<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Blog Pribadi Fadli Wilihandarwo</title>
	<atom:link href="http://www.wilihandarwo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wilihandarwo.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 07:48:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Resensi Buku : Jangan ke Dokter Lagi ! Rahasia Sistem Imun dan Kiat Menghalau Penyakit</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-jangan-ke-dokter-lagi-rahasia-sistem-imun-dan-kiat-menghalau-penyakit/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-jangan-ke-dokter-lagi-rahasia-sistem-imun-dan-kiat-menghalau-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 04:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[

	
	Sebuah Buku yang Wajib Ada di Rak Buku Keluarga

Dari judulnya, mungkin sebagian dokter (atau calon dokter seperti saya) akan berkeringat dingin. Bagaimana tidak, sudah menjadi pandangan umum bahwa pasien merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian dokter. Kalau pasien tidak ke dokter, berarti dokter itu tidak memiliki penghasilan lagi.
Tapi saya mendukung itu, setelah membaca buku Patch [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div class="img alignright size-full wp-image-211" style="width:300px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/jangan-ke-dokter-1.jpg" alt="" width="300" height="200" />
	<div>Sebuah Buku yang Wajib Ada di Rak Buku Keluarga</div>
</div>
<p>Dari judulnya, mungkin sebagian dokter (atau calon dokter seperti saya) akan berkeringat dingin. Bagaimana tidak, sudah menjadi pandangan umum bahwa pasien merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian dokter. Kalau pasien tidak ke dokter, berarti dokter itu tidak memiliki penghasilan lagi.</p>
<p>Tapi saya mendukung itu, setelah membaca buku Patch Adams, saya merancang ulang lagi masa depanku. Kelak jika telah lulus dari pendidikan dokter (Insya Allah 6 tahun lagi), aku akan menjadi dokter yang menyarankan pasien agar jangan datang ke tempat praktek ku lagi. Sambil memasang tulisan besar-besar di ruang praktek, “Mohon Jangan Sakit Lagi, Ilmu Kedokteran itu Tidak Sempurna dan Mahal.”</p>
<p>Memang stigma masyarakat kita kebanyakan adalah jika sakit, langsung pergi ke dokter. Dan dokter berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk menyembuhkan penyakit pasiennya itu. Hanya sampai disitu.</p>
<p>Jarang sekali seorang pasien menganalisa sumber utama penyebab penyakitnya. Dan tidak berusaha menyembuhkan sumber utama itu. Misalnya stress, gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan yang kotor, tidak dekat dengan Yang Maha Mengobati, tidak bersyukur dengan apa yang telah didapatnya, tidak berbagi dengan orang lain, dan segudang masalah pokok lainnya.</p>
<p>Nah, salah satu poin yang membuat orang terus menerus ke dokter adalah karena lemahnya sistem imun seseorang. Ketika sistem imun seseorang lemah, maka berbagai virus dan bakteripun akan mudah sakit.<span id="more-210"></span></p>
<h3>Tubuh Ini Punya Pasukan yang Luar Biasa Hebatnya</h3>
<p></p>
<div class="img alignleft size-full wp-image-212" style="width:200px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/jangan-ke-dokter-2.jpg" alt="" width="200" height="300" />
	<div>Bekal agar Jangan Ke Dokter Lagi</div>
</div>
<p>Percaya tidak kalau air liur kita mampu menahan serangan virus AIDS ? Yah, di dalam buku ini dijelaskan berbagai manfaat organ dan kelenjar dalam tubuh untuk mendukung sebuah sistem pertahanan yang sangat kompleks dan canggih.</p>
<p>Ibarat sebuah negara, sistem imun merupakan TNI-nya tubuh. Ia siap berperang kapan saja dan dimana saja. Ketika para musuh kuman, bakteri dan virus mulai menyerang, dengan segenap tenaga, kemampuan, ilmu, dan persenjataan yang lengkap, sistem imun siap melindungi negara yang sangat dicintainya ini –tubuh kita-.</p>
<p>Mungkin dari kita tidak banyak yang tahu, kadang kita tidak bisa adil terhadap sistem imun tubuh kita. Mereka yang sudah berperang mati-matian menjaga tubuh kita, eh kita tidak memperdulikan mereka. Malah sebaliknya kita melemahkan sistem pertahanan tubuh kita sendiri melalui makanan-makanan yang tidak sehat (junk food), mengabaikan jam biologis tubuh dengan tidur tak teratur, stress, merokok, dan ratusan kebiasaan tak sehat kita.</p>
<h3>Mari Memberi Makan Sistem Imun Kita</h3>
<p><a title="FOODS 008.jpg" href="http://www.flickr.com/photos/33123827@N00/401433449/" target="_blank"><img src="http://farm1.static.flickr.com/116/401433449_c5a037c9aa.jpg" border="0" alt="FOODS 008.jpg" width="450" height="325" /></a><br />
<small><a title="Attribution-NoDerivs License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nd/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Amy Nguyen" href="http://www.flickr.com/photos/33123827@N00/401433449/" target="_blank">Amy Nguyen</a></small></p>
<p>Subhanallah… Mungkin hanya itu yang bisa aku ucapkan ketika membaca buku ini. Begitu banyak hal yang kulakukan terhadap tubuh ini yang membuatnya makin tersiksa. Misalnya suka tidur larut, terlalu banyak makan gula, dll.</p>
<p>Banyak hal-hal baru yang kuketahui tentang tubuhku sendiri. Dan aku tidak menyadarinya. Sungguh Allah menciptakan segala sesuatunya dengan manfaat yang luar biasa.</p>
<p>Benarlah sebuah pepatah mengatakan, kita adalah apa yang kita makan. Makanan menjadi sangat penting dalam membangun tubuh kita. Kita sehat karena makanan kita yang sehat, kita sakit juga karena kita sering memakan makanan yang tidak sehat.</p>
<p>Berbagai daftar makanan yang sebaiknya kita hindari tersaji lengkap di buku ini. Termasuk gula yang paling aku senangi. Dan berkat buku ini, perlahan-lahan aku ingin menghilangkan secara perlahan konsumsi gula dalam menuku sehari-hari. Ternyata banyak penyakit yang ditimbulkan dari konsumsi gula ini. Lagipula gula pula yang membuat tubuhku semakin malas melakukan kegiatan.</p>
<p>Berikut makanan-makanan yang sebaiknya kita konsumsi sebagai cara untuk meminimalkan (atau menghilangkan sama sekali) kunjungan kita ke dokter.</p>
