Mereka Berboncengan Atas Nama Allah
Hari kamis kemarin (20/03/2008) aku pulang jalan kaki sehabis daftar ulang di gedung Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta. Ya, kali ini aku ikut ujian masuk UGM langsung di Yogyakarta. 2 tahun yang lalu aku ikut UM UGM dari Balikpapan, trus setahun yang lalu aku ikut tes di Makassar.
Nah, dalam perjalanan pulang ke kost-nya Fauzan (kost-an nya temenku waktu SMA dulu, tempat aku tinggal sementara di Jogja), aku berpapasan dengan sepasang suami istri yang sedang berboncengan dengan sepeda motor.
Aku duga sih, sepertinya mereka masih mahasiswa. Soalnya aku ngeliat suaminya masih muda. Istrinya yang mengenakan cadar itu memeluk suaminya dengan satu tangan erat banget. Entah apa karena takut jatuh atau sebagai wujud rasa sayang sang istri kepada suaminya. Sepertinya yang terakhir deh. Karena rasa sayang. Wujud dari kemesraan sepasang suami istri. Read More »
Nak, Belajarlah yang Rajin…
Beberapa dari kita (termasuk saya dulu) mungkin pernah mengeluh,
”Ah, males banget ! Belajar lagi, belajar lagi ! ”
Tapi anehnya, kita menginginkan kesuksesan. Emang kesuksesan seperti sulap ya ? Ga perlu usaha keras gitu ?
Banyak dari kita yang menganggap bahwa belajar itu adalah sebuah beban. Karena dianggap sebagai sebuah beban, kita akan melaksanakannya dengan berat hati juga. Ga ada unsur ikhlas di dalamnya.
Ada cara yang bisa kita tempuh untuk menjadikan belajar sebagai sebuah proses yang indah. Ga perlu lagi ada unsur-unsur males di dalamnya. Tulisan ini terinspirasi dari ceramah shalat Jum’at di Masjid Kampus UGM beberapa waktu yang lalu.
Kuncinya adalah menganggap belajar adalah sebuah proses ibadah. Karena diniatkan sebagai ibadah, kita hanya akan mengharapkan hasil dari proses belajar kita adalah pahala. Read More »
Mau Pintar Bahasa Inggris ? Jerman ? Prancis ? Jepang ? atau Bahasa Jawa ? Nih kuncinya…
Beberapa waktu yang lalu aku pernah menonton film dokumenter di Metro TV, waktu itu lagi ngebahas tentang keajaiban bayi. Subhanallah, ternyata seorang bayi yang baru lahir diberi kemampuan untuk menguasi seluruh bahasa dunia. Namun, seiring bertambahnya umur sang bayi, kemampuan pengenalan bahasanya semakin menurun. Sang bayi hanya akan mengenal bahasa yang sehari-hari yang dia dengar aja.
Jadi kalau mau membuat seorang anak pintar bahasa asing, ajaklah ngobrol dengan bahasa asing itu sejak dalam kandungan hingga lahir dan awal-awal kehidupannya.
Cita-citaku sih pengen punya anak yang pintar bahasa Indonesia (pasti donk), Arab, dan Inggris. Karena itu mulai saat ini aku sebagai calon orang tua, harus lebih dulu pinter bahasa Arab dan Inggris.
Wah berarti udah telat donk kalau kita mau jadi ahli dalam bahasa asing ? Harus ngulang jadi bayi donk ? Hehehe… Read More »
Bersyukur Karna Bintang
Hari ini aku tiba-riba teringat dengan kesempatan yang aku dapatkan sekitar tahun 2005 dulu. Ketika aku menjadi salah satu perwakilan dari Kaltim untuk mengikuti olimpiade sains nasional bidang Astronomi yang waktu itu diselenggarakan di Jakarta.
Aku ingat ketika Pak Darjo (Guru Fisika ku) menyuruhku untuk mengikuti lomba ini di tingkat kota. Wah, sempet kaget juga. Soalnya aku belum banyak tahu tentang astronomi. Apalagi waktu itu, ilmu astronomi tidak terlalu banyak dipelajari di sekolah.
