2011/01/rusuk.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-370" title="rusuk" src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2011/01/rusuk.jpg" alt="" width="424" height="306" /></a></p>
<p>Sebuah renungan untuk para ikhwan, agar ketika ingin menuju pernikahan dengan proses taaruf yang benar, dapat memperhatikan adab-adabnya. Salah satunya adalah tidak menggantungkan harapan kepada si calon.</p>
<p>Cukuplah dengan terus memperbaiki diri dan lebih menjaga hati. Untuk penjagaan hati ini pun harus dari kedua belah pihak. Mudah-mudahan dengan proses yang benar, hasil akhirnya pun akan benar.</p>
<p>Nampaknya tulisan ini ditulis oleh seorang akhwat yang sedang berada dalam kegelisahan dan merasa digantung. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari sini. Maaf ga bisa nyebutin dari mana tulisan ini saya dapat, yang jelas, cukup banyak beredar di beberapa blog. Sudahlah, tak apa. Yang penting nilainya bisa kita dapatkan.<span id="more-368"></span></p>
<blockquote><p>==========================================================</p>
<p>Ketika antum mengatakan : “ana akan ta’aruf dengan ukhti beberapa tahun lagi, ketika ukhti sudah lulus”</p>
<p>“untuk apa antum katakan itu skrg akhi?&#8230; Jika belum siap adalah jawabannya, lalu mengapa harus antum katakan rencana tersebut pada saya? Tak tahu kah antum, kalimat itu menggoyahkan kekokohan iman yang susah payah saya bangun.”</p>
<p>Ketika antum mengatakan: “ana ingin jaga hati ana untuk ta’aruf dengan ukhti nanti”</p>
<p>“Lantas, apakah dengan antum berkata seperti itu, lalu prilaku antum yang sering menelfon saya itu tidak berarti mengotori hati?. Antum memang sudah seharusnya menjaga hati, hingga tiba saatnya nanti untuk antum berikan seutuhnya kepada wanita yang berhak.”</p>
<p>Ketika antum mengatakan: “hati hati, di sana.. jaga diri baik baik..”</p>
<p>“Bukannya saya tidak suka diperhatikan dan dijaga, tapi cukuplah Allah yang akan menjagaku..Bukankah Allah adalah sebaik-baik Pelindung?”</p>
<p>Ketika antum mengatakan: “ana harap ukhti tidak ta’aruf dengan orang lain sebelum ana”</p>
<p>“Saya tidak bisa menjanjikan apapun, karena saya tidak tau apa yang akan terjadi nanti..”</p>
<p><strong>Sebuah ibroh,</strong></p>
<p>Wahai akhwat, jika datang kepadamu laki-laki baik-baik yang melamarmu, maka bisa jadi dialah pangeranmu.</p>
<p>Wahai ikhwan, jika gadis pujaanmu telah dikhitbah laki-laki lain, maka ikhlaskanlah. Bisa jadi dia bukanlah bidadarimu.</p>
<p>&#8220;Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk yang keji pula dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik….” (QS.24:26)&#8221;</p>
<p>Maka jika nantinya kita tidak berjodoh, mungkin saya tak cukup baik untukmu, pasti ada wanita lain yang lebih baik untukmu.. Dan yakinlah, jika memang aku adalah pasangan dari tulang rusukmu, maka tanpa antum minta untuk tidak ta’aruf dengan orang lainpun, saya akan tatap menjadi pendampingmu..<br />
Karena saya yakin TULANG RUSUK TAKKAN TERTUKAR</p>
<p>==========================================================</p></blockquote>
<p>Memang akan berat di awal, namun yakinlah proses-proses yang benar akan dinikmati keindahannya nanti disaat yang tepat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2011/01/19/sangat-yakin-jika-tulang-rusuk-ku-tak-akan-pernah-tertukar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Posting Blog dari BlackBerry</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/12/posting-blog-dari-blackberry/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/12/posting-blog-dari-blackberry/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 02:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/2010/08/12/posting-blog-dari-blackberry/</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar seminggu yang lalu baru aja saya memperpanjang domain blog ini setahun kedepan lagi. Tak terasa udah 4 tahun blog ini hadir di dunia maya. Tak terlalu penting-penting sih isinya, hanya tautan opiniku yang mudahan masih dapat berguna dan dapat diambil pelajaran di dalamnya. Sempat juga pasang surut kemauan menulis di blog ini, kadang rajin, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Sekitar seminggu yang lalu baru aja saya memperpanjang domain blog ini setahun kedepan lagi. Tak terasa udah 4 tahun blog ini hadir di dunia maya. Tak terlalu penting-penting sih isinya, hanya tautan opiniku yang mudahan masih dapat berguna dan dapat diambil pelajaran di dalamnya.<br />
