Jangan Rakus Data
Nyam… Nyam…. Nyam….
“Akan aku makan harddisk ini” ujarku dalam hati. Beneran Li ? hehehe ga lah… Lagi-lagi hanya ilustrasi aja. Karena seperti yang kita tahu, gambar bisa bermakna seribu kata.
Bicara soal harddisk, aku teringat ketika masih menggunakan harddisk berkapasitas 20 GB. Waktu itu tahun 2002. Terasa lapang banget. Ga cepet penuh tuh harddisk.
Tapi sekarang, total harddisk saya berkapasitas 280 GB. 14 kali lebih besar dari harddisk saya yang dulu. Tapi walaupun udah punya harddisk yang lumayan gede, cepat banget terasa penuh. Maklum saja, ketika dulu harddisk masih 20 GB, saya begitu hati-hati dalam memasukkan data ke komputer. Memilah dulu data mana saja yang penting untuk disimpan.
Sekarang, saya tak peduli lagi dengan data yang saya masukkan ke komputer. Mulai dari file-file backup saya, dokumen-dokumen, file audio, video, hingga program-program pun saya masukkan ke komputer. Tak pelak lagi, komputer pun cepat penuh.
Jadi, kekurangan tempat menyimpan bukan karena besar kecilnya harddisk kita. Tapi karena kita sendiri yang terlalu rakus data.
Tahun Baru ? Ehm… Desain Baru
Yups…. desain template blog ini yang dulu udah berubah. Sekalian ngambil momen untuk ngelakuin berbagai perubahan serius dalam blog ini. Tak hanya dari segi teknis, semangat untuk nulis disini juga harus dibangkitin lagi…
Mungkin banyak pengunjung blog ini yang bertanya-tanya kenapa belakangan ini (lebih kurang sebulan terakhir) blog ini jarang banget di update. Banyak hal yang kulakukan belakangan ini. Dan sangat keteteran ketika mengurusnya satu-satu. Nampaknya di tahun baru ini harus bisa lebih memanajemen waktu deh. Sehingga tidak ada yang dikorbankan lagi. Termasuk blog ini.
Beberapa waktu yang lalu aku juga mengikuti lomba blog, Flexiholic Blog Competition yang diadakan oleh Flexi wilayah utara Kaltim. Dan alhamdulillah dapat juara 1. Lumayan duitnya bisa untuk membiayai seminar Ayo ngeBlog 2 yang Insya Allah akan aku laksanain di SMA Negeri 1 Tarakan bulan Januari ini, sebelum aku kembali ke Makassar.
Tapi sepertinya desain yang baru ini ga jauh-jauh dari desain yang dulu, terutama dalam hal warna. Entah kenapa aku suka banget warna biru. Ketika ngetik posting ini aja aku sedang pakai kemeja warna biru. Hehehe…
Oh ya, aku juga udah pindah server. Masih pake server IIX sih (Indonesia). Soalnya target pengunjung masih kebanyakan untuk orang-orang Indonesia aja. Namun, ga menutup kemungkinan untuk pengunjung lain dari luar negeri. Makanya aku pilih server yang lebih bagus (walaupun lebih mahal sedikit). Katanya sih, bandwidth ke luar negerinya lebih besar.. Mudahan-mudahan aja…
Pokoknya serba baru deh di tahun baru ini
Stress… Bolehkan
Uff…. Hari-hari yang melelahkan….
Lemas. Letih. Pusing. Dan ujug-ujugnya jadi stress sendiri. Yups sebulan belakangan ini aku dan beberapa teman di Tarakan, ngadain kegiatan yang banyak banget. Tujuh kegiatan dalam waktu satu bulan. Semuanya aku rangkum dalam nama “Science Camp SMA Negeri 1 Tarakan”. Detail kegiatan silahkan baca sendiri.
Dan hari ini baru bisa nulis posting lagi di blog ini yang sempat tak terurus. Bukan sama sekali ga pernah berkunjung sih (sekedar cuma menjawab komen aja). Terakhir kali posting, tanggal 18 November. Dan sekarang udah tanggal 12 Desember. Hampir sebulan ! Read More »
Mau ngapain di 2008
Posting ini muncul gara-gara mas Praditya ngasih PR tentang rencana kita-kita di 2008. Padahal malam ini cuma iseng konek internet doank. Ga niat lama-lama sih koneknya. Mungkin sekitar 5 menit doank. Tapi karena ada PR ini, jadi nambah deh waktu onlinenya. Yang artinya menambah tagihan telpon ku. Siapa suruh pake telkomnet instan ? Hehehe. Mungkin pertanyaan lebih tepatnya “Kenapa juga di Tarakan belum masuk Speedy atau ISP lain yang lebih murah?. Biar deh, nambah tagihan sedikit. Alhamdulillah bulan ini dapat pelanggan hosting baru. Jadi bisa nutupin bayar telpon bulan ini.