Tapi, kuterima aja tantangan itu. Dan alhamdulilah aku bisa menang di tingkat kota dan propinsi. Namun di tingkat nasional aku belum bisa juara. Masih peringkat 40 dari 85 peserta. Lumayanlah menurutku.
Satu hal yang bisa kurasakan hingga saat ini dari perlombaan itu, bukan rasa kebanggan kemenangan yang selalu kuingat. Tapi, rasa bersyukurku terhadap alam ini yang makin besar. Read More »
Menjadi ‘Artis’ yang ngetop di Dunia dan Akhirat
Mungkin kebanyakan dari kita udah pada nonton film yang cukup banyak dibicarakan saat ini, yaitu Ayat-Ayat Cinta. Begitu banyak hal yang bisa kita ambil dari film yang disadur dari novel karya Kang Abik ini. Pro dan kontra tentu aja pernah menyambangi film yang kata sebuah tabloid udah tembus angka 2,5 jjuta penonton.
Tapi bukan kefenomenalan film itu yang akan saya bahas di tulisan saya kali ini. Melainkan saya akan melihat dari sudut pandang si artis.
Pernah saya dengar di salah satu stasiun TV kalau Fedi Nuril (pemeran tokoh Fahri), yang terlihat begitu sempurna di film itu, tapi sejujurnya dia mengakui kalau di dunia nyata tidak bisa seperti itu.
Tulisan ini sama sekali bukan mengkritik ketidakbisaan Fedi Nuril mengaplikasikan apa yang diperankannya dalam film ke kehidupan nyata. Sama sekali bukan. Tulisan ini untuk bahan renungan kita semua, termasuk saya. Read More »
Perang Tarif Telpon, Ga Bagus-Bagus Amat
“Kalau ada yang tarif telpon nya murah ke semua operator, gua kawin sama monyet”
Itu salah satu ungkapan dari operator XL untuk mengambil hati pelanggan seluler provider lainnya. Mereka (XL) mengklaim tarif telponnya seharga Rp 0,1 per detik ke semua operator (Sekarang malah Rp 600,- tanpa batas waktu). Tak ayal, semua operator pun mulai berlomba menyajikan tarif telepon termurah.
Genderang perang tarif ini awalnya ditabuh oleh Telkomsel dengan produk simPATI PeDe nya. Dengan tarif Rp. 0,5 per detik setelah 1 menit bicara ini (Rp. 1.500), membuat panas provider lainnya. Diantaranya adalah Exelcomindeo (XL) dan Indosat.
Klaim XL sebagai tarif telepon termurah se-Indonesia ini tiba-tiba membuat gerah Indosat dengan Indosat IM3 yang mengeluarkan tarif Rp. 0,000000000..1 per detik ke semua operator. Tentu aja setelah 90 detik bicara.
Fenomena-fenomena di atas tentu aja disambut baik oleh kita selaku konsumen. Kita mendapat tarif telepon yang lebih murah. Artinya bisa lebih menghemat budget pengeluaran pembelian pulsa kita.
Sstt… Pesan moral dari Iklan XL diatas : “Kalau ga kunjung dapet jodoh, pake aja XL, entar dikawinin ama monyet… hehehe”
Jadi Ajang Berbual Read More »
Setelah Lama tak Mengupdate Blog
Lebih kurang 10 hari udah aku ga mengupdate blog ini. Bukan karena malas lagi bersinggungan dengan blog. Tapi lebih dikarenakan saat ini aku sedang fokus pada satu hal yang penting bagiku saat ini dan masa depan ku kelak. Persiapan ujian masuk perguruan tinggi.
Jadi waktu ku selama ini lebih banyak dikonsentrasikan untuk belajar dan belajar. Mengulang kembali beberapa pelajaran SMA yang udah lupa. Dan tau ga ? Ada beberapa topik mata pelajaran SMA yang baru aku ngerti saat ini. Terutama pada pelajaran kimia yang pas aku SMA dulu pernah aku beri label “Pelajaran Paling ga Kusuka”. Dan ternyata kimia juga asyik banget kok. Asal kita benar-benar mengerti konsep dasarnya. Jangan asal hapal rumus aja. Dijamin ga akan bertahan lama ingatannya.