Sempat juga pasang surut kemauan menulis di blog ini, kadang rajin, kadang malas. Total udah 156 postingan yang aku buat. Masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan waktu yang tersedia selama ini.</p>
<p>Udah beberapa kali juga blog ini berganti baju. Yah, ketika ada mood baik untuk ngedesain, aku akan ngerubah lagi desainnya.</p>
<p>Berbagai peralatan juga udah aku coba untuk nulis di blog ini. Mulai dari PC, Mac, hingga ponsel. Nah sekarang aku nyoba untuk pertama kali ngepost tulisan dari Blackberry ku. Lebih enak sih ngepost dari BB dibandingkan pake ponsel biasa. Karena selain ada keyboard QWERTYnya, juga ada aplikasi khusus di BB untuk nulis di blog wordpress.</p>
<p>Harapanku, mudahan dengan adanya BB ini bisa makin produktif lagi ngeblognya. Ok, ditunggu ya postingan-postingan selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/12/posting-blog-dari-blackberry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Sukses, Karena Aku Sering Gagal</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/aku-sukses-karena-aku-sering-gagal/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/aku-sukses-karena-aku-sering-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 02:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman yang luar biasa –yang dari mereka aku bisa mempelajari banyak hal –, nikmat semuanya.</p>
<p>Kalau melihat ke belakang, beberapa tahun lalu, secara pribadi aku termasuk orang yang sering gagal. Kuliah pernah gagal, secara finansial pernah gagal, secara pertemanan juga pernah gagal. Namun, aku menyadari bahwa walaupun itu disebut kegagalan, aku tak ingin menganggapnya seperti itu.</p>
<p>Kegagalan itu hanya sebuah jalan untuk kita tahu bahwa apa yang kita lakukan itu tidak berhasil untuk menuju sebuah tujuan. Mungkin saja kita kurang begitu kuat berusaha, kurang maksimal, atau memang jalan yang kita tempuh itu sudah salah. Makanya kita harus mencoba jalan lainnya.</p>
<p>Kalau manusia diberi kegagalan, jangan anggap itu benar-benar sebuah kegagalan. Ada cerita menarik dari Mario Teguh yang tayangannya sempat aku tonton. Beliau mengambil contoh hewan lumba-lumba. Ketika seekor lumba-lumba betina berenang di lautan bebas, ada anak lumba-lumba yang turut berada di samping lumba-lumba tersebut. Anak lumba-lumba ini terbiasa berjalan lurus saja tanpa melihat apa yang ada didepannya. Akibatnya, jika ada karang yang besar didepan, ia akan menabrak karang tersebut, dan bisa saja luka.</p>
<p>Nah, karena sang ibu sangat sayang kepada anaknya, maka si Ibu biasany akan berbelok, memasang badan untuk ditabrak anaknya. Ya, si ibu menggagalkan si anak untuk menabrak karang. Hey, bukankah itu sebuah hal yang bagus. Menggagalkan upaya si anak, agar tidak mendapat hal yang lebih buruk. Lebih baik kan ia hanya menabrak tubuh ibunya.</p>
<p>Begitu juga dengan manusia. Allah begitu sayang dengan kita, Maha Penyayang. Karena itu jika kita merasa digagalkan oleh Allah terhadap sesuatu, yakinlah bahwa itu karena Allah sayang sama kita. Allah mencegah agar kita mendapat hal yang lebih buruk lagi.</p>
<p>Jangan pernah suuzhon dengan Allah. Allah tahu apa yang terbaik buat hambaNya. Karena itu, kita harus menghadapi sebuah kegagalan dengan senyuman yang mengembang. Menatap ke depan, melihat lagi jalan lurus menanjak di depan.</p>
<p>Jangan pernah mengeluh, karena mengeluh bisa menjadi pelemah semangat kita.  Namun, jika kegagalan-kegalan itu terus berulang, mari lihat lagi atas apa yang telah kita lakukan. Barangkali cara kita salah. Kalau itu penyebabnya, coba cari cara lainnya.</p>
