Hasil dari Swiss (Bagian 1)
Maaf baru bisa online lagi sekarang. Soalnya aku udah di Tarakan, pulau kecil di ujung utara Kalimantan. Internetnya lumayan mahal jadi agak males ke warnet. (Maklum lagi penghematan nih).
Di posting yang pertama ini aku ingin berbagi hal-hal yang kudapatkan selama mengikuti kegiatan PBB kemarin di Swiss. Nih dia …
Kegiatan yang diikuti lebih kurang 600 peserta dari seluruh penjuru dunia ini diadakan di Centre International de Conference Geneva (CICG), Geneva, Switzerland (Swiss). CICG merupakan sebuah gedung konferensi yang cukup besar. Terdiri dari lima lantai, memiliki 20 ruangan, dan mampu menampung sekitar 2000 orang. Gedung ini terletak bersebelahan dengan berbagai kantor PBB diantara WHO dan UN-HABITAT. Read More »
Oleh-Oleh Gratis Buat Kamu
Udah Ditutup Nih…?
Alhamdulillah dah tiba di Indonesia nih…
Sebagai wujud syukur atas kembalinya aku dengan selamat dan rasa terima kasih kepada netter yang udah sering ngunjungi blog ini, aku pengen bagi-bagiin oleh-oleh yang kubawa dari swiss kemarin.
Karena oleh-olehnya terbatas, jadinya aku harus ngadain seleksi dulu siapa yang berhak dapatin hadiahnya.
Caranya ?
Mudah banget. Silahkan aja jawab pertanyaan ini :
“Coba tebak berapa rata-rata jumlah pengunjung (unique visitors) blog ini setiap hari ?” Nah, nanti langsung jawab aja melalui kolom komentar di bawah ini .
Pemenangnya adalah yang orang pertama yang berhasil menebak dengan tepat (atau kalau tidak ada yang tepat, yang tebakannya paling mendekati). Kompetisi ini aku buka sampai hari Senin, 8 Oktober 2007. Jam 23.59 WITE.
Ayo segera jawab…
Melelahkan - Perjalanan ke Swiss hari ke-1
Hari ini sungguh melelahkan, soalnya tadi pagi baru nyerahin visa ke kedutaan swiss di Jakarta. Sempet dongkol juga sih sama pihak kedutaan, soalnya syaratnya banyak banget dan ga dikasih tau sejak awal. Tapi untung lagi puasa, so bisa ngendaliin diri.
Dan siang harinya (sekitar jam 2 siang) aku datang lagi kedutaan untuk ngambil visa. Harus secepatnya diambil karena aku harus segera ke bandara sore ini. Tau kan kalo Jakarta tuh macet banget. Untung aja waktu itu belum jam pulang kantor. So, ga telat pas nyampe di bandara.
Aku tiba di bandara sekitar jam 3 siang. Dan ternyata tempat check in nya baru buka jam 4 sore. So harus nunggu dulu sebentar. Sambil nunggu, aku jalan-jalan aja sepanjang koridor bandara internasional Jakarta. Read More »
Lagi di Jakarta
Alhamdulillah, terkumpul juga duitnya. Sekarang aku udah di Jakarta sejak hari Kamis kemarin. Dan baru sempat online sekarang karena sibuk banget ngurus visa nya. Wah… ribet banget ternyata persyaratannya. Sempet bikin gondokan sih… Soalnya harus bolak-balik ke kedutaan terus. Mana Jakarta itu macet… Untung aja lagi puasa, so tetep bisa ngendaliin diri. Cobaan…
Dan aku baru bisa berangkat ke swiss nya hari senin. Soalnya baru keluar visanya hari itu. Trus sorenya langsung berangkat ke swiss. Pagi udah tiba disana, langsung aja entar menuju tempat konferensinya… Agak telat sih, tapi gak papa, di hari pertama cuma acara pembukaan aja kok… Yang penting di hari kedua dan ketiga..
Doain ya mudahan semuanya lancar. Entar kalo udah disana, Insya Allah aku akan nulis lagi di blog ini…
Untuk Temanku …
Posting kali ini khusus untuk temenku yang pernah nyampein masalahnya ke aku. Masalah ini aku bahas di blog ini, soalnya masalah ini juga biasa dialami oleh rekan-rekan lainnya. Apalagi kalau bukan masalah cinta lagi…
Masalah yang dia sampaikan adalah dia ditembak oleh seseorang untuk dijadikan pacar. Tapi dia ga mau, namun si penembak ini tetap bersikeras memaksa untuk menerima cintanya…
Hmm… biasa kan dialami oleh remaja seumuran kita ? Oh ya, sekedar mengingatkan, artikel tentang cinta ini sudah aku bahas beberapa kali disini. Mungkin ada baiknya dibaca dulu artikelku dengan judul “Emang Setelah Jatuh Cinta Harus Pacaran Ya ?” dan “Cinta…“.
Sebenarnya ada tips mudah untuk menghindari pacaran, Read More »
Akhirnya.. dapat sponsor juga
Alhamdulillah… Setelah perjuangan nulis dan menyebar proposal ke mana-mana akhirnya dapat respon juga. Dan diluar dugaan ku, ternyata yang lebih dulu nyatain kesiapannya sebagai sponsor adalah proposal yang kukirimkan ke Tarakan. Padahal cuma 3 proposal aja yang kukirimkan ke Tarakan. Coba bandingin dengan proposal yang kusebar di Makassar, 13 proposal. Dan sampai sekarang belum ada kepastian jawaban.