<p><strong>#1. Tomat. </strong>Mengkonsumsi tomat mentah minimal satu buah perhari akan mengurangi resiko terhadap berbagai kanker. Apalagi kalau kita sering memakan makanan yang dibakar (misalnya sate, ayam bakar, ikan bakar, dan bakar-bakaran lainnya), wajib hukumnya memakan tomat di akhir hidangan. Karena makanan yang dibakar banyak mengandung bahan karsinogen, salah satu penyebab kanker.</p>
<p><strong>#2. Bawang Putih. </strong>Seiris bawang putih setiap hari saja mampu mengurangi kadar kolesterol sebesar sembilan persen. Selain itu, manfaat lain dari mengkonsumsi bawang putih adalah merangsang pertumbuhan sel darang putih untuk melawan penyakit, memicu aktifitas sel pembunuh bakteri dan virus, serta meningkatkan produksi antibodi.</p>
<p><strong>#3. Anggur. </strong>Buah ini mampu menghalangi pertumbuhan tumor. Hal ini dikarenakan dalam anggur terdapat komponen yang disebut sebagai resveratrol.</p>
<p><strong>#4. Kedelai. </strong>Banyak mengandung isoflavones yang berguna untuk melindungi kita dari kanker. Kedelai juga merupakan sumber protein yang baik.</p>
<p>Masih banyak lagi makanan yang dianjurkan oleh buku ini agar kita bisa menghindarkan diri dari sakit. Segera baca, dan Anda akan banyak berucap Alhamdulillah akan apa yang Anda punya saat ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-jangan-ke-dokter-lagi-rahasia-sistem-imun-dan-kiat-menghalau-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku : Patch Adams &#124; Menemukan Arti Sebenarnya dari Praktek Kedokteran</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-patch-adams-menemukan-arti-sebenarnya-dari-praktek-kedokteran/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-patch-adams-menemukan-arti-sebenarnya-dari-praktek-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 03:31:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[

	
	Buku Patch Adams

Saat ini, tidak sedikit dokter yang sangat tergantung dengan alat-alat kedokteran yang canggih untuk menjalani prakteknya. Ketika alat-alat itu tidak ada, maka otomatis mereka tidak bisa melakukan praktek kedokterannya dengan baik. Sungguh ironis memang melihat hal ini sudah semakin menggejala di kalangan praktisi kesehatan.
Seakan-akan, dunia kedokteran adalah dunia yang dipenuhi oleh alat-alat canggih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div class="img alignleft size-full wp-image-207" style="width:200px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/patch-adams-1.jpg" alt="" width="200" height="300" />
	<div>Buku Patch Adams</div>
</div>
<p>Saat ini, tidak sedikit dokter yang sangat tergantung dengan alat-alat kedokteran yang canggih untuk menjalani prakteknya. Ketika alat-alat itu tidak ada, maka otomatis mereka tidak bisa melakukan praktek kedokterannya dengan baik. Sungguh ironis memang melihat hal ini sudah semakin menggejala di kalangan praktisi kesehatan.</p>
<p>Seakan-akan, dunia kedokteran adalah dunia yang dipenuhi oleh alat-alat canggih yang dibeli dari milyaran rupiah uang rakyat. Dan lebih ironis lagi, tidak semua rakyat –yang turut membayar lewat pajak- bisa menikmatinya.</p>
<p>Banyak cerita dokter-dokter baru yang ditempatkan di daerah terpencil sangat kesulitan mengembangkan kemampuannya dibandingkan ketika dia kuliah dulu di kota. Hal ini tak lain karena ketergantungan alat-alat kedokteran. Sehingga kemampuan asli dari si dokter ini tidak keluar.</p>
<p>Nah, buku ini mencoba memberikan pemahaman mengenai hal tersebut kepada praktisi kesehatan dan pasien mengenai pentingnya memurnikan kembali ajaran kedokteran ini.<span id="more-206"></span></p>
<h3>Siapa Patch Adams ?</h3>
<p></p>
<div class="img alignright size-full wp-image-208" style="width:200px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/patch-adams-3.jpg" alt="" width="200" height="300" />
	<div>Gaya ala Badutnya Selalu Mengundang Tawa</div>
</div>
<p>Dokter, aktivis sosial, badut profesional, diplomat rakyatm penulis, dan pendiri Gesundheit! Institute.</p>
<p>Hunter Campbell “Patch” Adams, atau biasa dipanggil Patch Adams saja, merupakan seorang dokter lulusan dari Medical College of Virginia, Health Science Divisions of Virginia Commonwealth University. Bisa dibilang sebagai dokter yang sangat eksentrik dengan ciri khasnya berupa hidung merah besar ala badut yang sering dikenakannya.</p>
<p>Sejak kuliah kedokterannya, ia termasuk orang yang anti kedokteran modern. Dimana pasien dilakukan bagai robot, dan meminta bayaran yang tinggi pula. Hal ini yang mengusik nurani Patch untuk mengubah itu semua. Mengembalikan seni ilmu kedokteran ke asalnya dimana rasa kasih sayang dan penuh perhatian diberikan kepada pasien.</p>
<h3>Perwujudan Mimpi seorang Patch Adams</h3>
<p>Patch bersama rekannya telah membangun Gesundheit! Institute. Fasilitas kesehatan yang memiliki luas 147 hektar ini berada di Pocahontas County, West Virginia, Amerika Serikat.</p>
<p>Siapapun boleh datang kesini –anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang kaya (yang kekurangan rasa cinta di rumah sakit lainnya), para korban perang yang diabaikan oleh negara- dan kabar baiknya tidak dipungut bayaran alias gratis.</p>
<p>Gratis ? Ya, gratis. Patch ingin menunjukkan bahwa dengan tidak memungut bayaran, ia bisa memberikan cinta dan kasih sayang kepada para pasiennya. Memang sudah sepantasnya rumah sakit dan dokter tidak melibatkan bisnis dalam praktek kedokteran. Patch melihat hal itu sebagai hal yang salah.</p>
<p>Di Gesundheit, Patch tak hanya menyediakan fasilitas kesehatan, ia juga menyediakan sebuah lahan yang penuh dengan tanaman. Siapa saja boleh menanam dan memakannya. Para pasien boleh tinggal disitu dan bercocok tanam. Yang hasilnya bisa dimakan bersama-sama dengan pasien lainnya.</p>
<p>Tak ayal lagi, hal ini lah yang membuat banyak pasien sembuh. Rasa cinta dan penuh perhatian yang diberikan oleh seluruh praktisi kesehatan di Gesundheit membuat tubuh pasien menghasilkan kesembuhan yang alami.</p>
<p>Bagaimana seorang Patch Adams bisa mengumpulkan duit untuk menjalankan biaya operasionalnya ? Baca aja deh selengkapnya di buku. Pokoknya, sebuah cara yang sangat luhur. Wajib dituru oleh siapapun yang ingin membantu sesama.</p>
<h3>Cara Praktek yang Unik</h3>