<p>Semoga berguna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/aku-sukses-karena-aku-sering-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baru ngeblog lagi</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/baru-ngeblog-lagi/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/baru-ngeblog-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 01:53:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Wah ga terasa udah lama ga ngeblog. Hmm.. manajemen waktu yang buruk, jadinya ga bisa membagi waktu untuk ngerjain beberapa hal, sehingga ada hal-hal yang harus dikesampingkan, termasuk salah satunya blog ini. Ok, sekedar merangkum apa yang terjadi sejak aku tidak menulis blog dulu hingga sekarang. Pertama, sekarang aku sudah menginjak tahun ke tiga di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Wah ga terasa udah lama ga ngeblog. Hmm.. manajemen waktu yang buruk, jadinya ga bisa membagi waktu untuk ngerjain beberapa hal, sehingga ada hal-hal yang harus dikesampingkan, termasuk salah satunya blog ini.</p>
<p>Ok, sekedar merangkum apa yang terjadi sejak aku tidak menulis blog dulu hingga sekarang.</p>
<p>Pertama, sekarang aku sudah menginjak tahun ke tiga di FK UGM. Alhamdulillah, waktu terasa begitu cepat berlalu. Tinggal satu setengah tahun lagi di FK, sebelum akhirnya di wisuda dan masuk ke Rumah Sakit menjadi koass.</p>
<p>Namun secara pribadi, ilmu 2 tahun ke belakang ini masih pada belum nyantol semua. Masih banyak konsep-konsep kedokteran yang belum tertanam. Tidak hanya sekedar menghafalnya, namun benar-benar paham. Sehingga jika nanti diberikan kasus penyakit yang ribet-ribet, aku bisa menyelesaikannya dengan mudah.<span id="more-282"></span></p>
<p>Kedua, pindah dari kost ke kontrakan. Udah lebih kurang 2 tahun aku ngekost di daerah Pogung. Enak sih. Namun sudah sebulan ini aku memutuskan untuk ngontrak rumah bersama teman-teman satu fakultas. Alasannya cukup sederhana, biar bisa belajar bareng. Sekarang kontrakanku yang baru pindah ke Jalan Magelang, Jatimulyo, Yogyakarta.</p>
<p>Nantinya, kami akan membuat program-program peningkatan diri bersama teman-teman satu kontrakan. Biar kontrakan kita tidak hanya sekedar kontrakan biasa, tapi juga punya nilai-nilai positif. Hal ini akan saya bahas di posting lainnya.</p>
<p>Ketiga, berbisnis. Dengan kebutuhan dana yang semakin besar tiap tahun, tak mungkin aku hanya mengharapkan dana tiap bulan masuk ke rekeningku. Sudah saatnya mandiri. Apalagi umur sekarang sudah melewati 22 tahun. Malu rasanya jika masih minta orang tua.</p>
<p>Bisnis apa yang aku tekuni ? Kalau dulu fokus cari duit online lewat blog, sekarang sudah agak bergeser. Sementara ini lebih suka bisnis offline. Jualan buku kedokteran. Sekalian bisa belajar juga dengan buku-buku itu. Ilmu dapet, duit dapet. Yah, bisnis online masih ada lah. Sekedar sampingan. Hehehe</p>
<p>Ok, segini dulu update pertama setelah vakum cukup lama. Mudah-mudahan nantinya bisa secara reguler menulis disini lagi. Amin.</p>
<p>NB : Makasih buat seorang pembaca blog ku yang mengingatkanku untuk mengupdate blog ini. Sampai-sampai dia ngirim message di facebook untuk ingetin itu. Makasih ya.  Memang ini asyiknya ngeblog, kita berasa memiliki manfaat buat orang lain. Dan itu yang akan jadi semangat ngeblog makin tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2010/08/01/baru-ngeblog-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbisnis Ala Rasulullah</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2009/08/26/berbisnis-ala-rasulullah/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2009/08/26/berbisnis-ala-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 10:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin malam (25/08) aku shalat tarawih di Masjid Kampus UGM. Alhamdulillah tahun ini aku masih mendapatkan kesempatan memasuki bulan Ramadhan kembali. Kerinduan setahun ini akhirnya tiba juga. