Uff.. Melelahkan
Alhamdulillah…
Aku baru aja menyelesaikan pertarungan sengit selama lebih kurang 6 jam lamanya. Musuhnya kali ini bukan pendekar atau pun kolor ijo, melainkan soal-soal UM UGM 2008. Ini ketiga kalinya aku mengikuti UM UGM. Dulu pernah ikut UM tahun 2006 di Balikpapan, trus UM 2007 di Makassar, dan sekarang ikut UM 2008 langsung di kampusnya. Mudahan kali ini Allah memudahkan jalanku.
Amin…
Segini aja dulu ya postnya. Mau tidur dulu. Capek banget…
Website Ranking
Now, many blogger make money from their blog. They use many kind of program to make their blog as money machine. Many blogger choose Paid to Click (PTC), Paid to Review (PTR), and Sell Links. Whatever advertising program they used, Website Ranking is one of the most important things. Why?
Many targeted buyers start search their product via search engine. So, when your web or blog in the top 10 in the result, you have a big chance to make selling your products. Many tools in the internet can analyze your SEO. But rarely of them focus on geographic. It means your blog or web will be optimizing on some country only. So, you can get more specific traffic from targeted country only.
Fine Art Lamps
Now, lighting not just helps you to do activity in the night as productive as in the noon, but it becomes an art. It will be part of your room decoration. So, when you decide to make your room get a different style, the easiest way is use lighting design. And Fine Art Lamps is lighting design leader for now.
I suggest you to buy the lamp in the store that can give you more than you want. And Furrey’s is one of the best for that. In Farrey’s, you can find any model that you want. Fine Art Lamps have three category to handle your needs, like traditional handcrafted, traditional handcrafted outdoor, and transitional handcrafted. So it will suite for any decoration at your home or your office. When you have a dream to sleep in a kingdom’s bedroom, but you aren’t a king or queen, you can realize that with old kingdom decoration and don’t forget to put Fine Art Lamps as a lighting to make it perfect. So, don’t wait to be a king if you want to sleep in king’s bedroom.
Fine Art Lamps has good quality for all items they sell to you. It is because they have good quality control. So, you don’t worry if your new lamps will damage in short time. But, if your lamp damage, they have good services too. They also have design integrity, to make sure the lighting design always perfect. Want to know more? Just visit their website and you will get you want.
Alhamdulillah udah Sembuh
Alhamdulillah kali ini aku udah sehat. Sekitar 2 hari yang lalu kondisi ku agak drop. Mungkin kurang istirahat aja. Maklum banyak yang dipikirin. Selain karena ujian UM-UGM yang tinggal beberapa hari lagi, aku juga nerima beberapa kerjaan seputar menulis. Ada seorang penulis indonesia yang tinggal di Yunani yang mengajakku sebagai kontributor di buku terbarunya. Seneng banget bisa berkenalan dengan Ibu yang satu itu. Namanya ? Ehm, rahasia deh. Entar kalau bukunya dah terbit baru aku kasih tau ya.
Selain itu, aku juga mulai menekuni paid to review. Yah, semoga aja semua itu bisa menghasilkan sesuatu buatku di masa depan. Amin…
Sorry post kali ini pendek aja yah, mau lanjut belajar lagi nih.. UGM ! I’m coming…
Ga Jadi Mac deh, Eee PC aja
Siang ini lagi baca-baca majalah CHIP versi ekonomis edisi bulan Maret 2008. Tumben, biasanya aku beli yang versi biasa. Tapi penghematan sedikit boleh kan ?
Di halaman 176 ada ngebahas tentang Eee PC. Sebuah laptop unik. Kenapa unik ? Pertama karena bentuknya yang kecil. Enak banget kayaknya kalau dibawa kemana-mana. Dan yang paling penting, aktifitas nulis juga akan lebih mudah. Ga akan mencolok kalau memakainya. Ga seperti laptop-laptop lainnya yang gede-gede. Fasilitasnya lumayan lengkap, ada webcam dan wifinya.
Oh ya, dulu aku pengen banget MacBook Air. Sekarang kayaknya udah berubah deh. Entar-entar aja beli macbook nya. Tunggu ada duit. Nah, kalau Eee PC Insya Allah bisa kebeli dalam waktu dekat. Lagipula dengan keminimalisannya itu, aku jadi tertantang untuk ngoprek lebih jauh. Soalnya kalau laptop yang udah bagus mau di utak-atik, kalau rusak kan sayang, mahal. Nah, Eee PC ini kan murah. Jadi bisa agak tegaan dikitlah.. hehehe
Entar OS standarnya mau aku ganti ama Ubuntu. Trus, casing nya mau di permak biar beda. Ditambahin harddisk eksternal. Pokoknya mau diapa-apain. Walaupun setelah diutak-atik nanti harganya akan sama aja dengan laptop baru yang bukan Eee PC, tapi setidaknya ada rasa puas. Karena ada keterlibatan pribadi dalam “membuat” laptop sendiri.
Doain ya mudahan bisa kebeli…
Belajar Tak Perlu dengan …
Inspirasi untuk menulis ini tiba-tiba datang begitu saja. Mungkin, kegamangan diri yang telah lama terpendam. Dan akhirnya bisa tertulis di blog bersahaja dan sederhana ini …*halah…
*
Tak perlu dengan seragam putih abu-abu yang wangi lagi licin untuk belajar.
Tak perlu juga gedung-gedung berdinding tembok berlantai ubin putih mengkilap untuk belajar.
Tak perlu juga guru lulusan S1, S2, atau S3 dari Oxford University untuk membimbing kita belajar.
Tak perlu tablet PC seharga 20 jutaan yang terkoneksi dengan internet satelit berkecepatan tinggi untuk belajar.