Kembali ke topik. PR nya mas Praditya ini sebenarnya pengen kutulis di akhir tahun. Tapi karena mas Praditya maksa, ya udah nulis sekarang aja. Ini dia :
#1 - Makin memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia
Bukankah Rasulullah pernah mengatakan bahwa sungguh merugi orang yang hari ini sama dengan hari kemarin. Makanya aku pingin terus memperbaiki diri. Dari segi ibadah hingga hubungan dengan sesama manusia dan lingkungan. Termasuk didalamnya lebih bisa ngatur jadwal dan ngatur finansial. Read More »
Umbar, Kau Telah Menyempurnakan Setengah Dari Agama
Umbar Nikah !
Jum’at sore kemarin (17 November 2007), Heri ngantar undangan ke rumah. Kupikir undangan ultah atau yang sejenisnya lah. Ternyata undangan pernikahan. Dan nama yang tercantum di situ adalah Saprani (Pani) dan Umbarwati (Umbar). Ya Umbar sekarang sudah menjadi seorang istri. Selamat ya…
Mereka melangsungkan akad nikahnya hari Jum’at, 16 November 2007. Dan acara walimahnya sendiri dilaksanakan hari Ahad, 18 November 2007. I will coming…
Umbar ini salah satu sahabat dekatku. Orangnya periang banget. Jarang banget aku ngeliatnya sedih. Dan aku yakin keluarga baru yang dia rintis sekarang ini Insya Allah akan selalu bahagia terus. Amin…
Pesanku buat Umbar :
- Selalu ingat Allah
- Jadi istri yang baik dan selalu ngerawat suaminya dengan baik
- Harus terus memperbaiki diri menjadi lebih dewasa lagi (ingat karena kamu sekarang dah punya tanggung jawab yang baru)
- Jadilah keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah
- Cepet punya momongan (biar aku ma temen-temen punya keponakan baru). Hehehe
Buat temen-temen yang kenal dengan Umbar dan ada yang mau nitip pesan buat Umbar silahkan aja isi komentar di bawah ini. Entar Insya Allah akan aku sampein ke dia.. Okey …
Ayo NgeBlog biar ga GoBlog !
Bener ngeBlog bisa bikin kita ga goBlog ?
Melihat pengalaman pribadiku saat baru mulai ngeblog sekitar awal Agustus tahun ini, banyak hal sudah bisa kudapatkan. Motivasi untuk mulai ngeblog kuawali dari pendaratanku di situs Pro Blogger. Darren Rowse yang mengelola blog itu, banyak memberikan masukan-masukan berharga tentang ngeblog. Mulai dari cara nulis, tips-tips ngeblog, hingga memanfaatkan blog untuk menghasilkan duit bagi pemiliknya.