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini membawa sesuatu yang &#8216;beda&#8217; dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sambil menunggu azan Shalat Isya, aku menyempatkan melihat-lihat buku yang dijual di pelataran masjid kampus ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Kemarin malam (25/08) aku shalat tarawih di Masjid Kampus UGM. Alhamdulillah tahun ini aku masih mendapatkan kesempatan memasuki bulan Ramadhan kembali. Kerinduan setahun ini akhirnya tiba juga. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini membawa sesuatu yang &#8216;beda&#8217; dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Sambil menunggu azan Shalat Isya, aku menyempatkan melihat-lihat buku yang dijual di pelataran masjid kampus ini. Memang setiap hari Jum&#8217;at dan pada bulan Ramadhan, pelataran masjid kampus yang megah ini dihiasi oleh penjual-penjual buku, parfum, hingga baju koko. Cukup membantulah bagi saya yang mencari barang-barang murah nan berkualitas.</p>
<p>Pandanganku terhenti pada sebuah buku yang berjudul &#8220;Rahasia Bisnis Rasulullah&#8221; karangan Prof. Laode Kamaludin, Ph.D. Rasanya tepat aku membeli buku ini, mengingat mulai saat ini aku kembali menekuni dunia bisnis lagi di sela-sela kuliah. Setelah membaca buku ini, aku kembali bersemangat menjalankan bisnis lagi. Tapi kali ini berbeda. Semangat kali ini lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.</p>
<p>Kenapa ?</p>
<p><span id="more-277"></span>Di awal buku ini digambarkan dengan jelas bagaimana kondisi masa kecil Rasulullah. Beliau terlahir miskin dan yatim piatu. Ayah beliau meninggal ketika Muhammad masih dalam kandungan ibundanya. Setelah berumur 6 tahun, Ibu beliaupun menyusul menghadap Allah. Karena itulah akhirnya beliau dirawat oleh pamannya.</p>
<p>Karena mengetahui keadaannya yang serba terbatas itulah, Muhammad kecil berusaha mendobrak belenggu itu (miskin dan yatim-piatu). Beliau tak ingin berdiam diri dan berpasrah atas kondisi yang beliau dapatkan itu. Akhirnya beliau pun menekuni pekerjaan sebagai penggembala kambing. Mungkin kedengarannya mudah. Namun sebenarnya hal ini sungguh sulit. Mengingat waktu itu beliau menggembalakannya di tengah padang pasir, dimana banyak hewan-hewan buas. Lagipula jumlah kambing yang beliau gembalai itu tidak sedikit, mencapai ratusan.</p>
<p>Kambing yang beliau gembalakan itu selalu pulang dengan keadaan kenyang, sehat dan lengkap. Karena itulah orang-orang arab banyak yang mempercayai beliau. Kiprah jiwa bisnis beliau tak hanya berkutat di masalah menggembalai kambing saja, melainkan pernah menjadi utusan dagang dari Khadijah, istri beliau kelak.</p>
<p>Waktu itu, misi bisnis yang beliau emban itu sangat sukses. Mampu meraup keuntungan yang sangat besar. Karena itu tak heran, ketika beliau melamar Khadijah dengan mahar 100 unta merah, yang kalau dikonversikan dalam rupiah sekitar 6 Milyar rupiah. Sebuah angka yang sangat fantastis di umur beliau yang masih sangat muda belia.</p>
<p>Banyak konsep bisnis beliau yang masih relevan dengan zaman sekarang ini. Diantaranya adalah kejujuran. Yah, dalam berbisnis, hal ini sangat penting, karena akan meningkatkan trust para pelanggan kita. Beliau juga menanamkan konsep kreatif dalam berbisnis, tak hanya jadi follower saja.</p>
<p>Begitulah, setelah membaca buku itu, aku menjadi bersemangat lagi untuk berbisnis ala Rasulullah. Dunia dapet, akhirat dapet&#8230; Insya Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2009/08/26/berbisnis-ala-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu Ada Hikmah di Balik Musibah, Selalu !</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2009/06/18/selalu-ada-hikmah-di-balik-musibah-selalu/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2009/06/18/selalu-ada-hikmah-di-balik-musibah-selalu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 10:39:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin (Rabu, 17 Juni 2009) sekitar jam 12 siang, aku mengalami musibah kehilangan tas ku di Musholla kampus. Isi tasku &#8220;lumayan&#8221; lengkap. Di dalamnya ada Apple MacBook White (my lovely laptop), HP Nokia 7610 kesayanganku, Hard Disk Portable Transcend Store Jet 320 GB (yang hingga terakhir sebelum hilang sudah terisi sekitar 270GB), 3 Buah Flash [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Kemarin (Rabu, 17 Juni 2009) sekitar jam 12 siang, aku mengalami musibah kehilangan tas ku di Musholla kampus. Isi tasku &#8220;lumayan&#8221; lengkap. Di dalamnya ada Apple MacBook White (my lovely laptop), HP Nokia 7610 kesayanganku, Hard Disk Portable Transcend Store Jet 320 GB (yang hingga terakhir sebelum hilang sudah terisi sekitar 270GB), 3 Buah Flash Disk, 20 CD kosong, Buku Praktikum, STNK Motor, Kunci Kost, Kunci Motor, Jaket kesayanganku, Jas Almamater, dan barang-barang pribadi lainnya.</p>