Bukan sama sekali aku ga menyentuh internet. Aku masih rutin kok mengecek email ataupun membaca komentar-komentar yang mampir di wilihandarwo.com dan ayongeblog.com. Tapi ya tidak sesering biasanya. Read More »
Saatnya Mendinginkan Kepala : Perang Maya Malaysia - Indonesia
Malam ini aku lagi chatting dengan seorang teman lamaku yang sekarang sedang kuliah di Malaysia. Yah, pertama sih ngobrol ngalor ngidul aja. Dan pas akhir-akhir, dia ngasih aku info :
Li udah pernah lihat blog : ihateindon.blogspot.com ?
Wah, dari namanya aja udah bisa ditebak kan ? Kalau penasaran, silahkan aja kunjungi blog itu. Blog ini mengangkat berbagai hal yang menjelek-jelekkan Indonesia. Pertama baca pasti akan sakit hati. Masa bangsa kita dihina oleh negara tetangga ?
Dan ternyata, Indonesia juga membalasnya dengan situs serupa. Yakni Malingsia. Isinya, tentu aja tentang pembelaan diri bangsa Indonesia sekaligus juga menjelek-jelekkan Malaysia. Yah, nampaknya genderang perang di dunia maya telah ditabuh. Lantas sikap kita gimana ? Read More »
Awas Ada Lubang !
Beberapa waktu yang lalu, saya menonton sebuah film berjudul “Die Hard 4″. Sebuah film tentang bagaimana perang melalui perangkat teknologi informasi mampu melumpuhkan sebuah negara. Kalau belum nonton, sebaiknya nonton dulu deh film itu. Apalagi bagi orang-orang yang bergelut di dunia IT. Wajib Nonton !
Dari film itu, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa secanggih apapun suatu teknologi, pasti akan ada sisi lemahnya. Begitu juga dalam dunia maya, tidak ada sebuah sistem / situs yang bebas sama sekali dari sentuhan para hacker.
Saat ini pun kita tidak bisa selalu merasa aman terhadap berbagai account-account digital kita. Mulai dari email-email pribadi kita yang takut dibaca dan dicuri orang, account Friendster (FS) kita yang takut dibajak orang dan mengganti foto-foto narsis kita (kalau yang ini saya pernah mengalaminya), juga dengan semakin maraknya penggunaan internet banking yang dikeluarkan oleh beberapa bank semakin menambah kekhawatiran kita kalau-kalau pin yang seharusnya menjadi konsumsi pribadi itu dimiliki juga oleh orang lain.
Sebenarnya cara yang cukup efektif dan manjur adalah dari diri kita sendiri. Caranya ? Nih saya berbagi sedikit tips untuk mengamankan data-data digital kita. Read More »
Hargai Karya Cipta, Jangan Asal Copy Paste
Dunia internet emang dunia yang tanpa batas. Sekat-sekat antar negara pun seolah tak ada lagi. Orang bisa mengetahui keadaan suatu daerah / wilayah lain dalam hitungan detik melalui layar komputernya. Semuanya serba dimudahkan oleh teknologi.
Namun, tak selamanya teknologi membawa dampak yang positif bagi seseorang. Pasti ada yang selalu dirugikan dikarenakan teknologi. Salah satu yang menjadi masalah serius adalah kegiatan asal “copy paste” aja. Emang, copy paste boleh-boleh aja. Asal syaratnya dipenuhi dulu. Yakni menyebutkan sumber tulisannya.
Di sekolah-sekolah dan kampus-kampus, kadang seorang guru ataupun dosen memberikan tugas untuk mencari bahan pelajaran di internet. Kadang siswa mau terima gampang aja. Langsung aja ke mbah google, trus ketik yang mau dicari. Kunjungi situsnya, trus copy dan paste lagi di microsoft word ataupun notepad. Kemudian atur-atur dikit biar rapi, dan langsung dicetak. Mudah dan ringkas. Barangkali tak akan lebih dari 1 jam. Read More »