<p>Patch juga menyajikan sebuah praktik kedokteran yang berbeda. Ia mendatangi pasien-pasiennya dengan menggunakan sepeda beroda satu. Dengan pakaian badut dan hidung besar merahnya, membuat siapa saja pasti tertawa dan mampu melupakan sedikit rasa sakit yang dialaminya.</p>
<p>Patch juga sering melakukan kunjungan ke rumah pasiennya. Ia beranggapan kalau untuk menganalisa (anamnesis) penyakit seorang pasien tidak hanya bisa melalui wawancara dan pemeriksaan di ruang praktek saja.</p>
<p>Melalui kunjungan ke rumah, Patch bisa melihat dengan jelas gaya hidup seseorang, kebersihan lingkungannya, pola makan dan berbagai hal lainnya yang dapat menunjukkan sebab suatu penyakit timbul. Sehingga ia bisa memberikan masukan untuk mengobati penyakit dari sumbernya langsung.<br />
Sebuah Buku Wajib bagi Siapa Saja<br />
Walaupun sebagaian besar buku ini sangat bermanfaat untuk praktisi kesehatan (dokter, perawat, bidan, ahli kesehatan masyarakat), tetapi saya merekomendasikan buku ini untuk siapa saja.</p>
<p>Di bagian terakhir dari buku ini ada beberapa tips yang diberikan untuk seorang dokter, tenaga profesional di bidang perawatan kesehatan, mahasiswa kedokteran, bahkan hingga orang-orang diluar praktik kedokteran. Semua orang bisa melakukan perubahan untuk mewujudkan praktik kesehatan yang sebenarnya.</p>
<p>Jadi, segeralah pergi ke toko buku manapun dan temukan buku setebal 228 halaman ini. Dan saya yakin, anda akan berempati dengan apa yang dilakukan oleh seorang dokter eksentrik, Patch Adams, M.D.</p>
<div class="img aligncenter size-full wp-image-209" style="width:300px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/patch-adams-4.jpg" alt="" width="300" height="200" />
	<div>Segera Beli ! Dan Rasakan Ketulusan Seorang Patch Adams</div>
</div>
<p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/07/01/resensi-buku-patch-adams-menemukan-arti-sebenarnya-dari-praktek-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Mau Usul nih Panitia PBJ 2008</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/aku-mau-usul-nih-panitia-pbj-2008/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/aku-mau-usul-nih-panitia-pbj-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 18:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[
 photo credit: FotoDawgSebuah event apapun tanpa ada feedback dari para pengunjung ataupun peserta, bagai sayur tanpa garam. Karena kurang sedap rasanya kalau acara kita tidak di apresiasi oleh pengunjung ataupun peserta.
Karena itu penting sekali mendengarkan feedback dari targeted audience kita. Seburuk dan sebagus apapun itu, sebagai panitia harus menerimanya dengan tangan terbuka. Toh ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="float:left;"><a title="Dysfunctional family" href="http://www.flickr.com/photos/11946934@N00/358408863/" target="_blank"><img src="http://farm1.static.flickr.com/131/358408863_63d384c83c.jpg" border="0" alt="Dysfunctional family" width="338" height="260" /></a><br />
<small><a title="Attribution License" href="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="FotoDawg" href="http://www.flickr.com/photos/11946934@N00/358408863/" target="_blank">FotoDawg</a></small></span>Sebuah event apapun tanpa ada feedback dari para pengunjung ataupun peserta, bagai sayur tanpa garam. Karena kurang sedap rasanya kalau acara kita tidak di apresiasi oleh pengunjung ataupun peserta.</p>
<p>Karena itu penting sekali mendengarkan feedback dari <em>targeted audience</em> kita. Seburuk dan sebagus apapun itu, sebagai panitia harus menerimanya dengan tangan terbuka. Toh ini demi kepuasan kedua belah pihak (panitia dan peserta).</p>
<p>Karena aku ga pernah ke Pesta Buku Jakarta 2008, makanya usul dan saranku kali ini tidak berhubungan dengan <em>venue</em> (tempatnya). Melainkan hal-hal yang kudapat dengan membaca website PBJ 2008. Berikut beberapa usul dan saranku.<span id="more-202"></span></p>
<h3>Webnya Lebih Informatif Lagi Donk</h3>
<p>Sebagai orang yang hanya mengetahui perkembangan kegiatan ini lewat jalur maya, informasi dari website panitia menjadi sangat berarti. Namun kekecewaan sempat aku rasakan ketika sampai di situs resmi Panita Pesta Buku Jakarta 2008.</p>
<p>Informasi yang bisa kudapatkan disana sangatlah minim. Tidak banyak info yang bisa di gali dari sana. Ada banyak sisi yang harus dibenahi. Misalnya dari sisi jadwal kegiatan. Dengan format tabel yang seperti itu, para pengunjung sangat kesulitan untuk melihat jadwalnya dengan baik. Alangkah baiknya jarak antar kolom itu tidak terlalu jauh, sehingga para pengunjung tidak harus menscroll atau mengklik tombol next untuk melihat jadwal sambungannya.</p>
<h3>Bahasanya di Perjelas</h3>
<p>Bahasa memainkan peranan penting untuk menyampaikan sesuatu kepada pembaca. Karena itu, seharusnya hal ini menjadi fokus bagi panitia. Pada beberapa artikel terlihat penggunaan bahasa yang rancu. Paling terlihat pada halaman mengenai <a href="http://pestabukujakarta.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=45&amp;Itemid=34">lomba blog</a>. Bisa dilihat pada kolom komentar, banyaknya kebingungan dari para peserta lomba blog untuk memahami berbagai peraturan seputar lomba ini.</p>
<p>Diharapkan panitia bisa memperbaiki hal tersebut, agar tidak ada lagi kebingungan-kebingungan dari para peserta.</p>
<p>Selebihnya, bagus kok. Kalian punya pendapat lain ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/aku-mau-usul-nih-panitia-pbj-2008/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Buku Jakarta, Seandainya Aku Ada Disana&#8230;</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/pesta-buku-jakarta-seandainya-aku-ada-disana/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/pesta-buku-jakarta-seandainya-aku-ada-disana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 17:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Membaca &amp; Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[Uneg-Uneg]]></category>

		<category><![CDATA[pesta buku jakarta]]></category>

		<category><![CDATA[tips belanja buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[
 photo credit: hapal
Pernah denger Pesta Buku Jakarta ?