<p>Ceritanya gini, ketika aku datang ke mushalla untuk sholat, ternyata jamaah udah mencapai rakaat pertama. Otomatis aku ga bisa ke depan untuk menaruh tas biar lebih aman.</p>
<p>Nah, makanya aku naruh di bagian tengah masjid. Di sekitar tas ku itu ada juga beberapa tas lainnya. Tanpa menaruh curiga ataupun kekhawatiran aku pun meletakkan tas ku disana. Kemudian aku pergi ke kamar mandi sebentar untuk buar air kecil.</p>
<p>Sekembalinya dari kamar kecil, aku ngambil air wudhu untuk sholat. Dan ketika aku mau ngecek tasku, eh udah ga ada. Langsung deh, manggil temn-temenku yang ada di sekitar musholla itu untuk bantu nyariin dan menghubungi satpam kampus (btw, mereka teman-teman yang luar biasa! Langsung bergerak cepat, thanks banget).</p>
<p>Setelah dicari sana-sini, tas dan isinya itu pun belum tampak batang hidungnya. Setelah aku berusaha mencari dan pada akhirnya mengakui bahwa tas ku benar-benar hilang, semuanya aku kembalikan kepada Allah.</p>
<p>Aku yakin Allah mempunyai rencana yang sangat indah ketika aku di cobakan pada ujian ini. Dan ketika itu banyak temen-temen yang menasehatiku, bahwa yakinlah setelah ini Allah akan mengganti nya dengan hal yang lebih baik.</p>
<p>dan Terbukti !</p>
<p>Setelah kehilangan laptop itu, aku akhirnya menyadari beberapa hal yang menurutku adalah hikmah dari kehilangan tas dan isinya itu. Antara lain :<span id="more-274"></span></p>
<ol>
<li>Melatih kedewasaan. Yah aku mencoba bersikap tenang dan tidak gegabah ketika mengalami hal itu. Mudah-mudahan ini sebagai jalan dari Allah agar aku bisa melatih kesabaran dan ketegaran. Insya Allah.</li>
<li>Semakin mengingat Allah. Kehilangan barang-barang ini salah satu jalan dari Allah untuk mengiatkanku agar lebih mencintai-Nya daripada mencintai materi dunia ini. Terima kasih kepada teman-teman yang telah mengiatkanku akan hal ini.</li>
<li>Beristirahat sejenak dari dunia teknologi. Nampaknya sejak dulu aku susah banget dipisahkan dengan teknologi. Allah saat ini sedang menguji ku agar beristirahat sejenak dari dunia tekno. Mungkin saja, selama ini waktu ku lebih banyak bersentuhan dengan &#8220;mereka&#8221; dibandingkan mengingat Allah dan beribadah. Mungkin sudah saatnya untuk merehatkan diri dan banyak-banyak bermuhasabah.</li>
<li>Dapat Order ! Yah, ini salah satu manfaat sampingan yang kudapatkan. Setelah kehilangan itu, ada salah satu mahasiswa keperawatan yang sedang berada di masjid itu menghampiriku. Menanyakan musibah yang kualami dan berbincang-bincang. Dan ujung-ujungnya pembicaraan mengarah kebisnis. Dia menawari ku order untuk mengerjakan buku angkatan mereka. Yah, alhamdulillah. Lumayan, bisa buat nabung untuk beli laptop lagi.</li>
<li>Makin kenal satpam. Karena ketika hilang ini aku langsung lapor satpam, dan bersama-sama satpam aku mencarinya, kedekatan dengan satpam di kampus jadi lebih akrab daripada sebelumnya. Sekarang kalau aku keluar dari kampus cukup senyum aja tanpa memeriksa STNK (di kampusku biasanya seluruh motor diperika STNK nya sebelum keluar). Yah itu juga hikmah menurutku.</li>
</ol>
<p>Nah, itulah hal-hal yang bisa kupetik dari ujian ini. Aku harus bisa lolos dari ujian ini biar bisa mendapat nilai A+ dari Allah. Amin.</p>