Tak perlu lampu terang benderang berdaya 100 watt untuk belajar.
Tak perlu mobil sport keluaran terbaru yang setiap pagi mengantarkan kita ke sekolah untuk belajar.
Tak perlu. Read More »
Maaf Aku Harus Mengatakan Ini : Aku Suka Jogja Dibanding Makassar
Aku memang baru beberapa hari di Jogja, tapi aku udah dapet beberapa feel yang bagus di Jogja dibandingkan sewaktu aku di Makassar dulu. Satu hal perbedaan yang cukup besar antara Jogja dan Makassar adalah crowded dan panasnya udara.
Di Makassar begitu rame dan panas. Sedangkan di Jogja, walaupun rame tapi ga terlihat terlalu rame. Aneh ya penjelasannya. Aku juga bingung gimana ngejelasinnya. Mungkin karena disini banyak jalan-jalan yang ukurannya kecil, jadi orang-orang ga terkonsentrasi di satu titik. Ga seperti di Makassar yang jalannya panjang-panjang dan lebar-lebar.
Dari sisi udara pun beda. Disini walaupun panas, ga terlalu panas banget. Soalnya di jalan-jalan banyak pohon-pohon yang rindang. Apalagi tempat sekitar aku tinggal sekarang yang dekat UGM. Lumayan teduh lah dibandingkan di Makassar. Kalau di Makassar, daerah paling teduh mungkin cuma Unhas..
Ga Takut Nyebrang Lagi
Ini salah satu ketakutanku waktu di Makassar. Takut nyebrang. Hehehe, cupu banget yah. Sebenarnya ga takut-takut banget sih. Cuman, aku ga terbiasa aja nyebrang di jalan-jalan di Makassar yang kendaraannya super laju dan amburadul itu. Kalau nyebrang sendirian, aku harus nunggu bener-bener sepi baru bisa nyebrang. Maklum wong deso.
Tapi ketika di Jogja, nyebrang jadi begitu mudah. Karena ya itu tadi, jalannya kecil-kecil. Dan kendaraan disini ga terlalu laju-laju banget. So, aku udah nyaman banget dengan kota ini, dan mudahan selama 6 tahun ke depan bisa menuntut ilmu disini.. Amin. Doain yah …
Wah, UM UGM tinggal seminggu lagi !
Maaf, Ini Bukan Situs Porno
Iseng-iseng aja aku ngelihat statistik blog ini. Bersyukur sekaligus bersedih atas hasil statistik yang kulihat. Soalnya yang menjadi urutan pertama yang masuk ke blog ini melalui situs pencarian adalah : daftar situs porno. Hal ini gara-gara artikelku yang ini. Read More »
Ssstt… Untuk 17 Tahun ke Atas
Posting kali ini bukan berisi postingan porno. Walaupun judulnya bernada untuk 17 tahun ke atas, siapa aja boleh baca kok. Silahkan…
Seringkan kita mendengar peringatan di atas entah itu di majalah, buku, film ataupun di situs-situs internet. Dan biasanya sajian-sajian yang ditawarkan dengan label “17 Tahun Ke Atas” adalah sajian-sajian yang tak senonoh. Dan -menurut tulisan peringatan itu- yang boleh melihatnya adalah yang udah berusia 17 tahun ke atas.
Menurut saya itu adalah peringatan yang sangat tidak masuk akal buat saya sebagai seorang muslim. Kenapa hal-hal seperti ‘itu’ akan menjadi boleh dilihat saat usia seseorang sudah mencapai 17 tahun ke atas. Apakah dengan umur kita menjadi 17 tahun, sesuatu yang diharamkan akan menjadi halal ? Ga kan ?
Lantas apa kira-kira alasan orang yang membolehkan kita melihat sesuatu yang seharusnya tidak boleh kita lihat itu dengan alasan 17 tahun ke atas ? Mungkin salah satu alasan yang banyak dikemukakan adalah karena umur 17 tahun ke atas itu udah dewasa untuk menentukan langkahnya sendiri. Ia bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan. Read More »
Di Jogja Ga Ada yang Namanya Kanan dan Kiri
Kira-kira baru seminggu aku di jogja. Dan dalam waktu seminggu itu, aku udah banyak menemukan hal-hal unik. Diantaranya adalah penggunaan arah mata angin untuk menunjukkan arah jalan atau lokasi suatu tempat.
Kalau di daerah lain, biasanya kalau kita mau nanya lokasi suatu tempat, kita akan di bimbing dengan kata-kata “Lurus”, “Belok Kanan”, dan “Belok Kiri”. Nah di Jogja aku jarang banget nemuin kata-kata petunjuk seperti itu. Malah aku di arahkan dengan “Ke Utara, Ke Selatan, Barat dan Timur”.
Aneh juga ya. Entah kok masyarakat Jogja lebih terbiasa dengan arah Utara-Selatan dibandingan dengan Kanan-Kiri. Mungkin hal ini dikarenakan orang jogja masih kental dengan nuansa kerajaan. Tau kan gimana sebuah kerajaan itu. Orang-orang dulu mungkin lebih mudah mengingat jalan atau tempat dengan menyebutkan arah mata angin. Maklum aja dulu kan masih banyak hutan-hutan. Nah rumah-rumah penduduk pasti jaraknya jauh-jauh.
Jadi tentu aja akan lebih gampang menyebut Utara-Selatan dibandingkan Kanan-Kiri. Kalau dengan menyebut Utara-Selatan kan ga harus ngikut jalan yang udah ada. Jadi bisa nembus-nembus hutan untuk sampai ke suatu daerah.
Tapi entahlah, benar atau enggak. Itu hanya pendapat aku aja. Hanya Allah yang tau.