Kalau belum, sama aku juga. Baru-baru aja sih aku denger kegiatan ini. Entah sudah berapa kali pesta buku ini diadakan. Info pertama kalinya aku dapatkan dari milis yang aku ikuti, penulis lepas. Dari berbagai obrolan disana, ada yang menyampaikan tentang pesta buku ini. Yah, bagi penggila buku, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Knowledge makes him young" href="http://www.flickr.com/photos/14377754@N02/2475772826/" target="_blank"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2275/2475772826_630053d03f.jpg" border="0" alt="Knowledge makes him young" width="478" height="319" /></a><br />
<small><a title="Attribution-NoDerivs License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nd/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="hapal" href="http://www.flickr.com/photos/14377754@N02/2475772826/" target="_blank">hapal</a></small></p>
<p><strong>Pernah denger Pesta Buku Jakarta ?</strong></p>
<p>Kalau belum, sama aku juga. Baru-baru aja sih aku denger kegiatan ini. Entah sudah berapa kali pesta buku ini diadakan. Info pertama kalinya aku dapatkan dari milis yang aku ikuti, penulis lepas. Dari berbagai obrolan disana, ada yang menyampaikan tentang pesta buku ini. Yah, bagi penggila buku, ini merupakan berkah tersendiri. Karena saya yakin bagi pecinta buku berkantung kering, acara-acara seperti ini pasti diburu.</p>
<p>Sesuai namanya, Pesta Buku Jakarta ini diadakan di Jakarta. Pemilihan waktunya pun disesuaikan dengan ulang tahun Jakarta yang ke 481. Jadi berbahagialah warga Jakarta, Anda bisa menikmati sepuasnya diskon dan buku-buku bagus disana tanpa harus terbang menggunakan pesawat, menyusuri rel menggunakan kereta malam, atau bermual-mual menggunakan bus antar kota/propinsi.</p>
<p>Sayang aku tak bisa berada disana. Jaraklah yang membuat pesta ini terlewat untukku, mungkin bagi rekan-rekan lainnya. Jadi, aku tulis komentar ku tentang pesta buku jakarta di blog ku ini aja. Mungkin komentarku tak sebanyak jika aku bisa mendatanginya langsung. Tapi akan aku coba, berbekal sedikit info dari websitenya.<span id="more-201"></span></p>
<h3>Rangkaian Acara nan Padat Mengasyikkan</h3>
<p>Kalau melihat jadwalnya, ternyata padat banget acaranya. Rasa-rasanya waktu luang hampir tidak ada. Wah, pasti seru banget tuh. Mulai dari bedah buku, pertandingan futsal, jumpa penulis, dll. Semua acara dikemas secara apik dan dilaksanakan mulai tanggal 28 Juni hingga 6 Juli 2008.</p>
<p>Tak hanya pengunjung saja yang dibuat senang, para penerbit pun kecipratan rezeki nomplok. Soalnya walaupun mereka mengadakan diskon besar-besaran, tetap saja mereka akan mendapat keuntungan. Apalagi ditunjang dengan tabiat masyarakat kita yang menjadi &#8220;buta&#8221; ketika ada diskon. Serasa semua barang murah. Padahal ga selalu gitu kan ?</p>
<p><img style="vertical-align: middle;" src="http://pestabukujakarta.com/images/stories/easygallery/resized/19/1211541126_4.jpg" alt="" width="400" height="266" /></p>
<h3>Ga Cukup Sekali Ke Sono</h3>
<p>Emang benar, ga cukup sekali aja kita ke Pesta Buku Jakarta. Soalnya seperti yang udah saya tulis di atas, begitu banyak acara menarik yang diselenggarakan setiap harinya. Kalau tertinggal satu hari aja kayaknya rugi banget deh. Apalagi sekarang kan musimnya liburan. Jadi udah pasti banyak waktu luang kita kan ?</p>
<p>Ada tips dari saya biar kita tetep hemat sewaktu pergi ke acara-acara di Pesta Buku Jakarta.</p>
<p><strong>1. Atur jadwal pergi bareng</strong></p>
<p>Misalnya hari pertama kamu pergi dengan ortu kamu, trus hari ke dua pergi ama teman deket kamu, hari ke tiga, pergi ama temen sekelas, trus ama temen les, tetangga, sodara, dll. Maksudnya biar bisa nebeng dibayarin angkotnya. Hehehe</p>
<p><strong>2. Hari pertama jangan bawa duit banyak dulu</strong></p>
<p>Ini sih pengalaman pribadiku. Biasanya diawal bulan aku pergi ke toko buku untuk ngeliat-liat buku baru yang dijual. Keinginan untuk membeli saat itu emang ada. Tetapi karena sengaja ga bawa duit, makanya ga bisa kebeli. Akhirnya cuma lihat-lihat aja.</p>
<p>Nah setelah sampai di rumah, kamu inget-inget deh buku yang kamu mau beli beserta harganya. Susun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan. Jadi kamu bisa pilih, mana yang harus dibeli dulu, mana yang bisa dibeli belakangan.</p>
<p><strong>3. Tetep injak bumi</strong></p>
<p>Jangan lapar mata kalau belanja buku. Emang belanja buku itu lebih &#8220;bermoral&#8221; dibandingkan belanja aksesoris atau pakaian-pakaian terbaru. Tetapi hal itu menjadi tidak bermoral kalau kita membelanjakannya secara tidak bijak.</p>
<h3>Sayang Aku ga Bisa Kesana</h3>
<p>Yah, semua acara yang dibuat oleh Panitia Pesta Buku Jakarta 2008 emang keren-keren abis. Tapi sayang banget aku ga bisa kesana. Transportasi menjadi alasan utama kenapa aku ga bisa kesana (lebih tepatnya ga ada duit sih.. hehehe).</p>
<p>Yah, mudahan lain kali bisa kesana. Atau pemda Yogyakarta juga mau mengadakan acara serupa ? Ditunggu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/30/pesta-buku-jakarta-seandainya-aku-ada-disana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tema Buku yang Aku Suka : Kesehatan</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/29/tema-buku-yang-aku-suka-kesehatan/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/29/tema-buku-yang-aku-suka-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 05:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Membaca &amp; Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[