<p>Tetap Semangat !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2009/06/18/selalu-ada-hikmah-di-balik-musibah-selalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How I Can Enhance My Business Through Blog</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/29/how-i-can-enhance-my-business-through-blog/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/29/how-i-can-enhance-my-business-through-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 14:42:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[I have become professional blogger for almost 1 year. I still remember when in the first time I can making money online through this blog. I don&#8217;t put any advertising on this blog. In the first time I write on this blog, I just sell my design skills. I make one post about the skills [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>I have become professional blogger for almost 1 year. I still remember when in the first time I can making money online through this blog. I don&#8217;t put any advertising on this blog. In the first time I write on this blog, I just sell my design skills. I make one post about the skills I have. In that time, I can&#8217;t imagine the post can make me get a lot of web design order. I just make one post. How if I make this blog, special for business ? I&#8217;m sure I can make more money from it.</p>
<h3>So, what lesson you can get from my experience ?</h3>
<p>For now, people like to read blog instead of read &#8216;serious media&#8217;, like newspaper. In blog, people can connect to the reader more personally. So you can bring the reader opinion to the opinion you want. It&#8217;s include to sell your product (or another people&#8217;s product).</p>
<p>If you want to make your blog as a business, you must prepare a few things. There is an article about <a href="http://www.web-articles.info/e/a/title/How-blogs-can-help-your-business/">how blogs can help your business</a>. This article teach you from beginning, start from how to creating great ideas, creating great products, and also increasing visibility.</p>
<p>So, when you have free time, just read this article and start your business right now. Good luck my friend for your business.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/29/how-i-can-enhance-my-business-through-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How Blog Advertising Works ?</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/26/how-blog-advertising-works/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/26/how-blog-advertising-works/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 11:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Until now, I have become a professional blogger for almost one year. I still remember one year ago I hit my publish botton on my blog. In that time, I don&#8217;t relise I can making money online through this blog. My first money maker online is through paid review. This program is easy to use. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl id="attachment_265" class="wp-caption aligncenter" style="width: 444px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-265 " title="Paying-Post" src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2009/05/picture-1.png" alt="www.payingpost.com | Blog Advertising" width="434" height="223" /></dt>
</dl>
</div>
<p>Until now, I have become a professional blogger for almost one year. I still remember one year ago I hit my publish botton on my blog. In that time, I don&#8217;t relise I can making money online through this blog.</p>
<p>My first money maker online is through paid review. This program is easy to use. You just write original about some products in your blog, and publish the url to the blog advertising broker. If your post meet with their qualification, you will get the money from advertiser. It&#8217;s really easy for advertiser to make <a href="http://www.payingpost.com" target="_blank">advertise on blogs</a>.</p>
<p>One of the blog advertising site is PayingPost.com. I just registered on this site, and this blog has been approved in just 2 days, and I can start making money online with them. </p>
<h3>Why we can get money from them ?</h3>
<p>As we know, most of people start from search engine to search something they want. For advertiser, this is one important sources to bring visitor to their site and of course to buy any product they sell. </p>