Dan rasa terima kasih lantas aku ucapkan ke walikota Tarakan, dr. Yusuf S.K., yang langsung merespon dengan memberikan dana sebesar 10 juta. Alhamdulillah. Berarti aku tinggal nyari 10 juta lagi.
Di makassar sendiri, tadi aku dipanggil oleh pihak manajemen PT Mobile 8 dengan produk Fren nya… Cuma belum bisa ketemu dengan orang yang ngurusin proposalku (tadi pas aku datang, orangnya lagi keluar kantor - jadi senin baru kembali). Dan kata karyawannya, sepertinya proposalku disetujui… cihuiii. Kalo bener-bener disetuju, kayaknya aku akan pake fren deh… hehehe. Tunggu aja hari senin. Doain ya…
Dan orang yang paling berjasa dalam membantuku kali ini adalah bapak ku sendiri. Bapak ku lah yang menjalankan proposalku yang di Tarakan. I’m proud of you my father. You are the best !!!..
Entar hari senin adalah hari aku mengecek proposalku yang lain. Seperti kantor Gubernur SULSEL, Walikota Makassar, Bosowa Group, Indosat, Telkom, Telkomsel, BNI, Mandiri, BCA, Danamon, dan Bank SULSEL. Kalo saja tiap kantor itu mengeluarkan duit 1 juta. Wah jadi berangkat deh… Doain ya…
Alhamdulillah…
Puff….
Hari ini lelah sekali, sejak tadi pagi keliling-keliling kota Makassar, keluar masuk dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Tak lain untuk nyebarin proposal ku… Mudahan nanti responnya bagus. Ga seperti kemarin yang selalu diantar oleh temenku untuk nyebarin proposal, hari ini cuma pete-pete dan kaki ini yang membawaku berkeliling.
Sekitar jam 11, aku langsung menuju Makassar Trade Center (MTC) untuk membeli beberapa rim kertas lagi. Karena persediaan di rumah sudah habis. Soalnya hari senin nanti Insya Allah mau keliling lagi.
Setelah berbelanja, langsung aja aku menuju Masjid Al-Markaz. Untuk sholat Jum’at tentunya. Dan ada satu kejadian yang membuat aku terharu sekaligus banyak-banyak berucap alhamdulillah…
Sebelum sholat Jum’at dimulai, ada pemberitahuan bahwa ada 3 orang yang akan masuk Islam. 1 cowok dan 2 cewek. Alhamdulillah… bertambah lagi saudara-saudara. Sungguh, jika Allah memberikan hidayah-Nya pada hamba-Nya, tidak ada yang bisa mencegahnya.
Sungguh, ku sangat terharu saat itu.. Mereka mengucapkan kalimat syahadat dengan lancar, dengan dipimpin oleh seorang imam.
So, bersyukurlah bagi kita yang sudah dalam ajaran yang benar ini. Jangan ada keraguan lagi…
Alhamdulillah…..
Artikel Tentang Apa yang Paling Disuka di Blog Ini ?
Di posting kali ini aku pengen tahu, artikel tentang apa yang paling disuka ama kalian. Jadi, entar aku bisa lebih konsen lagi untuk nulis artikel itu. Di blog ini udah dibahas berbagai topik, mulai dari tentang blogging, kesehatan, komputer, pendidikan, hingga pemikiran-pemikiranku (uneg-uneg).
Soalnya baru aja ada komentar dari salah satu pembaca blog ini, very. Dia menyarankan untuk lebih ngebanyakin ngebahas masalah-masalah kesehatan. Gimana dengan yang lain ? Isi aja komentar berikut…
Mana Sempat Belajar ?
Beberapa bulan yang lalu, ketika pengumuman kelulusan diumumkan, begitu banyak adik-adik ku yang ga lulus. Apa ada yang salah dengan mereka ?. Bayangkan, kita telah kehabisan waktu untuk belajar. Coba lihat hitung-hitungannya berikut ini:
Kalau dilihat dari logika, sebenarnya bukan salah sang siswa bila ia tidak lulus ujian, belajar pun tidak sempat….
Kita semua tahu bahwa setahun itu hanya terdapat 365 hari? Nah, berapa jumlah waktu yang dipergunakan oleh anak sekolah untuk belajar? Mari kita hitung bersama-sama!
Hari Minggu; 52 hari dalam setahun, kita pasti tahu kalau hari minggu adalah untuk istirahat.
Hari tersisa tinggal 313. Read More »
Setengah dari Netter Indonesia ga Tahan Kalo ga Ngakses Situs Porno
Tadi sore, ketika nonton tayangan ulang Kick Andy di Metro TV, materinya menarik banget dan sangat menyedihkan. Tema yang diangkat yakni “Jangan Bugil di Depan Kamera”. Mungkin hal ini yang membuat bangsa ini makin terpuruk ditengah krisis moneter dan moral.
Ternyata dari sekitar 5 juta pengakses internet di Indonesia, setengah dari mereka tidak mampu menahan dirinya untuk mengakses situs-situs porno. Sungguh ironis memang, ketika harga akses internet di Indonesia sangat mahal, 2,5 juta orang ini malah membuang-buang waktu untuk sesuatu yang malah menambah dosa. Sungguh aneh memang, bagi sebagian orang, mereka rela membeli dosa.
Memang, teknologi internet ibarat pisau bermata dua. Satu sisi bisa membawa hal-hal positif dan disisi lain malah membawa penggunanya ke jalan-jalan sesat. Parahnya lagi, gelombang video-video porno sudah sangat besar. Dan sudah saatnya orang-orang yang peduli harus membendung atau bahkan menghabisinya. Read More »