 photo credit: CronfeldSebenarnya aku suka berbagai jenis buku. Mulai dari buku agama (wajib nih…), buku dan majalah tentang komputer, buku-buku pengembangan diri, buku-buku pertanian, buku tentang kepenulisan, buku-buku bisnis, dan terakhir novel. Jadi jangan kaget kalau kalian berkunjung ke kamar ku dan melihat rak buku ku, sangat bervariasi temanya.
Mengapa begitu ? Aku beranggapan dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="float:left"><a title="Healthy cocktail" href="http://www.flickr.com/photos/50657131@N00/1263910967/" target="_blank"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1158/1263910967_cddc9f823e.jpg" border="0" alt="Healthy cocktail" width="258" height="388" /></a><br />
<small><a title="Attribution License" href="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Cronfeld" href="http://www.flickr.com/photos/50657131@N00/1263910967/" target="_blank">Cronfeld</a></small></span>Sebenarnya aku suka berbagai jenis buku. Mulai dari buku agama (wajib nih…), buku dan majalah tentang komputer, buku-buku pengembangan diri, buku-buku pertanian, buku tentang kepenulisan, buku-buku bisnis, dan terakhir novel. Jadi jangan kaget kalau kalian berkunjung ke kamar ku dan melihat rak buku ku, sangat bervariasi temanya.</p>
<p>Mengapa begitu ? Aku beranggapan dengan semakin bervariasinya buku yang kita baca, kita bisa menyelesaikan sebuah masalah dengan cara yang berbeda dari biasanya. Dan alhamdulillah hal ini pernah aku buktikan. Karena, dengan semakin banyaknya ilmu dan kata yang kita dapatkan dari cabang ilmu yang berbeda akan memperkaya pandangan dan perspektif kita. Coba deh.</p>
<p>Tapi tentu aja tiap orang mempunyai buku-buku favorit. Secara pribadi aku sangat menyukai buku-buku tentang kesehatan. Kenapa ? Sudah sangat jelas nampaknya kalau aku ingin membawa masa depanku ke bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Dan karena sekarang masih mahasiswa, makanya harus banyak baca buku tentang kesehatan. Biar entar ga asal jadi dokter aja.<span id="more-213"></span></p>
<h3>Ga Pusing Tuh Baca Buku Kesehatan Melulu ?</h3>
<p>Ah nggak kok. Mungkin kalau yang dimaksud buku kedokteran, emang cukup memusingkan. Nah aku biasanya suka membaca buku-buku tips kesehatan dan info kesehatan yang ringan-ringan aja. Sebagai selingan lah.</p>
<p>Di toko buku banyak tuh buku tentang itu. Dan biasanya buku-buku tersebut dikemas dengan perwajahan sampul yang cukup menarik. Sehingga orang-orang yang tidak berkecimpung di dunia kesehatanpun tertarik untuk membacanya.</p>
<p>Bukankah ilmu kesehatan itu tidak terlepas dari kehidupan kita. Baik itu orang yang tidak mampu, yang mampu, masih bayi ataupun sudah tua renta. Segala aktifitasnya akan sangat bergantung kepada kesehatannya.</p>
<p>Bagaimana kita bisa belajar dengan baik jika kita pusing plus sakit perut ? Atau bagaimana kita bisa makan masakan ibu kita yang enak itu jika ibu kita sedang dirawat di rumah sakit ?</p>
<h3>Senangnya Jika Bisa Berbagi</h3>
<p>Lewat buku-buku kesehatan ini aku bisa berbagi dengan orang lain. Menuliskannya di blog ini, menjadi tempat bertanya (walaupun ilmuku masih sedikit),</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/29/tema-buku-yang-aku-suka-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku : Panduan Lengkap Menggunakan Mac OS X Leopard</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/28/resensi-buku-panduan-lengkap-menggunakan-mac-os-x-leopard/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/28/resensi-buku-panduan-lengkap-menggunakan-mac-os-x-leopard/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 12:57:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<category><![CDATA[Web &amp; Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[

	
	Buku Panduan Lengkap Menggunakan Mac OS X Leopard

Mungkin kebanyakan dari kita lebih sering menggunakan komputer bersistem operasikan Windows. Yah, tak dapat dipungkiri kalau sistem operasi Windows masih menguasai sebagian besar pangsa pasar sistem operasi di dunia. Perlu diketahui bahwa sistem operasi komputer tak hanya monopoli windows, Mac OS X dan berbagai varian Linux pun siap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div class="img alignright size-full wp-image-205" style="width:300px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/06/leopard-1.jpg" alt="" width="300" height="200" />
	<div>Buku Panduan Lengkap Menggunakan Mac OS X Leopard</div>
</div>
<p>Mungkin kebanyakan dari kita lebih sering menggunakan komputer bersistem operasikan Windows. Yah, tak dapat dipungkiri kalau sistem operasi Windows masih menguasai sebagian besar pangsa pasar sistem operasi di dunia. Perlu diketahui bahwa sistem operasi komputer tak hanya monopoli windows, Mac OS X dan berbagai varian Linux pun siap menggantikan sistem operasi yang dirintis oleh orang terkaya di dunia, Bill Gates dan rekannya Paul Allen.</p>
<p>Saya sendiri mulai terpikat dengan Graphic User Interface (GUI) dari Apple belum lama ini. Berawal dari beberapa bahasan di Majalah Komputer Aktif (yang sayangnya sekarang udah ga terbit lagi), saya mulai mencari info tambahan di Internet. Situs Apple lah rujukan utama saya.</p>
<h3><span id="more-204"></span>Apple dan Kekagumannya</h3>
<p></p>
<div class="img alignleft size-full wp-image-214" style="width:200px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/07/leopard-3.jpg" alt="" width="200" height="300" />