<p>But the problem is, if the company isn&#8217;t the one and only sell the product it&#8217;s too hard to make the site in the first page of search engine result. Most of people trust (and it&#8217;s proved until now), if your site is linked from many blogs or website, your site will get the better Search Engine Result Position (SERP) in Google for example. This method is also called <a href="http://www.web-articles.info/e/a/title/BackLink-Building-plan-and-the-quality-of-links/">backlink building</a>.</p>
<p>So, for the company it&#8217;s a good news for them. They will get many visitor, and you as a blogger will get the money from advertiser. It&#8217;s easy huh ?</p>
<p>So, what are you waiting for ? Just register on Paying Post. For you as a blogger, you can read first the information regarding this <a href="http://www.payingpost.com/get-paid-to-blog.php">blog advertising</a> system on their site.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/26/how-blog-advertising-works/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andai Aku Dokter Indonesia</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/21/andai-aku-dokter-indonesia/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/21/andai-aku-dokter-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 12:05:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Pasti ku kan malu melihat banyak warga miskin yang ga bisa berobat hanya gara-gara masalah duit. Sedangkan di sana-sini masih banyak orang kaya yang rela menghamburkan duitnya berobat ke negeri singa di seberang sana.. Andai aku dokter Indonesia, mungkin ku kan begitu sulit memberikan diagnosis dan treatment yg tepat tuk semua pasienku kelak, karena terbatasnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Pasti ku kan malu melihat banyak warga miskin<br />
yang ga bisa berobat hanya gara-gara masalah duit.<br />
Sedangkan di sana-sini masih banyak orang kaya yang rela<br />
menghamburkan duitnya berobat ke negeri singa di seberang sana..</p>
<p>Andai aku dokter Indonesia,<br />
mungkin ku kan begitu sulit memberikan diagnosis dan<br />
treatment yg tepat tuk semua pasienku kelak, karena terbatasnya peralatan yg kupunya di klinik.<br />
Tak seperti dokter2 diluar sana yg punya seabrek alat2 canggih nan mahal untuk pasiennya.<br />
<span id="more-261"></span><br />
Andai aku dokter Indonesia,<br />
barangkali aku akan sering menghela nafas &#8220;huff..&#8221;<br />
melihat kekacauan sistem kesehatan di negara ini.<br />
Bukan seperti di luar sana yang sistem kesehatannya lebih baik,<br />
sehingga tak perlu idealisme seorang dokter itu dipertaruhkan..</p>
<p>tapi..</p>
<p>Aku tetap ingin jadi dokter Indonesia<br />
dokter yang bangga dengan tanah air ini.<br />
dokter yang tak melulu memikirkan apakah<br />
pasien ini punya duit atau ga.<br />
Hingga aku bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk mereka.</p>
<p>Ya, aku masih tetap ingin menjadi dokter Indonesia<br />
yang bisa selalu memberikan diagnosis dan treatment yang tepat<br />
kepada pasienku kelak, walaupun tanpa peralatan canggih sekalipun.<br />
Karna kutahu, penyakit itu bukan melulu soal virus dan bakteri,<br />
tapi lebih dari itu.<br />
Jiwa.<br />
Memperlakukan pasien sebagai seorang manusia,<br />
bukan benda yg berpenyakit.</p>
<p>Dan mulai saat ini aku begitu bersemangat untuk jadi Dokter Indonesia<br />
dimana aku bisa sedikit membantu kesehatan orang-orang di negeri ini.<br />
Negeri yang luar biasa hebatnya..<br />
Negeri yang luar biasa kayanya..<br />
Tak ada yg perlu disalahkan atas kekacauan yg kau rasakan sekarang pada bangsa ini.<br />
Ya, tak perlu.</p>
<p>Kitalah yang salah. Aku dan kamu.<br />
yang tak bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.<br />
Hanya berharap orang lainlah yang melakukan hal baik buat kita.</p>
<p>21 mei 2009<br />
kostan &#8211; pogung dalangan &#8211; jogja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2009/05/21/andai-aku-dokter-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