Waktu itu kemampuan berbahasa Inggris ku masih jelek. Nah, pas singgah di Pro Blogger, kesan pertama langsung ga nyaman. Namun, kupaksain aja baca terus artikelnya tiap hari. Cara bacaku adalah langsung baca keseluruhan artikel tanpa ngelihat kamus. Walaupun ada beberapa kata yang ga ngerti artinya, aku tetep ga mau liat kamus dulu. Ketika satu artikel udah selesai, dan aku bisa menangkap intisarinya, baru deh nyari arti kata-kata yang ga aku tahu itu. Read More »
Seminar yang kuadakan : ICT Implementation for Youth
Hari Jum’at kemarin (9/11), aku ngadain seminar di SMA Negeri 1 Tarakan, tempat aku sekolah 1 tahun yang lalu. Ide untuk ngadain seminar ini sih baru muncul hari Rabu (7/11). Trus besoknya aku langsung ke SMA 1 untuk nemui kepala sekolah (sekarang sih nyebutnya direktur). Karena aku ini alumni, jadi gampang aja ngurus segala sesuatunya. Mulai dari pinjem laptop, LCD Proyektor, sound system ampe ruangan semuanya diurus dalam satu hari itu doank. Ga pake surat-surat lagi. Betapa baiknya sekolahku… hehehehe
Setelah bertemu dengan Bu Arbayah (Kepala Sekolah / Direktur), Bu Arinda (Wakil Direktur), Pak Suryadi (Waka Kesiswaan), Pak Budi (Waka Sarana dan Prasarana), Bu Weti (Waka Humas) serta Bu Dini dan Bu Yuni (Guru Komputer), aku pulang ke rumah untuk mempersiapkan file presentasi yang kubawakan besok. Isi presentasinya sih simpel doank. Kebanyakan berupa screenshoot dari beberapa web dan blog aja. Read More »
Jangan Berpikir Tulisanmu Akan Dibaca Orang dan Teruslah Menulis
Sebuah halangan yang biasanya dialami oleh seorang blogger pemula dalam mengisi blognya adalah menulis. Bukan themes-nya, bukan hosting-nya, atau domain-nya. Karena themes, hosting dan domain hanya berbicara masalah teknis saja. Sedangkan menulis merupakan sebuah kemauan dan konsistensi. Berdasarkan pengalaman sewaktu SMA dulu, kalau siswa disuruh membaca aja udah males, apalagi disuruh nulis… capek deh..
Mungkin ini yang membuat blogger di Indonesia bertumbuh sangat lambat. Kebiasaan menulis tidak dipupuk sejak dini. Walaupun kata telat tak pernah ada dalam kamus belajar. Menulis tidak berbicara masalah ada bakat ataupun nggak. Bukankan semua orang yang bisa membaca pasti bisa menulis ? Tapi kenapa sedikit sekali orang yang mau menuangkan pikirannya ke dalam bentuk tulisan. Ini karena menulis adalah pekerjaan yang dilandasi oleh kemauan dan niat. Tanpa itu, ga akan jalan. Read More »
Hasil dari Swiss (Bagian 3)
Pada hari ketiga ini, seperti biasa kegiatan dimulai pada pukul 09.00. Dan saya memilih untuk masuk di ruang 5. Sesi ini dibawakan oleh Ericsson, salah satu perusahaan besar telekomunikasi dunia. Mereka membawakan materi dengan judul ?Bagaimana kamu dapat menstimulus masyarakat berpenghasilan rendah ke arah masyarakat sosial dan ekonomi berkembang ??.
Judul yang menarik membawa saya ke ruangan ini. Sepertinya menantang saya untuk memecahkan masalah ini. Dan rasanya sangat cocok dengan keadaan di Indonesia. Diskusi ini dibuka dengan pertanyaan apakah implementasi ICT dibutuhkan di negara-negara yang masih kesulitan air dan makanan ? Sebuah pertanyaan yang cukup sulit. Namun setelah berdiskusi diambil kesimpulan bahwa ICT bisa saja tetap diaplikasikan Read More »
Hasil dari Swiss (Bagian 2)
Di hari kedua, kegiatan dimulai pada pukul 09.00. Seminar yang dilaksanakan pada hari kedua ini dilaksanakan pada ruang yang berbeda-beda. Sehingga para pesertalah yang menentukan materi mana yang dia sukai. Sehingga penyerapan materi bisa lebih baik. Pagi ini saya memasuki ruangan 1 untuk mengikuti materi ?ICT dalam Pendidikan : Sampah atau Kebutuhan ??. Materi dibawakan oleh beberapa orang, yakni dari UNESCO, University of London (Inggris), Syracuse University (Argentina), Persatuan Tunanetra Afrika, dan Menkominfo Mesir. Di sini dibahas mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan. Disini diperdebatkan apakah pemanfaatan ICT dalam dunia pendidikan mampu membantu atau malah sebaliknya mengganggu pendidikan. Disatu sisi, dengan ICT, penyebaran informasi dan cara penyajian suatu materi pembelajaran dapat berubah. Dari cara konvesional, sekarang berubah menjadi serba elektronik dan terkomputerisasi. Yetnebersh Nigussie seorang tunanetra dari Persatuan Tunanetra Afrika mengatakan bahwa ia sangat terbantu dengan teknologi informasi dan komunikasi. Ia sekarang bisa ?membaca? buku menggunakan program screen reader melalui komputer. Program ini lah yang membacakannya tulisan dari internet. Read More »