	<div>Leopard dan Majalah Mac ku...</div>
</div>
<p>Terkagum-kagum. Itulah kesan pertama saya ketika melihat berbagai varian produk dari Apple. Tampilannya sangat minimalis tetapi disitulah letak keindahannya. Sempat saya men-save beberapa gambar dari situs Apple untuk dijadikan wallpaper di komputer windows saya. Berharap suatu saat bisa memilikinya.</p>
<p>Pencarian informasi tentang Apple terus berlanjut hingga ke toko buku. Dan alangkah kecewanya, karena waktu itu tidak ada buku khusus yang membahas mengenai Apple dan sistem operasinya Mac OS.<br />
Alhamdulillah semua itu sudah berlalu, dan kini saya menemukan sebuah buku yang mampu melegakan tenggorokan rasa ingin tahu saya tentang sistem operasi yang dipopulerkan oleh Steve Jobs dan kawan-kawannya ini.</p>
<p>Dirgayuza Setiawan, dialah yang menulis buku pertama (bener ga ya?) tentang Apple dan Mac OS nya. Buku bersampul putih (warna khas apple tentunya) ini menyajikan panduan yang cukup lengkap bagi (calon) pengguna Apple pemula. Setidaknya lewat buku ini, saya sudah memiliki pengetahuan jika nantinya laptop MacBook Pro impian saya terbeli.</p>
<h3>Isi Buku</h3>
<p>Buku ini berisi berbagai tutorial yang dikemas per topik. Jadi, untuk membaca buku ini kita tidak harus membacanya dari awal hingga akhir. Kita bisa memilih topik yang kita butuhkan disaat-saat tertentu. Berbagai topik yang dibahas di buku ini antara lain :</p>
<ul>
<li><strong>Pengenalan Apple dan Mac OS. </strong>Termasuk didalamnya tentang Hardware Apple, Perkembangan Mac OS, dan Mac OS X update.</li>
<li><strong>Peringatan Dasar. </strong>Bagian pertama yang harus dibaca oleh pengguna pemula. Jangan sampai halaman ini terlewat.</li>
<li><strong>Instalasi Mac OS X.</strong> Mulai dari persiapan hingga selesai.</li>
<li><strong>Mengenal Mac OS X Leopard. </strong>Desktop, Finder, Quick Look, semuanya dijelaskan dengan mudah dan penuh screenshot-screenshot pendukung.</li>
<li><strong>Application. </strong>Dari address book hingga Time Machine. Semuanya disajikan sesuai abjad aplikasinya, sehingga memudahkan bagi siapapun untuk menemukan bagian yang akan dibaca.</li>
<li><strong>Application / Utilities.</strong> Dari Boot Camp sampai Terminal. Utilities yang berguna untuk meningkatkan produktifitas.</li>
<li><strong>System Preferences. </strong>Mensetting Mac OS X sesuai kehendak kita.</li>
<li><strong>Daftar Shortcut Umum.</strong> Sangat membantu bagi para pemula.</li>
<li><strong>Macintosh F.A.Q.</strong> Bagaimanapun juga tak ada gading yang tak retak. Apple pun juga demikian, jadi kalau ada masalah dengan sistem operasinya, silahkan merujuk kesini.</li>
<li><strong>Migrasi dari Windows ke MAc OS X Leopard. </strong>Cocok bagi pemula yang sudah &#8220;sangat Windows&#8221;.</li>
<li><strong>Aplikasi 3rd Party PIlihan untuk Mac OS X Leopard.</strong> Berbagai aplikasi pendukung kinerja.</li>
<li><strong>Meningkatkan Performa Mac OS X Leopard.</strong> Agar makin cepat secepat mobil F1.</li>
</ul>
<h3>Kekurangan Buku Ini</h3>
<p>Mungkin pada awalnya, hampir tidak ditemukan kekurangan yang cukup berarti dari buku ini. Namun setelah saya perhatikan, kok isinya lebih banyak samanya dengan buku seri sebelumnya yakni Mac OS X Tiger. Dulu saya pernah membacanya di toko buku. Bahkan ada artikel yang dicomot persis.</p>
<p>Jadi bagi para pembaca setia buku-buku dari mas Yuza ini, pasti menyadarinya. Mungkin maksud dari mas Yuza adalah agar buku ini benar-benar lengkap, sesuai judulnya. Dan penambahan dari buku sebelumnya adalah cara yang termudah dan termurah. <img src='http://www.wilihandarwo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Wajib ada Di Samping Mac kamu</h3>
<p><span style="\"><a title="flickr time" href="http://www.flickr.com/photos/86438096@N00/274238061/" target="_blank"><img src="http://farm1.static.flickr.com/79/274238061_55256b1ad1.jpg" border="0" alt="flickr time" width="500" height="333" /></a><br />
<small><a title="Attribution License" href="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Ordinary Guy" href="http://www.flickr.com/photos/86438096@N00/274238061/" target="_blank">Ordinary Guy</a></small></span></p>
<p>Walaupun ada kekurangannya, buku ini tetap layak dijadikan rujukan bagi para pengguna Mac di Indonesia. Bahasa yang mudah dan tampilan buku yang minimalis namun enak dibaca ini, menjadikan buku ini pantas disandingkan selalu dengan Mac Anda. Kemanapun Anda pergi dengan Mac anda, tolong jangan pisahkan mereka berdua -Mac dan buku ini-. Hehehe <img src='http://www.wilihandarwo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/28/resensi-buku-panduan-lengkap-menggunakan-mac-os-x-leopard/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apresiasiku Terhadap Buku</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/apresiasiku-terhadap-buku/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/apresiasiku-terhadap-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 14:13:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Membaca &amp; Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[
 photo credit: Dawn Endico
Aku pernah dengar seseorang bicara kepadaku tentang cara menjadi pintar dengan mudah. Ini caranya, buka jendela kamu lebar-lebar, ambil TV kamu, trus bawa TV itu ke jendela, dan buanglah. Ya dibuang. Sayang ya ? Kalau gitu, kamu ga akan pintar-pintar. Kenapa ?
Salah satu penyebab seseorang menjadi malas-malasan dan sedikit kurang pintar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="A Rainbow Of Books" href="http://www.flickr.com/photos/51035743246@N01/1651870/" target="_blank"><img src="http://farm1.static.flickr.com/2/1651870_3217b5192d.jpg" border="0" alt="A Rainbow Of Books" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Dawn Endico" href="http://www.flickr.com/photos/51035743246@N01/1651870/" target="_blank">Dawn Endico</a></small></p>
<p>Aku pernah dengar seseorang bicara kepadaku tentang cara menjadi pintar dengan mudah. Ini caranya, buka jendela kamu lebar-lebar, ambil TV kamu, trus bawa TV itu ke jendela, dan buanglah. Ya dibuang. Sayang ya ? Kalau gitu, kamu ga akan pintar-pintar. Kenapa ?</p>
<p>Salah satu penyebab seseorang menjadi malas-malasan dan sedikit kurang pintar (bahasa yang diperhalus.. hehehe) adalah TV. Penyampaian yang hanya satu arah membuat otak kita tidak berkembang dengan baik. Beda halnya dengan sebuah buku. Ketika membaca, otak kita diajak berpikir kritis terhadap apa yang kita baca.</p>
<p>Lagipula, kita bisa memilih-milih buku apa yang kita baca. Tidak seperti di TV yang menjadikan kita sebagai penerima berita-berita sampah (walaupun kita bisa mengganti channel, tetap aja saja acara yang tidak berguna dan menghabiskan waktu yang kita tonton).<span id="more-215"></span></p>
<p>Yah, aku berusaha menempatkan buku lebih dari tabung kaca itu. Karena dengan buku aku yakin mampu membaca dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah kepada diriku. Membaca tak sebatas membaca dalam makna sebenarnya saja, melainkan juga membaca alam dan sekitar. Mungkin ini yang lebih penting.</p>
<h3>Kumpulan Buku, Sebuah Harta Karun tak Bernilai</h3>
<p><span style="float:left"><a title="The Lure Of Gold" href="http://www.flickr.com/photos/28548387@N00/411453602/" target="_blank"><img src="http://farm1.static.flickr.com/130/411453602_49363adf71_m.jpg" border="0" alt="The Lure Of Gold" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/plugins/photo_dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="bogenfreund" href="http://www.flickr.com/photos/28548387@N00/411453602/" target="_blank">bogenfreund</a></small></span>Tak bernilai disini bukan berarti ga ada artinya, melainkan sangking mahalnya, membuat ia tak dapat dinilai dengan rupiah. Sehingga berinvestasi disini merupakan hal yang sangat menjanjikan. Tak seperti ketika kita menginvestasi emas ataupun saham yang setiap saat bisa saja merugi dan dicuri orang. Emang ada yang mau mencuri buku ? Kalaupun ada, kita toh tak pernah rugi. Kalau sudah dibaca, biasanya ilmu itu akan tertanam lama dalam ingatan kita.</p>
<p>Jadi dicuri pun tak apa-apa. Investasi yang sangat aman bukan ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/apresiasiku-terhadap-buku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata JackBook dari Indonesia toh</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/ternyata-jackbook-dari-indonesia-toh/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/ternyata-jackbook-dari-indonesia-toh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 10:17:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web &amp; Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para blogger yang ngeblog menggunakan mesin dari blogger.com, pasti udah familiar dengan nama yang satu ini, Jacky Suppit. Ya, dialah yang memiliki situs JackBook.com. Di blognya, disediakan puluhan template gratisan buat para blogger. Template blogger yang ia buat kebanyakan hasil modifikasi dari template wordpress yang udah ada.
Aku ga nyangka ternyata mas Jack ini orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi para blogger yang ngeblog menggunakan mesin dari <a href="http://www.blogger.com">blogger.com</a>, pasti udah familiar dengan nama yang satu ini, Jacky Suppit. Ya, dialah yang memiliki situs JackBook.com. Di blognya, disediakan puluhan template gratisan buat para blogger. Template blogger yang ia buat kebanyakan hasil modifikasi dari template wordpress yang udah ada.</p>
<p>Aku ga nyangka ternyata mas Jack ini orang Indonesia. Baru tau kemarin, pas chat ama dia di YM. Eh, pas lagi online via hape, ada pesan yang masuk untuk ngajakin chat. Dia kenalin diri dengan nama Jacky Supit. Sempat mikir bentar, kayaknya pernah dengar deh nama ini. Oh ya, dia lah pemilik blog <a href="http://www.jackbook.com">JackBook dot Com</a>.</p>
<p>Wah, bangga juga sih. Soalnya banyak template-template dari JackBook yang dipake oleh para blogger di seluruh dunia. Termasuk aku. Yah berkat templatenya mas Jack ini (tentu aja setelah di custom) aku pernah juara 1 lomba blog. Lumayanlah hadiahnya. Hehehe&#8230;</p>
<p>Bagi yang sudah sering berkunjung ke blog ini, pasti tahu kalau JackBook.com ini udah beberapa kali ganti template. Isi dari JackBook ini kebanyakan tentang Making Money Online. Liat aja blognya yang penuh sesak dengan berbagai banner dan link. Trus dibagian header sebelah kanan, kita bisa ngelihat penghasilan bulanannya. Wah bikin iri aja&#8230; <img src='http://www.wilihandarwo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kayaknya, saat-saat ini mas Jack lagi tergila-gila ama PageRank deh. Lihat aja <a href="http://www.jackbook.com/make-money-online/contest-on-jackbookcom-win-a-total-of-100-20000-entrecard-credits">kontes yang dia adakan</a> saat ini. Minta backlink dari blog-blog yang udah ber PR. Dan selain JackBook.com, kayaknya mas Jack lagi ngembangin satu blog baru lagi deh. Namanya <a href="http://www.romeuy.com">RomeUy.com</a>. Isinya sih tentang tips and trick game. Mungkin setelah berPR tinggi, mau dijadiin tempat review juga kali. Hehehe pinter&#8230;</p>
<p>Yah, sebagai orang yang pernah menikmati hasil receh dari templatenya, aku bantu deh dengan mereview JackBook.com. Hitung-hitung sekalian bertempur menangin kontes yang dia adakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/27/ternyata-jackbook-dari-indonesia-toh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Akhir Penantian, Awal Perjuangan</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/08/akhir-penantian-awal-perjuangan/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/08/akhir-penantian-awal-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 02:42:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[Uneg-Uneg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[

	
	Setelah 2 Tahun Menunggu...


Maaf baru posting lagi sekarang&#8230;
Tak banyak yang terucap saat merasakan anugrah ini
Tak banyak lagi butir peluh mata yang harus kuseka
Tak banyak kota lagi yang harus kujejaki
Semua sudah berakhir disini
Disebuah kota teduh ber-gang sempit
Dimana seorang raja masih bertahta
Yogyakarta
Ini mungkin akhir sebuah penantian
Penantian yang sangat panjang
Dimana semua asa dan peluh bercampur menjadi satu
Tapi..
Ini juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div class="img alignnone size-full wp-image-196" style="width:477px;">
	<img src="http://www.wilihandarwo.com/wp-content/uploads/2008/06/pengumumanlulus.gif" alt="" width="477" height="163" />
	<div>Setelah 2 Tahun Menunggu...</div>
</div>
<p></p>
<p>Maaf baru posting lagi sekarang&#8230;</p>
<p><em>Tak banyak yang terucap saat merasakan anugrah ini<br />
Tak banyak lagi butir peluh mata yang harus kuseka<br />
Tak banyak kota lagi yang harus kujejaki</em></p>
<p><em>Semua sudah berakhir disini<br />
Disebuah kota teduh ber-gang sempit<br />
Dimana seorang raja masih bertahta<br />
Yogyakarta</em></p>
<p><em>Ini mungkin akhir sebuah penantian<br />
Penantian yang sangat panjang<br />
Dimana semua asa dan peluh bercampur menjadi satu</em></p>
<p><em>Tapi..<br />
Ini juga merupakan awal<br />
Awal menjadi orang yang berguna kelak<br />
Dengan iman dan ilmu yang kan terus kuasah</em></p>
<p><em>Alhamdulillah&#8230;</em></p>
<p><img class="alignright" style="vertical-align: middle;" src="http://um.ugm.ac.id/images/content-front.jpg" alt="FK UGM, I'm coming..." width="325" height="153" /></p>
<p><strong>NB : </strong>Terima kasih buat seluruh keluarga dan sahabat-sahabatku yang tak pernah lelah mengingatkanku agar jangan pernah patah semangat. Berkat kalian, aku bisa merasakan ini semua&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/06/08/akhir-penantian-awal-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Decorating your room with cool furniture</title>
		<link>http://www.wilihandarwo.com/2008/05/31/decorating-your-room-with-cool-furniture/</link>
		<comments>http://www.wilihandarwo.com/2008/05/31/decorating-your-room-with-cool-furniture/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 14:38:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadli Wilihandarwo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Online Service]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wilihandarwo.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Are you bored with your house decoration? Do not worry, it can be happen to anyone. There are some ways to pimp your room, from the easiest and cheapest to hardest and most expensive ways. All the ways have pros and cons. You can choose all, but think about budget and the money you spend.
I [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Are you bored with your house decoration? Do not worry, it can be happen to anyone. There are some ways to pimp your room, from the easiest and cheapest to hardest and most expensive ways. All the ways have pros and cons. You can choose all, but think about budget and the money you spend.</p>
<p>I have found one company can give you the simple solutions to pimp your room easily. It is Lapatio. This company has offered much furniture that suite with your room decoration, even for your outdoor decoration. <a href="http://www.lapatio.com/">Patio furniture</a> has much different furniture for you. They have furniture for your dining room. For dining room, they have many various models. Therefore, you can choose the best furniture to suite with your dining room decoration. They have modern and contemporary furniture.
<p><a href="http://www.lapatio.com/">Patio furniture</a> also has furniture for your swimming pool. Most of them made of wood and aluminum. The design is futuristic and modern. Therefore, your swimming pool looks better than before.
<p>If you have any question about <a href="http://www.lapatio.com/">patio furniture</a>, you can contact them easily. You can send them an email at <a href="mailto:sales@lapatio.com">sales@lapatio.com</a>. On the other hand, if you like to make a phone call, just call them free at (888) 93PATIO (888-937-246).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wilihandarwo.com/2008/05/31/decorating-your-room-with-cool-furniture/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
